Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.373

Mahfud Md Sindir Food Estate: Tanam Jutaan Hektar Singkong, yang Tumbuh Jagung

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 22 Januari 2024 | 15:42 WIB
Mahfud Md Sindir Food Estate: Tanam Jutaan Hektar Singkong, yang Tumbuh Jagung
Cawapres nomor urut satu, Muhaimin Iskandar beradu gagasan dengan Cawapres nomor urut tiga, Mahfud MD saat debat Capres-Cawapres keempat di JCC Senayan, Jakarta, Mnggu (21/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Debat Cawapres berlangsung alot, Minggu (21/1/2024) kemarin. Mengangkat isu pangan, lingkungan, dan agraria, cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka mengklaim bahwa program food estate yang dicanangkan di era presiden Joko Widodo atau Jokowi ada yang berhasil.

Cawapres nomor urut 3, Mahfud Md tentu saja membantah ucapan Gibran pasca-debat. Kompak dengan Mahfud, cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin juga sependapat terkait kegagalan proyek tersebut. 

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM itu berkicau di Twitter yang mengindikasikan bahwa pernyataan Gibran salah. Dalam debat, Gibran menyebut salah satu megaproyek food estate yang sukses berada di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Timur. Menanggapi hal itu, Mahmud menulis di Twitternya, “Indonesia hebat spt Kolam Susu. Lah, menanam jutaan hektar singkong utk food estate yg tumbuh jagung. Menanam singkong, panen jagung. Ajaib. Itu terjadi di Gunung Mas. Eh ternyata jagungnyapun ditanam dgn goody bag sebab di tanah bergambut Gunung Mas tak mungkin tumbuh jagung.”

Bantahan Mahfud terhadap ucapan Gibran pascadebat itu dilatarbelakangi oleh kondisi food estate di Gunung Mas. Karakteristik lahan gambut di wilayah itu dinilai tak cocok jika ditanami jagung. Alhasil, alih – alih menanam langsung di tanah, penanaman jagung justru dilakukan di poly bag atau media tanam plastik. Istilah goody bag merupakan pelesetan untuk menyindir poly bag tersebut. 

Namun benarkah proyek food estate di Gunung Mas berhasil kendati Gibran juga mengakui ada proyek serupa yang gagal? 

Melansir situs resmi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), menyebutkan bahwa proyek food estate justru merusak ekosistem hutan di wilayah Kalimantan, Sumatera dan Papua.

Direktur Eksekutif Daerah Walhi Kalimantan Tengah, Bayu Herinata menyampaikan untuk food estate komoditas singkong dari luasan yang menjadi Area Of Interest (AoI) tahap pertama seluas 32.000 Ha hasil pantauan di lapangan telah membuka kawasan hutan seluas kurang lebih 600 Ha dan telah memberikan dampak kerusakan lingkungan karena terjadi banjir yang melanda desa-desa terdekat dari lokasi yang telah dibuka.

Lagipula, untuk kasus spesifik di wilayah Gunung Mas, pemerintah diduga kuat hanya ingin menyelamatkan proyek food estate yang terlantar itu dengan menanam jagung di polybag. Semula, lahan di Gunung Mas didominasi oleh tanaman singkong yang terlantar. Jagung yang tumbuh subur justru berasal dari polybag. 

Sementara itu, website resmi Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, penanman perdana jagung hibrida yang merupakan tanaman kualitas unggul memang dilakukan pada 28 November 2023. Penanaman dilakukan oleh bupati serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di Kalimantan Timur. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganjar Pranowo Buat Cuitan Pepatah Jawa Diduga Sindir Gibran Rakabuming Usai Debat, Artinya Apa?

Ganjar Pranowo Buat Cuitan Pepatah Jawa Diduga Sindir Gibran Rakabuming Usai Debat, Artinya Apa?

Lifestyle | Senin, 22 Januari 2024 | 15:40 WIB

Serba-serbi Green Inflation, Pertanyaan Gibran Bikin Mahfud MD Gagal Paham

Serba-serbi Green Inflation, Pertanyaan Gibran Bikin Mahfud MD Gagal Paham

News | Senin, 22 Januari 2024 | 15:27 WIB

Soal 'Ulah' Gibran di Debat Cawapres, Ganjar Minta Orang Lain Menilai: Saya Ada Konfliknya

Soal 'Ulah' Gibran di Debat Cawapres, Ganjar Minta Orang Lain Menilai: Saya Ada Konfliknya

Kotak Suara | Senin, 22 Januari 2024 | 15:25 WIB

Apa Itu Food Estate? Program Jokowi yang Dibantai Habis Cak Imin, Ini Kontroversinya

Apa Itu Food Estate? Program Jokowi yang Dibantai Habis Cak Imin, Ini Kontroversinya

News | Senin, 22 Januari 2024 | 15:18 WIB

Gibran Refleks Bantu Petugas KPU yang Jatuh di Panggung Debat Cawapres, Tuai Pujian: Bukan Gimmick

Gibran Refleks Bantu Petugas KPU yang Jatuh di Panggung Debat Cawapres, Tuai Pujian: Bukan Gimmick

Lifestyle | Senin, 22 Januari 2024 | 15:21 WIB

Bukan Asal Pilih! Jaket Naruto Gibran Rakabuming Ternyata Mengandung Pesan Mendalam

Bukan Asal Pilih! Jaket Naruto Gibran Rakabuming Ternyata Mengandung Pesan Mendalam

Video | Senin, 22 Januari 2024 | 15:15 WIB

Terkini

Tekanan Pasar Aset Kripto Pengaruhi Kinerja COIN di Kuartal I-2026

Tekanan Pasar Aset Kripto Pengaruhi Kinerja COIN di Kuartal I-2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 15:24 WIB

Harga Avtur di Bandara SoekarnoHatta Naik Lagi, Melonjak 16,6 Persen, Tembus Rp27.357/Liter

Harga Avtur di Bandara SoekarnoHatta Naik Lagi, Melonjak 16,6 Persen, Tembus Rp27.357/Liter

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:53 WIB

Kado Pahit Buat Buruh, Permenaker 7/2026 Langgengkan 'Perbudakan Modern' Alih Daya?

Kado Pahit Buat Buruh, Permenaker 7/2026 Langgengkan 'Perbudakan Modern' Alih Daya?

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:47 WIB

Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US$ 126 Per Barel!

Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US$ 126 Per Barel!

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:36 WIB

BTN Genjot Pariwisata Nasional Lewat Keuangan Digital

BTN Genjot Pariwisata Nasional Lewat Keuangan Digital

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:21 WIB

Harga Emas Global Menguat, Kemendag Naikkan HPE dan HR Emas pada Awal Mei 2026

Harga Emas Global Menguat, Kemendag Naikkan HPE dan HR Emas pada Awal Mei 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:12 WIB

Mandiri Inhealth Raup Laba Rp82,8 Miliar di Kuartal I 2026, Apa Pendorongnya?

Mandiri Inhealth Raup Laba Rp82,8 Miliar di Kuartal I 2026, Apa Pendorongnya?

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:52 WIB

Khamenei Klaim Kemenangan atas AS, Iran Pertegas Kendali Selat Hormuz

Khamenei Klaim Kemenangan atas AS, Iran Pertegas Kendali Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:43 WIB

Aguan Lapor: Penjualan PIK2 Meroket 112%, Tembus Rp 987 M

Aguan Lapor: Penjualan PIK2 Meroket 112%, Tembus Rp 987 M

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:09 WIB

KEK Sanur Gandeng Unud Jadi Pusat Riset Kesehatan Berkelas Dunia

KEK Sanur Gandeng Unud Jadi Pusat Riset Kesehatan Berkelas Dunia

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:04 WIB