Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.090

Di Bawah Kendali Erick Thohir, Ini Daftar Emiten BUMN yang Paling Berdarah-darah di 2023

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 28 Februari 2024 | 11:54 WIB
Di Bawah Kendali Erick Thohir, Ini Daftar Emiten BUMN yang Paling Berdarah-darah di 2023
Menteri BUMN Erick Thohir sangat berkeinginan kuat agar perusahaan milik pemerintah ini mampu memberikan manfaat dividen kepada negara. (Foto Achmad Fauzi/Suara.com).

Suara.com - Keinginan Kementerian BUMN untuk memacu kinerja perusahaan pelat merah tampaknya tidak mudah seperti membolak-balikan telapak tangan.

Padahal Menteri BUMN Erick Thohir sangat berkeinginan kuat agar perusahaan milik pemerintah ini mampu memberikan manfaat dividen kepada negara melebihi realisasi setoran tahun buku 2022 sebesar Rp80 triliun.

Hambatan utamanya karena masih ada sejumlah perusahaan BUMN yang mengalami kerugian yang cukup besar, perusahaan ini rata-rata bergerak sektor pembangunan infrastruktur atau BUMN Karya.

Rata-rata pula BUMN yang rugi ini telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), sehingga menjadi sentimen negatif bagi investor publik.

Lantas emiten BUMN apa saja yang masih mencatatkan kerugian pada 2023 lalu?

1. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA)

Berdasarkan laporan keuangan WIKA hingga Kuartal III 2023, WIKA menjadi emiten pelat merah yang mengalami kerugian terbesar. Total WIKA membukukan kerugian Rp5,8 triliun, angka ini bengkak hampir 209 kali dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp27,96 miliar.

WIKA juga harus menghadapi proses gagal bayar SUKUK yang ia terbitkan, kondisi ini membuat saham WIKA berkali-kali kena suspensi BEI.

2. PT Waskita Karya Tbk (WSKT)

Nasib yang sama juga dialami WSKT, emiten kontruksi ini setali tiga uang dengan WIKA. Perusahaan hingga Kuartal III 2023 harus menanggung rugi hingga Rp4,7 triliun. WSKT juga harus mengalami gagal bayar surat utang yang diterbitkan hingga sahamnya kena gembok otoritas BEI.

3. PT Krakatau Steel Tbk (KRAS)

Emiten baja pelat merah ini mengalami rugi sebesar US$61,40 juta atau sekitar Rp951,04 miliar hingga kuartal III/2023. Padahal periode sama tahun lalu KRAS masih membukukan laba bersih sebesar US$80,15 juta (kurs jisdor Rp15.487).

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan, Jumat (3/11/2023), KRAS mencatatkan penurunan pendapatan sebesar 31,45% menjadi US$1,26 miliar atau setara Rp19,56 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar US$1,84 miliar.

Direktur Keuangan KRAS, Tardi dalam paparan publik secara daring, pada Rabu (22/11/2023) lalu mengakui kondisi keuangan perseroan sangat berat.

“Kondisi keuangan tahun 2023 lebih tertekan dibanding tahun 2022,” ungkap Tardi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deretan Saham yang Bakal Ketiban 'Durian Runtuh' dari Program Makan Siang Gratis Prabowo

Deretan Saham yang Bakal Ketiban 'Durian Runtuh' dari Program Makan Siang Gratis Prabowo

Bisnis | Selasa, 27 Februari 2024 | 18:44 WIB

Investor Senang Negara Pegang Kendali Vale, Harga Sahamnya Langsung Melesat

Investor Senang Negara Pegang Kendali Vale, Harga Sahamnya Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 27 Februari 2024 | 16:40 WIB

Harap-harap Cemas, Erick Thohir Bidik 9 Dana Pensiun BUMN yang Terindikasi Bermasalah

Harap-harap Cemas, Erick Thohir Bidik 9 Dana Pensiun BUMN yang Terindikasi Bermasalah

Bisnis | Selasa, 27 Februari 2024 | 16:16 WIB

Terkini

Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup

Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 03:31 WIB

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 22:25 WIB

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 20:29 WIB

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 18:25 WIB

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:59 WIB

Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi

Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:55 WIB

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:30 WIB

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 16:05 WIB

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 15:20 WIB

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 14:10 WIB