Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Mundur dari Industri Games, Induk TikTok ByteDance Bakal PHK Ratusan Karyawan

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 29 November 2023 | 11:58 WIB
Mundur dari Industri Games, Induk TikTok ByteDance Bakal PHK Ratusan Karyawan
Ilustrasi Bytedance. [Greg Baker/AFP]

Suara.com - Perusahaan induk TikTok, Bytedance, akan perlahan menarik diri dari bisnis video games.. Salah satunya, dengan menutup unit bisnis Nuverse yang akan dilakukan pada bulan Desember 2023.

Dengan ditutupnya unit bisnis tersebut, maka Bytedance juga akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) para karyawan Nuverse yang berjumlah ratusan orang.

Seperti dilansir dari CNN Business, kabar ditutupnya unit bisnis ini diumumkan secara internal pada Senin kemaren. Meski ditutup, Nuverse tetap menjalankan operasionalnya dengan fokus inisiatif eksplorasi.

Menurut kabar itu, ditutupnya unit bisnis ini agar Bytedance fokus menjalankan bisnis intinya yaitu media sosial.

Tutupnya unit bisnis ini otomatis pengembangan games yang belum dirilis juga akan berhenti. Akan tetapi, perusahaan tetap menjual games yang sudah selesai dikembangkan seperti 'Crystal of Atlan' dan 'Earth: Revival' yang rencananya dirilis tahun depan.

Sementara itu, Juru Bicara ByteDance tak menampik perusahaan memang tengah mengambil keputusan untuk merestrukturisasi bisnis gamenya usai peninjauan baru-baru ini.

"Kami secara teratur meninjau bisnis kami dan melakukan penyesuaian untuk fokus pada area pertumbuhan strategis jangka panjang," ujar juru bicara itu yang dikutip, Rabu (29/11/2023).

Adapun, ByteDance telah terjun di bisnis video games sejak tahun 2019. Sayangnya, induk TikTok ini justru gagal bersaing dengan industri game di China lainnya seperti Tencent dan NetEase,

CEO Niko Partners, Lisa Hanson menilai, ByteDance telah mengucurkan dana yang besar untuk investasi di industri games.

"Dalam kasus ByteDance, perusahaan tersebut telah berinvestasi banyak dalam bisnis game tetapi tidak meraih kesuksesan besar," kata dia.

Kemudian, Hanson menyebut, upaya ByteDance mundur di bisnis ini, karena untuk mengurangi kerugiannya. Setidaknya, Nuverse menyumbangkan 1 persen dari total pendapatan, sehinggan tampaknya tidak berdampak besar pada bisnis ByteDance.

Analis Riset Asosiasi di S&P Global Market Intelligence, Neil Barbour menambahkan, memang industri game ikut menghadapai tantangan. Salah satunya, imbas dari pendapatan game seluler yang menurun, tetapi di sisi lain biaya akuisisi pengguna meningkat.

"Jadi, beberapa penerbit memanfaatkan momen ini untuk menilai kembali pertaruhan besar yang ditempatkan pada industri ini dan menyimpulkan bahwa hasil yang menguntungkan mungkin membutuhkan waktu lebih lama dari yang diharapkan atau sama sekali di luar jangkauan," pungkas Barbour.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TikTok Shop Comeback Lewat Tokopedia, Menteri Teten Beri Restu

TikTok Shop Comeback Lewat Tokopedia, Menteri Teten Beri Restu

Bisnis | Rabu, 29 November 2023 | 11:34 WIB

Bank Barclays Umumkan PHK 900 Karyawan di Inggris

Bank Barclays Umumkan PHK 900 Karyawan di Inggris

Bisnis | Rabu, 29 November 2023 | 11:25 WIB

Rumor TikTok Shop Gabung GoTo, Anggota Komisi VI DPR Ingatkan Perlindungan Data

Rumor TikTok Shop Gabung GoTo, Anggota Komisi VI DPR Ingatkan Perlindungan Data

Bisnis | Rabu, 29 November 2023 | 09:16 WIB

Terkini

Syarat Subsidi PPN Tiket Pesawat saat Harga Avtur Naik Gila-gilaan

Syarat Subsidi PPN Tiket Pesawat saat Harga Avtur Naik Gila-gilaan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 14:41 WIB

Pemerintah Batasi Pembelian Beras SPHP, Ini Alasannya

Pemerintah Batasi Pembelian Beras SPHP, Ini Alasannya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 14:30 WIB

Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak

Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 13:02 WIB

Perusahaan Ritel China Gencar Ekspansi Buka Toko Fisik di RI

Perusahaan Ritel China Gencar Ekspansi Buka Toko Fisik di RI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:55 WIB

Perhatian Emak-emak! Beli Beras SPHP Dijatah Hanya 5 Buah

Perhatian Emak-emak! Beli Beras SPHP Dijatah Hanya 5 Buah

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:34 WIB

Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama

Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:09 WIB

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan jadi Nyata

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan jadi Nyata

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:03 WIB

Concept Store Kopi Premium Dikenalkan ke Surabaya

Concept Store Kopi Premium Dikenalkan ke Surabaya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 11:52 WIB

Gerai Smart Home dengan Konsep Experiential Retail Space Resmi Dikenalkan

Gerai Smart Home dengan Konsep Experiential Retail Space Resmi Dikenalkan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 11:37 WIB

Survei BI: Penyaluran Kredit Bank Lesu di Kuartal I-2026

Survei BI: Penyaluran Kredit Bank Lesu di Kuartal I-2026

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 10:54 WIB