Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Kisah IRT Binaan PNM: Berhasil Kirim Yoghurt hingga ke London

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Kamis, 21 Maret 2024 | 21:30 WIB
Kisah IRT Binaan PNM: Berhasil Kirim Yoghurt hingga ke London
Owner DS Yoghurtku, Deasy Andriani dalam kegiatan Buka Puasa Bersama Media dengan tema "Live On Ramadan" di Jakarta, Kamis, (21/3/2024). (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - Seiring perkembangan zaman, peran ibu kini tidak hanya melulu menyoal urusan rumah tangga dan membesarkan anak. Ditambah lagi dengan semakin canggihnya teknologi yang memberikan kemudahan dalam berbagai hal, tak terkecuali bagi para ibu untuk mengaktualisasikan diri.

Deasy Andriani, Pemilik DS Yoghurtku telah membuktikan bahwa menjadi ibu rumah tangga bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan. Dengan tekad yang luar biasa, Deasy telah mengubah perannya sebagai ibu rumah tangga menjadi peluang untuk berkembang dan meraih prestasi.

Perempuan asal Bandung, Jawa Barat itu berhasil mengelola bisnis dari rumah. Tak tanggung-tanggung, yoghurt yang diproduksinya pernah dikirim ke luar negeri seperti London, Switzerland, Jepang, Italy hingga Amerika Serikat.

"Saya kirimnya port to port, untuk sekali kirim itu bisa mencapai 250 pcs tergantung bagaimana orderannya. Untuk ongkir pembeli yang menanggung," tutur Deasy Andriani dalam kegiatan Buka Puasa Bersama Media dengan tema "Live On Ramadan" di Jakarta, Kamis, (21/3/2024).

Adapun, harga per botol DS Yoghurtku dibanderol Rp10.000. Artinya, jika dikalkulasikan, Deasy hanya mengantongi pendapatan Rp2,5 juta dari 250 pcs yoghurt yang dikirim ke luar negeri.

Sebelum bisa menggeluti bisnisnya seperti sekarang ini, Deasy awalnya hanya ingin mencari pendapatan lain di samping uang yang diberikan oleh suami. Perlahan, Deasy mempromosikan produknya kepada para tetangga. Singkat cerita ternyata yoghurt yang dibuatnya sesuai dengan lidah orang asing.

Deasy juga sempat merasakan jatuh bangun. Kala itu, ada salah satu pelanggan yang order namun tidak membayar. Sementara di satu sisi, dia harus melayani pelanggan lain yang juga memesan dalam jumlah besar. Kondisi tersebut membuatnya sempat terpuruk karena tak ada modal untuk melanjutkan bisnis. Beruntung PT Permodalan Nasional Madani (PNM) hadir untuk memberikan pinjaman.

"Saat itu saya bingung karena mau pinjam ke orang juga malu. Singkat cerita, saya dikenalin ke PNM. saat itu, suami saya juga mendukung, dia bilang ya sudah coba saja," urai Deasy.

Berkat bantuan dari PNM, kini Deasy tetap bisa melanjutkan usahanya. Bahkan, dia juga terus memperbaiki packaging dari produknya agar terlihat menarik sehingga bisa dilirik.

Oleh karena itu, dia pun tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada PNM yang bisa hadir di waktu yang tepat. Dia berharap, PNM bisa terus memberdayakan para ibu-ibu.

PNM Salurkan Rp12,5 Triliun Pembiayaan

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi dalam kegiatan Buka Puasa Bersama Media dengan tema "Live On Ramadan" di Jakarta, Kamis, (21/3/2024). (Dok: PNM)
Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi dalam kegiatan Buka Puasa Bersama Media dengan tema "Live On Ramadan" di Jakarta, Kamis, (21/3/2024). (Dok: PNM)

Perlu diketahui, PNM bergerak dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. PNM memberikan kesempatan kepada masyarakat pra dan rentan sejahtera untuk lebih produktif dengan membuka usaha. Upaya yang dilakukan oleh PNM berupa pembiayaan, pendampingan, dan binaan melalui program Mekaar.

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi menjelaskan, terhitung mulai tahun 2016 hingga 2024, PNM Mekaar sudah membiayai 20,1 juta ibu yang menjadi pelaku usaha ultra mikro. Dari angka tersebut, sebanyak 15,2 juta ibu masih menjadi nasabah aktif.

"Sedangkan sisanya sudah naik kelas ke BRI, Pegadaian dan mungkin ke lembaga keuangan formal lain," tutur Arief.

Sepanjang Januari-Februari 2024, PNM telah menyalurkan dana sebesar Rp12,5 triliun untuk para pelaku usaha ultra mikro dengan target dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2024 sebesar Rp75 triliun.

Arief menambahkan, pihaknya akan terus melakukan penyesuaian dan perubahan, baik dari proses bisnis, pemberdayaan hingga pendampingan untuk mencapai target penyaluran dana sebesar Rp75 triliun pada 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menyala Abangku, PNM Gelar Program CICI ROSA untuk Nasabah

Menyala Abangku, PNM Gelar Program CICI ROSA untuk Nasabah

Bisnis | Rabu, 20 Maret 2024 | 19:37 WIB

PNM dan KPPPA Sukseskan Commision on the Status of Women (CSW) ke-68 di New York

PNM dan KPPPA Sukseskan Commision on the Status of Women (CSW) ke-68 di New York

Bisnis | Kamis, 14 Maret 2024 | 11:13 WIB

Insan PNM Berprestasi Dapat Apresiasi Pergi Wisata Religi Ke Yerusalem

Insan PNM Berprestasi Dapat Apresiasi Pergi Wisata Religi Ke Yerusalem

Bisnis | Minggu, 10 Maret 2024 | 11:40 WIB

PNM Terima Award Top Contributor BUMN for Communications di Ajang BCOMSS 2024 dari Kementerian BUMN

PNM Terima Award Top Contributor BUMN for Communications di Ajang BCOMSS 2024 dari Kementerian BUMN

Bisnis | Jum'at, 08 Maret 2024 | 14:40 WIB

Bryan Domani Puji Cewek yang Pilih Jadi IRT: Itu Keputusan Besar Loh!

Bryan Domani Puji Cewek yang Pilih Jadi IRT: Itu Keputusan Besar Loh!

Entertainment | Selasa, 05 Maret 2024 | 15:07 WIB

Sambut Ramadan, PNM Peduli Gelar Santunan bagi Anak Yatim secara Serentak di Seluruh Cabang di Indonesia

Sambut Ramadan, PNM Peduli Gelar Santunan bagi Anak Yatim secara Serentak di Seluruh Cabang di Indonesia

Bisnis | Senin, 04 Maret 2024 | 20:25 WIB

Terkini

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:15 WIB

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:15 WIB

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB