Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Profil dan Kekayaan Sukanto Tanoto, Taipan RI Beli Hotel Rp 3 T di Shanghai hingga Siap Bantu Bangun IKN

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 05 Januari 2024 | 07:27 WIB
Profil dan Kekayaan Sukanto Tanoto, Taipan RI Beli Hotel Rp 3 T di Shanghai hingga Siap Bantu Bangun IKN
Sukanto Tanoto (Dok. Tanoto Foundation) - Profil dan Kekayaan Sukanto Tanoto, Miliader RI Beli Hotel Rp 3 T di Shanghai hingga Siap Bantu Bangun IKN

Suara.com - Apakah Anda sudah mengenal sosok Sukanto Tanoto, miliader asal Indonesia yang menyatakan akan membantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam membangun IKN? Jika belum, simak profil dan kekayaan Sukanto Tanoto selengkapnya dalam ulasan berikut ini. 

Kabar Susanto Tanoto yang akan membantu Presiden Jokowi membangun IKN, bukanlah omong kosong belakang. Sebab, kabar ini telah disampaikan langsung oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. 

Sukanto Tanoto hadir bak tuan tanah di Ibu Kota Nusantara. Salah satu orang terkaya di Indonesia itu disebut mempunyai kurang lebih 48 ribu hektare tanah di IKN. 

Adapun lahan ini dipegang oleh perusahaan Sukanto melalui PT ITCHI Hutan Manunggal yang berlokasi di Kalimantan Timur. Namun, lahan itu pada akhirnya terpaksa diambil alih lantaran akan digunakan untuk pembangunan IKN. 

Profil dan Kekayaan Sukanto Tanoto 

Sukanto Tanoto adalah pria kelahiran Medan Sumatera Utara pada tanggal 25 Desember 1949 silam. Menurut data Forbes, Sukanto Tanoto termasuk sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan hingga mencapai US$ 2,7 miliar atau setara Rp 41 triliun. 

Melansir dari laman Tanoto Foundation, Tanoto aalah salah satu orang yang mendirikan sebuah kelompok bisnis besar yang diberi nama Royal Golden Eagle (RGE). Sekitar 50 tahun lalu, berangkat dari sebuah toko kecil yang menyediakan bahan suku cadang, Tanoto mulai membangun bisnisnya. 

Sampai saat ini Sukanto Tanoto sudah berhasil mengantarkan RGE menjadi sebuah bisnis grup yang berbasis di negara Singapura. Di bawah kepemimpinannya, RGE mempunyai aset dengan nilai lebih dari US$25 miliar dan total pekerjanya mencapai 60.000 orang. 

Diketahui, kelompok bisnis RGE bergerak dalam berbagai industri yang memproduksi sumber daya alam (SDM) berkelanjutan. Industri ini antara lain yaitu industri kertas dan pulp oleh (APRIL - Asia Pacific Resources International Holding Ltd dan Asia Symbol), industri perkebunan Kelapa Sawit (Asian Agri dan Apical), serat viscose (Sateri), specialty cellulose (Bracell Limited), serta pengembangan energy (Pacific Oil & Gas). 

Adapun produk yang dihasilkan dari kelompok bisnis RGE sudah dipasarkan di berbagai negara seperti Indonesia, Malaysia, Tiongkok, Brasil, Filipina, Finlandia, hingga ke Kanada. Jaringan pemasarannya pun juga telah tersebar di empat benua.  

Dilansir dari berbagai sumber, Sukanto Tanoto menempuh pendidikan SD di Belawan pada tahun 1960. Dia kemudian melanjutkan pendidikan menengahnya di salah satu SMP di Medan pada tahun 1963, dan SMA di Medan tahun 1966. 

Usai perekonomiannya mulai stabil, 10 tahun kemudian dia lantas melanjutkan program pendidikan lewat Indonesia Executive Management Program, Insead, Prancis pada tahun 1980, Harvard Business School, AS pada tahun 1982, dan yang terakhir Wharton Fellows Program pada tahun 2001. 

Terbaru, taipan asal Indonesia itu baru saja membeli sebuah hotel mewah di Sanghai melalui salah satu perusahaan propertinya bernama Pacific Eagle.

Tak hanya memiliki interior yang mewah hotel ini juga dilengkapi dengan fasilitas yang menakjubkan. Misalnya pemandangan kota Sanghai, tempat tidur king size, ruang tamu, toilet, ruang pertemuan, ruangan hall dan lainnya. 

Melansir dari laman real estate Mingtiandi, Pacific Eagle harga hoter tersebut sebesar US$ 270 juta atau setara dengan Rp 3,2 triliun. Hotel yang diresmikan pada tahun 2016 itu mempunyai 193 kamar hotel dengan total luas mencapai 36.000 m².

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Sukanto Tanoto, Pengusaha Kaya Raya yang Bantu Jokowi Bangun IKN

Siapa Sukanto Tanoto, Pengusaha Kaya Raya yang Bantu Jokowi Bangun IKN

Bisnis | Senin, 21 Agustus 2023 | 16:22 WIB

Mengintip Harta Kekayaan Sukanto Tanoto, Miliarder yang Mau Bantu Jokowi Bangun IKN

Mengintip Harta Kekayaan Sukanto Tanoto, Miliarder yang Mau Bantu Jokowi Bangun IKN

News | Senin, 21 Agustus 2023 | 13:14 WIB

Sosok Sukanto Tanoto, Konglomerat RI yang Beli Mal Mewah di Singapura

Sosok Sukanto Tanoto, Konglomerat RI yang Beli Mal Mewah di Singapura

Bisnis | Jum'at, 28 April 2023 | 15:42 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB