Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Lion Air Beri Penjelasan Soal Delay Berjam-jam Sampai Ketua Komis II DPR Jadi Korban

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 16 Oktober 2023 | 08:34 WIB
Lion Air Beri Penjelasan Soal Delay Berjam-jam Sampai Ketua Komis II DPR Jadi Korban
Pesawat Lion Air (ANTARA)

Suara.com - Maskapai Lion Air akhir buka suara soal adanya keterlambatan atau delay penerbangan dengan rute Papua ke Manokwari, Sabtu (14/10) kemarin. Maskapai beralasan adanya faktor-faktor eksternal yang membuat penerbangan rute tersebut menjadi delay.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, salah satu faktor adalah adanya konfirmasi kecepatan angin di Bandara Rendani, Manokwari, tidak memenuhi syarat untuk dilakukannya penerbangan, yaitu mencapai 28 knot.

"Lion Air mengutamakan keselamatan dan keamanan penumpang, karena alasan tersebut, penerbangan JT-789 harus menunggu hingga kondisi di Manokwari dinyatakan aman untuk proses pendaratan dan lepas landas pesawat," ujarnya dalam keterangan tertulis yang dikutip, Senin (16/10/2023).

Danang melanjutkan, sebelum keberangkatan, pesawat sebenarnya sudah menjalani pemeriksaan mendalam (pre flight check) oleh teknisi Lion Air. Ternyata, ditemukan salah satu komponen pesawat memerlukan perbaikan dengan waktu ekstra.

"Tindakan ini dilakukan guna menjamin aspek keselamatan dan keamanan penerbangan, karena safety first adalah prinsip yang selalu menjadi prioritas Lion Air," imbuh dia.

Danang mengatakan, manajemen Lion Air juga telah mengganti pesawat yang didatangkan dari Bandara lain seperti Manado atau Makassar. Sehingga, bisa mengangkut penumpang yang terdampak delay.

"Penerbangan JT-789 dari Jayapura ke Manokwari telah berangkat pada hari yang sama dengan menggunakan pesawat yang tiba tercepat di Jayapura, yakni pesawat yang berasal dari Makassa," kata dia.

Sebelum, Ketua Komis II DPR RI Ahmad Doli Kurnia merasa geram dengan pelayanan yang diberikan Maskapai Lion Air. Pasalnya, dirinya mengalami delay berjam-jam, sehingga kurang lebih 9 jam untuk dapat sampai kota tujuan.

"Saya menyampaikan ini mewakili sekitar 215 orang penumpang Lion Air yang seharusnya terbang pada Sabtu, 14 Oktober 2023 siang dari Jayapura ke Manokwari," ujar Doli dalam keterangan tertulisnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai 29 Oktober Penerbangan Husein Satranegara Pindah ke Bandara Kertajati, Ini Daftar Rutenya

Mulai 29 Oktober Penerbangan Husein Satranegara Pindah ke Bandara Kertajati, Ini Daftar Rutenya

Bisnis | Rabu, 11 Oktober 2023 | 11:55 WIB

AirAsia Gelar Travel Fair, Ini Daftar Rute yang Didiskon

AirAsia Gelar Travel Fair, Ini Daftar Rute yang Didiskon

Bisnis | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 16:10 WIB

Lahan di Area Bandara Kertajati Alami Kebakaran, Penerbangan Terganggu?

Lahan di Area Bandara Kertajati Alami Kebakaran, Penerbangan Terganggu?

Bisnis | Selasa, 03 Oktober 2023 | 08:29 WIB

Terkini

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:20 WIB

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB