Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Investor Percaya Kemenangan Prabowo-Gibran, IHSG Masih Menguat pada Pagi Ini

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 16 Februari 2024 | 10:03 WIB
Investor Percaya Kemenangan Prabowo-Gibran, IHSG Masih Menguat pada Pagi Ini
Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat diperkirakan kembali menguat. Setelah investor masih percaya pada kemenangan paslon capres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Pada Jumat pagi ini, IHSG dibuka menguat 42,30 poin atau 0,58 persen ke posisi 7.345,58. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 7,67 poin atau 0,76 persen ke posisi 1.010,92.

"IHSG hari ini Jumat (16/02) diprediksi bergerak mixed dan menguat terbatas dalam range 7.277 sampai 7.364," ujar Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih seperti yang dikutip Antara di Jakarta, Jumat (16/2/2024).

Baca Juga
Menang Quick Count, Saham-saham Milik Konglomerat Pendukung Prabowo-Gibran Terdongkrak Naik

Dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2024 surplus 2,02 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau turun dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 3,29 miliar dolar AS.

Surplus neraca dagang ditopang oleh ekspor non migas, seperti batu bara, besi dan baja, serta CPO, dimana negara yang berkontribusi terhadap surplus terbesar, yaitu India, AS dan Filipina. Secara keseluruhan, Indonesia mencatat surplus dalam 45 bulan beruntun.

Dari mancanegara, Inggris melaporkan inflasi tahunan pada Januari 2024 sebesar 4 persen, atau sama dengan tingkat inflasi bulan sebelumnya atau masih di atas target Bank Sentral Inggris (BoE) sebesar 2 persen, dengan inflasi inti tercatat stagnan di level 5,1 persen.

Di sisi lain, penjualan ritel tahunan AS pada Januari 2024 tumbuh 0,6 persen, atau lebih lambat dibandingkan Desember 2023 sebesar 5,3 persen, yang memberikan sinyal positif melunaknya ekonomi, sehingga memperkuat narasi The Fed untuk memangkas suku bunga tahun ini.

Sementara itu, bursa saham Wall Street ditutup kompak menguat, dengan indeks Dow Jones menguat 0,91 persen atau 348.85 ke posisi 38.773,12, indeks Nasdaq menanjak 0,30 persen atau 47,03 poin ke 15.906,17 dan indeks S&P terapresiasi 0,58 persen atau 29,11 poin ke 5.029,73 atau ada di rekor tertingginya.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 257,10 poin atau 0,67 persen ke 38,415,00, indeks Hang Seng menguat 123,28 poin atau 0,77 persen ke 16.067,91, dan indeks Straits Times menguat 22,34 poin atau 0,70 persen ke 3.199,03.

Sementara itu, indeks Shanghai (China) masih libur memperingati Hari Raya Imlek 2575 Kongzili.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ternyata Wulan Guritno Pendukung Setia Prabowo Sejak 2014, Hal Ini Jadi Bukti Kuat

Ternyata Wulan Guritno Pendukung Setia Prabowo Sejak 2014, Hal Ini Jadi Bukti Kuat

News | Jum'at, 16 Februari 2024 | 10:01 WIB

Menang Quick Count, Saham-saham Milik Konglomerat Pendukung Prabowo-Gibran Terdongkrak Naik

Menang Quick Count, Saham-saham Milik Konglomerat Pendukung Prabowo-Gibran Terdongkrak Naik

Bisnis | Jum'at, 16 Februari 2024 | 08:54 WIB

Capres 02 Kalah di Sumbar, Pernyataan Andre Rosiade Sebut Prabowo Masih Nomor Satu Viral Lagi

Capres 02 Kalah di Sumbar, Pernyataan Andre Rosiade Sebut Prabowo Masih Nomor Satu Viral Lagi

News | Jum'at, 16 Februari 2024 | 08:38 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB