Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Autoconz Ciptakan 3D Construction Printing, Jadi Solusi Konstruksi Masa Depan dengan Kecanggihan Teknologi

Arif Budi | Suara.com

Senin, 12 Februari 2024 | 13:45 WIB
Autoconz Ciptakan 3D Construction Printing, Jadi Solusi Konstruksi Masa Depan dengan Kecanggihan Teknologi
Para pekerja melakukan pengawasan pada proses pencetakan bangunan menggunakan 3D Construction Printing yang dikembangkan oleh Autoconz.

Suara.com - Perusahaan rintisan asal Yogyakarta, Autoconz mencatatkan prestasi gemilang melalui teknologi barunya di dunia konstruksi Indonesia, yaitu 3D Construction Printing (3DCP).

Sebagai satu-satunya perusahaan yang mengembangkan 3D print konstruksi di Indonesia, Autoconz tidak hanya berhasil mendorong otomatisasi konstruksi namun juga menawarkan solusi terjangkau dalam membangun hunian.

Melalui teknologi baru ini, proses pencetakan struktur bangunan dilakukan secara lapis demi lapis dengan menggunakan mesin printer khusus yang mampu menghadirkan kecepatan dan efisiensi yang sebelumnya sulit dibayangkan.

"Kami melihat 3D Construction Printing ini sebagai langkah besar untuk membawa kemajuan bagi masa depan konstruksi Indonesia. 3DCP bukan hanya sebatas teknologi, tetapi juga mengenai bagaimana kita bisa memberikan solusi yang mampu mengubah cara kita dalam membangun yang lebih efektif dan efisien," ucap Raja Rizky Apriandy, CEO Autoconz sat ditemui di Yogyakarta.

Kehadiran teknologi 3DCP tentu akan menjadi solusi yang dapat mendorong terciptanya pemerataan pembangunan perumahan.

Inovasi yang memanfaatkan teknologi robotika ini tidak hanya unggul dalam kecepatan pembangunan saja namun menjadi solusi konstruksi yang lebih terjangkau secara biaya dibanding dengan metode konstruksi tradisional.

Meski jauh lebih murah, kualitas bangunan yang dihasilkan tidak dikorbankan.

Rumah di daerah Turi, Sleman yang dibangun menggunakan teknologi 3D Construction Print oleh startup Yogyakarta, Autoconz.
Rumah di daerah Turi, Sleman yang dibangun menggunakan teknologi 3D Construction Print oleh startup Yogyakarta, Autoconz.

“Kita tahu bahwa backlog perumahan di Indonesia ini sangat tinggi, mencapai 12 juta. 84% berasal dari masyarakat dengan ekonomi menengah kebawah. Adanya 3DCP ini biaya pembangunan rumah menjadi lebih murah dibanding dengan pembangunan secara konvensional sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat menengah kebawah,” imbuh Raja.

Selain memberikan solusi ekonomis, teknologi 3DCP juga memberikan dampak positif bagi lingkungan. Autoconz mengambil langkah-langkah proaktif dalam proses pembangunan, salah satunya mengurangi limbah konstruksi.

Dengan memanfaatkan teknologi, limbah yang timbul akibat pembangunan akan menjadi minim sehingga menjadi lebih ramah bagi lingkungan.

"Dengan teknologi ini, kamu ingin menjadi bagian dari solusi untuk tantangan global khususnya pada lingkungan,” ucap Raja.

“Kami menyadari pentingnya kolaborasi antar berbagai pihak agar tercipta lingkungan yang mendukung pertumbuhan teknologi ini. Kami optimis bahwa dengan kerjasama yang baik, kita dapat bersama-sama mengatasi tantangan pemerataan pembangunan perumahan permukiman di Indonesia,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Azizah Salsha dan Nagita Slavina Pakai Tas Chanel Kembaran, Harganya Kalau Digabung Bisa Dapat Satu Rumah KPR!

Azizah Salsha dan Nagita Slavina Pakai Tas Chanel Kembaran, Harganya Kalau Digabung Bisa Dapat Satu Rumah KPR!

Lifestyle | Senin, 12 Februari 2024 | 16:33 WIB

Teuku Ryan Bakal Berubah Setelah Ria Ricis Lontarkan Sindiran Soal Masalah Rumah Tangga

Teuku Ryan Bakal Berubah Setelah Ria Ricis Lontarkan Sindiran Soal Masalah Rumah Tangga

Your Say | Senin, 12 Februari 2024 | 13:58 WIB

Lenovo Gandeng Baidu Siapkan Teknologi AI ke Smartphone

Lenovo Gandeng Baidu Siapkan Teknologi AI ke Smartphone

Tekno | Minggu, 11 Februari 2024 | 13:34 WIB

Zeda Salim Muak Dituding Pansos Urusi Rumah Tangga Ria Ricis: Saya Dapat Izin Bungkam Hujatan

Zeda Salim Muak Dituding Pansos Urusi Rumah Tangga Ria Ricis: Saya Dapat Izin Bungkam Hujatan

Entertainment | Minggu, 11 Februari 2024 | 13:30 WIB

Prabowo Subianto: Berikan Kami Kekuatan Memberi Rumah untuk yang Belum Punya

Prabowo Subianto: Berikan Kami Kekuatan Memberi Rumah untuk yang Belum Punya

Bisnis | Sabtu, 10 Februari 2024 | 19:18 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB