Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Gimana Stok Beras Buat Ramadhan dan Lebaran? Begini Jawaban Jokowi

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 16 Februari 2024 | 14:12 WIB
Gimana Stok Beras Buat Ramadhan dan Lebaran? Begini Jawaban Jokowi
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan pada acara Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah di Gudang Bulog, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (16/2/2024). ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga

Suara.com - Masyarakat diminta tenang terkait kelangkaan beras akhir-akhir ini. Sebab, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjamin stok beras nasional mencukupi untuk kebutuhan bulan Ramadhan dan Lebaran ke depan.

"Ya kalau stok nggak ada masalah, tadi kita lihat sendiri stoknya melimpah seperti itu," ujarnya, di sela-sela acara silaturahim dengan para nasabah Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Seperti dikutip Antara, Jumat (16/2/2024).

Jokowi melanjutkan, kekinian pemerintah tengah fokus dalam distribusi beras agar bisa merata ke pasar-pasar maupun ritel modern.

Baca Juga
Jokowi Sebut Negara Lain Tidak Berikan Bansos Beras Seperti di RI

"Yang paling penting memang bagaimana mendistribusikan secara baik dan sampai ke pasar, sampai ke masyarakat, sampai ke supermarket semuanya bisa tersedia. Itu bukan barang (perkara) mudah ya," imbuh dia.

Mantan Walikota Solo ini menyatakan, pemenuhan stok beras jelang Ramadhan dan Lebaran merupakan kegiatan yang rutin dikerjakan pemerintah dalam setiap tahun. Sehingga, dia meyakini, tidak ada ada masalah yang serius dalam penyalurannya.

Jokowi menambahkan, tidak hanya beras medium, pemerintah juga akan menyiapkan beras premium untuk kebutuhan di Ramadhan dan Lebaran.

"Ya semua stok kita siapkan," ucap dia.

Sebelumnya, memastikan pemberian bantuan pangan sangat dibutuhkan masyarakat. Bahkan, Jokowi menyebut, bansos beras hanya dilakukan di RI saja, negara lain tidak memberikan bantuan pangan berasa.

"Kalau di negara lain kan nggak ada bantuan pangan beras seperti yang kita miliki. Kita hitung-hitung, APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) kita (bisa)," imbuh dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dalam Kunjungan ke Jabar, Presiden Jokowi Cek Stok Beras di Gudang Bulog Cibitung dan Serahkan Bantuan Pangan

Dalam Kunjungan ke Jabar, Presiden Jokowi Cek Stok Beras di Gudang Bulog Cibitung dan Serahkan Bantuan Pangan

Bisnis | Jum'at, 16 Februari 2024 | 13:13 WIB

Jokowi Sebut Negara Lain Tidak Berikan Bansos Beras Seperti di RI

Jokowi Sebut Negara Lain Tidak Berikan Bansos Beras Seperti di RI

Bisnis | Jum'at, 16 Februari 2024 | 11:43 WIB

Siapapun Presidennya, Program Andalan Jokowi Ini Wajib Dilanjutkan!

Siapapun Presidennya, Program Andalan Jokowi Ini Wajib Dilanjutkan!

Bisnis | Kamis, 15 Februari 2024 | 16:16 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB