Beras Langka Jelang Nyoblos, Gara-gara Stoknya Buat Bansos?

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 12 Februari 2024 | 13:17 WIB
Beras Langka Jelang Nyoblos, Gara-gara Stoknya Buat Bansos?
Pengunjung membeli beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di ritel modern, Lotte Grosir Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat (8/9/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Sejumlah toko ritel di Tanah Air mengeluhkan kelangkaan pasokan beras yang seret menjelang pencoblosan yang tinggal dua hari lagi.

Kelangkaan pasokan beras ini terjadi usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara jor-joran memberikan bansos pangan berupa 10 Kg beras premium ke sejumlah masyarakat.

Meski demikian pemerintah membantah terjadinya kelangkaan pasokan beras ini karena program bansos Jokowi.

"Bantuan ini tidak mempengaruhi itu (pasokan)," kata Kepala Badan pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi di Istana Negara, Jakarta pada Senin (12/2/2024).

Pasokan beras ke toko ritel seret belakangan ini. Mereka kesulitan mendapatkan suplai beras premium kemasan 5 kilogram.

Ketua Umum Aprindo Roy N Mandey mengatakan kesulitan ini dipicu masa panen yang belum datang. Pasalnya, masa panen diperkirakan baru terjadi pada pertengahan Maret 2024.

Selain itu, kesulitan juga terjadi akibat beras tipe medium (SPHP) yang diimpor pemerintah belum masuk hingga saat ini.

Akibat kelangkaan pasokan itu sejumlah toko ritel harus membatasi penjualan beras mereka.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Ikappi, Reynaldi Sarijowan mengatakan, beras premiun telah menyentuh harga yang melebihi dari harga eceran tertinggi (HET).

baca juga

"Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia menyebutkan Harga beras kini semakin tak jelas. Kami mendapati laporan untuk harga beras medium terkerek di Rp 13.500 per kilo sedangkan beras premium sudah menyentuh Rp 18.500 per kilo," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (12/4/2024).

Menurut Reynaldi, terdapat beberapa persoalan yang membuat harga beras yang tak kunjung menyentuh HET ini. Pertama, dia menilai pemerintah tidak serius dalam pengelolaan perberasan sejak musim tanam tahun 2022 sampai saat ini. Sehingga produktivitas beras kita datanya simpang siur.

"Kedua kami mendorong agar sinkronisasi data antara beras yang di sebarkan di masyarakat di gunakan untuk bansos dan yang disebarkan untuk pedagang pasar itu penting untuk keberlangsungan pasar agar harga dipasar tidak tinggi," jelas dia.

Reynaldi meminta, agar pemerintah berhati-hati dengan lonjakan beras dan sulitnya beras di dapati di pasar tradisional. Hal ini penting, tambah dia, sebab ini momen politik, sehingga banyak beras yang di ambil diluar pasar tradisional atau produsen besar.

"Ini yang harus di jaga oleh pemerintah untuk ke depan," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seruan 'Menghukum' Jokowi, HRWG: Jangan Pilih Capres-Cawapres yang Lahirkan Politik Dinasti!

Seruan 'Menghukum' Jokowi, HRWG: Jangan Pilih Capres-Cawapres yang Lahirkan Politik Dinasti!

Kotak Suara | Senin, 12 Februari 2024 | 13:10 WIB

Ahok Khawatir Jokowi Ditipu Prabowo, Dahnil Beri Pembelaan

Ahok Khawatir Jokowi Ditipu Prabowo, Dahnil Beri Pembelaan

News | Senin, 12 Februari 2024 | 12:57 WIB

Kontra Bivitri dkk, Prof Andir Asrun Sebut Film Dirty Vote Fitnah ke Jokowi: Cuma Asumsi dengan Narasi Tendensius!

Kontra Bivitri dkk, Prof Andir Asrun Sebut Film Dirty Vote Fitnah ke Jokowi: Cuma Asumsi dengan Narasi Tendensius!

Kotak Suara | Senin, 12 Februari 2024 | 11:22 WIB

Terkini

Sentuhan Warna Baru Honda Genio Hadirkan Kesan Lebih Retro

Sentuhan Warna Baru Honda Genio Hadirkan Kesan Lebih Retro

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Jangan Cuma Dilestarikan, Wakil Ketua DPRD Jateng Sebut Budaya Lokal Butuh Inovasi Agar Mendunia

Jangan Cuma Dilestarikan, Wakil Ketua DPRD Jateng Sebut Budaya Lokal Butuh Inovasi Agar Mendunia

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:49 WIB

Melankolis! RIIZE Ungkap Kegalauan dan Kerinduan Mendalam di Lagu Insomnia

Melankolis! RIIZE Ungkap Kegalauan dan Kerinduan Mendalam di Lagu Insomnia

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Arti Mimpi Menyetir Mobil Sendiri Padahal Tidak Bisa Menyetir Menurut Primbon, Pertanda Apa?

Arti Mimpi Menyetir Mobil Sendiri Padahal Tidak Bisa Menyetir Menurut Primbon, Pertanda Apa?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Korupsi Lampu Jalan Palembang Rp3,07 Miliar, 2 Tersangka Ditahan usai Pekerjaan Diduga Fiktif

Korupsi Lampu Jalan Palembang Rp3,07 Miliar, 2 Tersangka Ditahan usai Pekerjaan Diduga Fiktif

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:44 WIB

Fleece Tak Lagi Sekadar Baju Hangat, Ini Tips Padu Padan agar Tampil Stylish

Fleece Tak Lagi Sekadar Baju Hangat, Ini Tips Padu Padan agar Tampil Stylish

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:44 WIB

Wong Cilik Mulai Rasakan Dampak Lemahnya Rupiah: Harga Sembako Naik, Dana Sekolah Ikut Terpakai

Wong Cilik Mulai Rasakan Dampak Lemahnya Rupiah: Harga Sembako Naik, Dana Sekolah Ikut Terpakai

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:41 WIB

Petaka Menu MBG di SDN 3 Kedaloman Tanggamus: Puluhan Anak Alami Muntah

Petaka Menu MBG di SDN 3 Kedaloman Tanggamus: Puluhan Anak Alami Muntah

Lampung | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Danau Cikarang Utara

Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Danau Cikarang Utara

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:40 WIB

5 TWS Affordable di Bawah Rp200 Ribu yang Tahan Seharian

5 TWS Affordable di Bawah Rp200 Ribu yang Tahan Seharian

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:40 WIB

×