Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jaga Kesehatan Warga di Musim Kemarau, Kowarteg Bagikan Vitamin dan Cek Kesehatan Gratis di Bekasi

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 19 Oktober 2023 | 07:11 WIB
Jaga Kesehatan Warga di Musim Kemarau, Kowarteg Bagikan Vitamin dan Cek Kesehatan Gratis di Bekasi
Komunitas Warung Tegal (Kowarteg) membantu menjaga kesehatan masyarakat pada musim kemarau yang cukup ekstrem saat ini.

Suara.com - Komunitas Warung Tegal (Kowarteg) Indonesia yang berisi para sukarelawan Ganjar Pranowo membantu menjaga kesehatan masyarakat pada musim kemarau yang cukup ekstrem saat ini.

Mereka menunjukkan kepeduliannya lewat pembagian vitamin dan cek kesehatan gratis bagi warga di Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.

"Ada cek kolesterol dan cek tekanan darah. Selain itu, ada pembagian vitamin juga untuk menjaga kesehatan. (Bantuan vitamin) nantinya dibagikan kepada masyarakat sekitar," kata Koordinator Daerah (Korda) Kowarteg Kota Bekasi, Lina Rofiana ditulis Kamis (19/10/2023).

Vitamin yang dibagikan kepada warga diharapkan mendorong mereka untuk terus mengonsumsinya secara rutin sehingga dapat menjadi kebiasaan baik ke depannya seperti halnya kebiasaan minum air mineral yang cukup.

Imbauan itu disampaikan kepada para peserta cek kesehatan oleh seorang tenaga kesehatan bernama Desi Ayu Awaliah yang bertugas pada kesempatan kali ini.

"Masyarakat diimbau untuk banyak minum air putih mengingat cuaca sekarang panas banget, untuk menghindari dehidrasi. Diimbau untuk masyarakat untuk mengonsumsi vitamin minimal satu kali sehari, untuk menjaga daya tahan tubuh kita agar terhindar dari serangan penyakit," tuturnya.

Selain membiasakan diri untuk mengonsumsi vitamin dan menambah asupan air mineral, Desi juga mengingatkan warga agar menjaga pola hidup sehat termasuk memakan makanan bergizi seimbang.

"Untuk makanan tidak ada (yang perlu dihindari). Mungkin, dengan cuaca yang panas, makan makanan yang dapat menimbulkan (penyakit) misalkan makanan yang pedas itu bisa meningkatkan asam lambung juga. (Seperti halnya) makanan yang asam juga," kata Desi.

Para sukarelawan Kowarteg Indonesia sengaja menggelar kegiatan tersebut di tengah pemukiman padat penduduk di Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Alasannya, agar warga mudah mengakses lokasi cek kesehatan gratis itu sehingga tidak perlu mengeluarkan waktu, tenaga dan biaya transportasi dari rumah ke lokasi kegiatan tersebut.

"Alhamdulillah sangat bermanfaat sekali karena mungkin musim (yang buruk) begini, cuaca yang begini, sangat ekstrem sekali. Jadi, dengan kehadiran Kowarteg Indonesia ini sangat membantu kami," kata salah seorang warga, Catur mengapresiasi.

Menurutnya, antusiasme peserta juga menunjukkan dukungan terhadap bakal calon presiden 2024-2029 Ganjar Pranowo yang turut diperkenalkan para sukarelawan Kowarteg Indonesia pada kesempatan itu.

Catur mewakili warga di sana berharap Ganjar bisa terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia selanjutnya dan lebih memperhatikan kondisi kesehatan masyarakat, khususnya kaum lanjut usia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Thalasemia, DWP Kemenko Perekonomian Tekankan Pentingnya Deteksi Dini

Cegah Thalasemia, DWP Kemenko Perekonomian Tekankan Pentingnya Deteksi Dini

News | Rabu, 18 Oktober 2023 | 19:47 WIB

Eka Hospital Resmi Luncurkan SLIMMinc,  Pusat Pengendalian Metabolisme Tubuh

Eka Hospital Resmi Luncurkan SLIMMinc, Pusat Pengendalian Metabolisme Tubuh

Health | Rabu, 18 Oktober 2023 | 17:32 WIB

Modifikasi Cuaca Bikin Palembang Diguyur Hujan Sore Ini, Setelah 2 Bulan Tanpa Hujan

Modifikasi Cuaca Bikin Palembang Diguyur Hujan Sore Ini, Setelah 2 Bulan Tanpa Hujan

Sumsel | Rabu, 18 Oktober 2023 | 16:38 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB