Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

JK Mengaku Usahanya Diganggu Gara-gara Dukung Anies, Ini Daftar Gurita Bisnis Kalla Group

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 24 Januari 2024 | 18:05 WIB
JK Mengaku Usahanya Diganggu Gara-gara Dukung Anies, Ini Daftar Gurita Bisnis Kalla Group
Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla atau JK saat menghadiri 70 tahun Kalla Group di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (28/10) [SuaraSulsel.id/Istimewa]

Suara.com - Wakil Presiden ke-12 Jusuf Kalla (JK) mengklaim mendapat intimidasi dan gangguan terhadap bisnisnya usai mendukung pasangan calon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) di Pilpres 2024.

JK sapaan akrabnya adalah salah satu keluarga konglomerat Tanah Air, rata-rata operasional perusahaanya ada dikawasan Indonesia Timur.

JK sendiri memiliki berbagai perusahaan di berbagai bidang. Berikut adalah daftar bisnis Jusuf Kalla:

Bidang Transportasi dan Logistik

  1. PT. Bosowa Berlian Motor
  2. PT. Bosowa Transportasi
  3. PT. Kalla Lines
  4. PT. Kalla Logistics
  5. PT. Kalla Cargo
  6. PT. Kalla Kargo

Bidang Otomotif

  1. PT. Bosowa Berlian Motor
  2. PT. Kalla Kars
  3. PT. Kalla Toyota
  4. PT. Kalla Daihatsu
  5. PT. Kalla Isuzu

Bidang Konstruksi

  1. PT. Kalla Inti Karsa
  2. PT. Bosowa Inti Cemerlang
  3. PT. Bosowa Cipta Mandiri
  4. PT. Bosowa Adhi Karya

Bidang Energi

  1. PT. Bosowa Energi
  2. PT. Bosowa Surya Energi
  3. PT. Bosowa Energi Lestari

Bidang Properti

  1. PT. Bosowa Properti
  2. PT. Kalla Inti Properti
  3. PT. Kalla Inti Permata

Bidang Pendidikan

baca juga
  1. Universitas Bosowa
  2. Universitas Cokroaminoto Palopo
  3. Universitas Mega Buana Makassar

Bidang Lainnya

  1. PT. Bosowa Inti Gas
  2. PT. Bosowa Inti Agri
  3. PT. Bosowa Inti Pangan
  4. PT. Bosowa Inti Wisata

Semua perusahaan tersebut berada di bawah naungan Grup Kalla, sebuah konglomerat bisnis yang didirikan oleh ayah Jusuf Kalla, Hadji Kalla, pada tahun 1939. Grup Kalla memiliki berbagai bisnis di berbagai bidang, termasuk transportasi, otomotif, konstruksi, energi, properti, pendidikan, dan lainnya.

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara pada tahun 2018, total harta kekayaan yang dimiliki Jusuf Kalla mencapai Rp900,837 miliar. Sebagian besar kekayaan tersebut berasal dari bisnis-bisnis yang didirikan dan dikelola olehnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Kayuh Becak ke Malioboro Usai Jalan Kaki untuk Sowan Sri Sultan HB X

Anies Kayuh Becak ke Malioboro Usai Jalan Kaki untuk Sowan Sri Sultan HB X

Video | Rabu, 24 Januari 2024 | 16:05 WIB

Momen Anies Baswedan Kayuh Becak di Yogya, Netizen Kasih Peringatan: Jangan Jadi Jokowi Kedua

Momen Anies Baswedan Kayuh Becak di Yogya, Netizen Kasih Peringatan: Jangan Jadi Jokowi Kedua

Kotak Suara | Rabu, 24 Januari 2024 | 16:45 WIB

Biodata dan Pendidikan Nikita Mirzani: Bela Etika Gibran, Amuk Paslon 1 dan 3

Biodata dan Pendidikan Nikita Mirzani: Bela Etika Gibran, Amuk Paslon 1 dan 3

Lifestyle | Rabu, 24 Januari 2024 | 16:00 WIB

Terkini

Dolar AS Perkasa: Rupiah Tertekan, Yen Jepang Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Dekade

Dolar AS Perkasa: Rupiah Tertekan, Yen Jepang Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Dekade

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:51 WIB

Harga Pangan Nasional Kompak Turun Hari Ini: Cabai Rawit Merah Masih Bertahan di Atas Rp57 Ribu

Harga Pangan Nasional Kompak Turun Hari Ini: Cabai Rawit Merah Masih Bertahan di Atas Rp57 Ribu

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:47 WIB

Harga Emas Antam dan Galeri 24 di Pegadaian Turun Lagi! Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Harga Emas Antam dan Galeri 24 di Pegadaian Turun Lagi! Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:26 WIB

BRI Peduli Latih 60 PMI Cirebon Jadi Wirausaha, Siap Bangun Usaha Mandiri

BRI Peduli Latih 60 PMI Cirebon Jadi Wirausaha, Siap Bangun Usaha Mandiri

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:24 WIB

CELIOS Ingatkan Risiko Fiskal dan Kerugian Negara di Balik Intervensi Harga LNG Industri

CELIOS Ingatkan Risiko Fiskal dan Kerugian Negara di Balik Intervensi Harga LNG Industri

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:18 WIB

Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung

Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:03 WIB

Rupiah Kembali Loyo Lawan Dolar AS Lemas ke Level Rp17.888

Rupiah Kembali Loyo Lawan Dolar AS Lemas ke Level Rp17.888

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:50 WIB

Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:30 WIB

Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah

Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:20 WIB

IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing

IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:19 WIB

×