Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Kisah Inspiratif Para Ibu di Kupang Bawa Cinta Nusantara Terus Berkembang Bersama BRI

M Nurhadi

Sabtu, 09 Desember 2023 | 22:03 WIB
Kisah Inspiratif Para Ibu di Kupang Bawa Cinta Nusantara Terus Berkembang Bersama BRI
Nisa saat mengikuti pameran UMKM lokal di kompleks alun-alun Pemkab Sleman [Suara.com/Hadi]

Suara.com - KKN di Kupang, membuat mata Annisa Nur Aini terbuka dengan potensi di tengah kenyataan yang menyedihkan. Ia menggambarkan potensi yang ada di tengah keterbatasan akses para perajin tenun di wilayah tersebut sebagai semacam permata yang tersembunyi.

"Saat saya masih mahasiswa di UNS, ketika menjalani KKN di Kupang, saya menyaksikan para perajin, terutama para mama, yang gigih menciptakan berbagai karya seni dari tenun tradisional. Namun, sayangnya, karya-karya mereka kurang mendapatkan apresiasi yang seharusnya karena minimnya upaya pemasaran," ungkap Nisa, dalam percakapannya dengan Suara.com pada akhir November yang lalu.

Ditekan oleh krisis ekonomi dan minimnya pendapatan dari penjualan tenun tradisional warisan nenek moyang, para mama tersebut terpaksa meninggalkan keluarga mereka dan menjelma menjadi pekerja migran atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

"Sebagai TKW, mereka terpaksa meninggalkan buah hati mereka. Mereka, dengan terpaksa, harus menitipkan anak-anaknya ke pangkuan nenek atau kerabat dekat mereka," terang Nisa.

Nisa menyoroti bahwa keberadaan seorang ibu memiliki peran penting yang setara dengan fase emas dalam perkembangan seorang anak. Seperti permata yang berharga, periode ini menjadi rentang usia yang sangat signifikan bagi pertumbuhan anak. Pendidikan dan perhatian selama masa emas tersebut menjadi penentu utama untuk tahapan perkembangan anak selanjutnya, yang berlangsung mulai dari usia 0 hingga 6 tahun.

Dengan semangat luar biasa untuk memberikan dukungan kepada para ibu dan keluarga mereka, Nisa menggebrak dengan mendirikan Cinta Nusantara, sebuah wadah kreativitas yang tak hanya menjadi benteng bagi para ibu di Kupang, melainkan menjadi obor penerang yang mampu memberikan penghasilan yang luar biasa. Visinya adalah agar para ibu tidak lagi terpaksa berpisah dari keluarga mereka demi sekadar meraih keuntungan finansial.

"Tidak hanya memberdayakan di Kupang, ketika saya kembali ke Jogja pada masa pandemi COVID-19 kemarin, saya menyaksikan banyak orang kesulitan ekonomi," ungkapnya.

Nisa kemudian menjadikan Cinta Nusantara sebagai lebih dari sekadar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berfokus pada keuntungan belaka. Ia menjadikan wadahnya sebagai media penunjang bagi para pelaku UMKM lokal.

Seperti matahari yang menjelajahi cakrawala, pemasaran dari Cinta Nusantara kini tidak lagi terpaku pada wilayah dalam negeri saja. Bahkan, mereka tengah berupaya keras untuk menggenggam peluang di pasar internasional dengan melakukan penyesuaian standar yang optimal.

baca juga
Para mama asal Kupang tengah membuat tenun tradisional untuk dipasarkan Cinta Nusantara [Suara/Hadi-Ist/Cinta Nusantara]
Para mama asal Kupang tengah membuat tenun tradisional untuk dipasarkan Cinta Nusantara [Suara/Hadi-Ist/Cinta Nusantara]

Sebagai seorang mahasiswi dari Universitas Sebelas Maret (UNS), Nisa menegaskan bahwa fokus utama Cinta Nusantara hingga saat ini adalah mengulurkan tangan untuk mendukung pemasaran bagi pelaku usaha yang beroperasi dalam skala mikro dan kecil. Ia melakukan hal ini dengan penuh kesadaran, menyadari bahwa banyak pelaku usaha yang memiliki potensi luar biasa, namun terhambat oleh kendala pemasaran dan promosi.

"Hingga kini, kami terus berupaya menggaet produk karya para ibu di Kupang. Sayangnya, mengingat terbatasnya sumber daya finansial, kami berupaya semaksimal mungkin untuk mengirimkan produk saat ada pesanan, sehingga biaya pengiriman dari Kupang dapat ditekan," ujarnya.

Merintis perjalanan sejak tahun 2021, Nisa berharap Cinta Nusantara dapat terus tumbuh dan berkembang, meraih keuntungan yang cukup untuk mengakhiri ketergantungan pada sponsor demi membantu para pelaku usaha lokal.

"(Cinta Nusantara) ke depan tidak hanya terbatas pada aspek bisnis semata. Saya berharap kita dapat memberikan dukungan pada berbagai sektor, termasuk memperbaiki ketersediaan akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan dasar di sana (Flores -red)," ujarnya.

Kesempatan Datang

Cinta Nusantara tampaknya akan segera memasuki fase perkembangan yang lebih tinggi, seperti bayangan waktu yang mendekati. Hal ini karena usaha yang dimiliki oleh Nisa telah menarik perhatian desainer muda terkenal, Lanny Amborowati, untuk menjalin kolaborasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil BRI Liga 1: Bungkam PSIS, Borneo FC Tak Tergoyahkan di Puncak Klasemen

Hasil BRI Liga 1: Bungkam PSIS, Borneo FC Tak Tergoyahkan di Puncak Klasemen

Bola | Sabtu, 09 Desember 2023 | 21:30 WIB

Hasil BRI Liga 1: Dapat Dua Hadiah Penalti, Arema FC Libas Persis Solo 3-1

Hasil BRI Liga 1: Dapat Dua Hadiah Penalti, Arema FC Libas Persis Solo 3-1

Bola | Sabtu, 09 Desember 2023 | 21:08 WIB

BRI Liga 1: Persija Imbang Lawan Persebaya, Thomas Doll Kecewa Berat

BRI Liga 1: Persija Imbang Lawan Persebaya, Thomas Doll Kecewa Berat

Bola | Sabtu, 09 Desember 2023 | 20:40 WIB

Segera Berlangsung, Link Live Streaming Borneo FC vs PSIS Semarang di BRI Liga 1

Segera Berlangsung, Link Live Streaming Borneo FC vs PSIS Semarang di BRI Liga 1

Bola | Sabtu, 09 Desember 2023 | 18:55 WIB

6 Manfaat Mendaftar EDC dan QRIS Dinamis BRI, Pelaku Usaha Makin Diuntungkan

6 Manfaat Mendaftar EDC dan QRIS Dinamis BRI, Pelaku Usaha Makin Diuntungkan

Bisnis | Sabtu, 09 Desember 2023 | 17:36 WIB

Hasil BRI Liga 1: Maciej Gajos dan Bruno Moreira Pamer Gol Kelas Dunia, Persebaya Berbagi Angka dengan Persija

Hasil BRI Liga 1: Maciej Gajos dan Bruno Moreira Pamer Gol Kelas Dunia, Persebaya Berbagi Angka dengan Persija

Bola | Sabtu, 09 Desember 2023 | 17:20 WIB

Terkini

Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS

Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:49 WIB

Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I

Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:32 WIB

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:08 WIB

IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban

IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:37 WIB

Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya

Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:36 WIB

Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT

Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:02 WIB

Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya

Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:47 WIB

Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong  Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi

Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:36 WIB

Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli

Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29 WIB