Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.465.000
IHSG 5.912,442
LQ45 587,370
Srikehati 290,628
JII 345,613
USD/IDR 18.085

Pakar Minta Prabowo Hati-hati Sunat Anggaran Subsidi Energi Demi Program Makan Siang Gratis

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 19 Februari 2024 | 13:00 WIB
Pakar Minta Prabowo Hati-hati Sunat Anggaran Subsidi Energi Demi Program Makan Siang Gratis
Calon Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya tidak akan ragu-ragu untuk merealisasikan program makan siang gratis jika dirinya resmi menjadi Presiden RI.

Suara.com - Calon Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya tidak akan ragu-ragu untuk merealisasikan program makan siang gratis jika dirinya resmi menjadi Presiden RI.

Tim Prabowo sendiri mengungkapkan membutuhkan anggaran sekitar Rp400 triliun per tahun demi mewujudkan program andalannya tersebut. Salah satu sumber pendanaan dari program itu adalah dengan menyunat anggaran subsidi energi.

Meski demikian pakar meminta Prabowo bersikap hati-hati dalam mengambil anggaran dari subsidi energi.

"Perubahan kebijakan anggaran subsidi energi, terutama BBM harus hati-hati," buka Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira saat dihubungi Suara.com pada Senin (19/2/2024).

Alhasil kata dia memangkas subsidi BBM untuk makan siang gratis tidaklah tepat di tengah pemberian subsidi energi tidak tepat sasaran.

"Saat ini kebocoran penggunaan BBM masih banyak, misalnya BBM Solar digunakan untuk industri perkebunan dan pertambangan skala besar," katanya.

Tak hanya itu penggunaan BBM subsidi seperti Pertalite mayoritas masih digunakan oleh masyarakat kelas menengah kebawah yang sangat rentan, sehingga jika subsidi ini pangkas kelompok inilah yang terdampak paling berat.

"Akhirnya mereka membeli BBM dengan harga yang lebih mahal dan status mereka akan turun menjadi orang miskin," papar Bhima.

Selain itu Bhima mengkhawatirkan pemangkasan subsidi energi justru akan memicu lonjakan inflasi khususnya kenaikan harga bahan pangan dan transportasi.

baca juga

"Jadi memang harus hati-hati, apalagi masalahnya wacana pemangkasan subsidi energi ini akan digeser ke program makan siang gratis. Nah disinilah letak permasalahannya karena akan menimbulkan inflasi di sektor transportasi dan pangan," sebutnya.

Sebelumnya Prabowo mengatakan bahwa para menteri yang bergabung di kabinetnya harus mendukung program makan siang gratis.

“Saya katakan nanti siapa yang mau masuk kabinet siapa yang mau jadi menteri saya harus setuju anak-anak diberi makan siang. Kalau tidak setuju tidak usah bergabung di kabinet Prabowo Subianto,” katanya saat kampanye akbar di GBK, Sabtu (10/2/2024).

Bukan itu saja, Prabowo menganggap pihak-pihak yang tidak setuju dengan rencana pembagian makan gratis bukan orang yang waras.

"Yang tidak setuju anak-anak indonesia dikasih makan siang kebangetan,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nikita Mirzani Kepergok Kencan Bareng Ajudan Prabowo, Rizky Irmansyah Diminta Waspada

Nikita Mirzani Kepergok Kencan Bareng Ajudan Prabowo, Rizky Irmansyah Diminta Waspada

Entertainment | Senin, 19 Februari 2024 | 12:49 WIB

Eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai Pamit Berpolitik Di Twitter: Tidak Ada 01, 02 Dan 03, Prabowo Untuk Indonesia

Eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai Pamit Berpolitik Di Twitter: Tidak Ada 01, 02 Dan 03, Prabowo Untuk Indonesia

Kotak Suara | Senin, 19 Februari 2024 | 12:42 WIB

Ucapan Fedi Nuril Soal Prabowo Pelayan Hingga Penculik Tuai Kontroversi Publik

Ucapan Fedi Nuril Soal Prabowo Pelayan Hingga Penculik Tuai Kontroversi Publik

Your Say | Senin, 19 Februari 2024 | 12:14 WIB

Terkini

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:56 WIB

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:52 WIB

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:14 WIB

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:55 WIB

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:45 WIB

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:21 WIB

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:51 WIB

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:50 WIB

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:09 WIB

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:59 WIB

×