Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Kapal Pelni Rute Batulicin-Surabaya Kembali Beroperasi Pasca Gempa Tuban

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 24 Maret 2024 | 10:34 WIB
Kapal Pelni Rute Batulicin-Surabaya Kembali Beroperasi Pasca Gempa Tuban
Ilustrasi kapal Pelni KM Labobar. [ANTARA]

Suara.com - Cabang PT Pelni di Batulicin, Tanah Bumbu, menyatakan bahwa meskipun terjadi gempa bumi dengan magnitudo 6,5 di Laut Jawa bagian Utara, pelayaran kapal rute Pelabuhan Samudera Batulicin, Provinsi Kalimantan Selatan-Tanjung Perak Surabaya, tetap berjalan normal.

Kepala Cabang PT Pelni (Persero) Batulicin, Yuni, menjelaskan bahwa meskipun gempa terjadi, tidak ada dampak yang signifikan terhadap pelayanan yang dilakukan oleh pihak manajemen. Armada pelayaran dari Pelabuhan Samudera Batulicin ke Surabaya tetap beroperasi seperti biasa.

Gempa tektonik magnitudo 6,5 yang terjadi di wilayah Kota Tuban, Jawa Timur, pada Jumat (22/3) sore, dirasakan hingga ke pesisir Kalimantan Selatan, termasuk Kabupaten Tanah Bumbu dan sekitarnya. Namun, saat gempa terjadi, tidak ada aktivitas pelayaran armada di Pelabuhan Samudera Batulicin menuju Surabaya, sehingga tidak ada dampak yang dirasakan terhadap pelayanan penumpang.

Sementara itu, Yuni menyebutkan jumlah penumpang asal Pelabuhan Batulicin menuju Pulau Jawa Port dan Sulawesi Port sudah terjadi kenaikan sejak awal Ramadhan 1445 Hijriah sekitar 2.100 orang hanya sekali pemberangkatan.

Padahal, dikatakan Yuni, jumlah penumpang saat kondisi normal atau sebelum Ramadhan mencapai 2.000 orang selama sebulan untuk dua kali jadwal pemberangkatan kapal.

Yuni menuturkan kenaikan jumlah penumpang awal Ramadhan 2024 sama dengan tahun sebelumnya mencapai 20 persen.

Terkait Lebaran 2024, Yuni memperkirakan puncak lonjakan penumpang akan terjadi pada 5 April 2024 atau H-5 Idul Fitri 1445 Hijriah.

Untuk menghadapi lonjakan penumpang selama angkutan lebaran, PT Pelni Kotabaru Batulicin juga menyiapkan dua armada tambahan terutama rute Batulicin-Surabaya.

Dua armada tambahan tersebut, yakni KM Leuser dengan tujuan Batulicin-Surabaya jadwal keberangkatan pada 28 Maret 2024 dan KM Binaiya rute sama jadwal keberangkatan pada 6 April 2024.

Armada tersebut merupakan kapal penumpang dengan kapasitas mencapai 1.000 orang dengan jadwal pemberangkatan setiap dua pekan sekali atau dua kali per bulan.

Selain itu, armada lain seperti KM Egon juga melayani tujuan Batulicin-Pare-Pare-Bontang, Batulicin-Surabaya- Lembar-Waingapu.

KM Wilis melayani tujuan Batulicin, Makassar, Labuan Bajo, Bima, Waingapu, Ende, Kupang, Kalabahi. KM Sabuk Nusantara 93 melayani tujuan Kotabaru-Batulicin-Pulau 9-Majene-Silopo yang beroperasi sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

"Tarif untuk Batulicin-Surabaya untuk orang dewasa Rp253.000/orang dan tujuan Batulicin-Makassar Rp221.000/orang," tutur Yuni, dikutip dari Antara.

Pelanggan atau calon penumpang memiliki kemudahan untuk memeriksa ketersediaan tiket melalui aplikasi "Pelni Mobile". Melalui aplikasi ini, mereka juga akan mendapatkan pembaruan terkait ketersediaan tiket dan penawaran terbaru. Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan layanan tambahan yang dapat dibeli langsung di loket Pelni.

Untuk tarif kendaraan, pelanggan dapat memeriksa dan memesan melalui aplikasi "MyCargoo". Tarif untuk kendaraan roda dua sekitar Rp685.000 per unit, sementara untuk mobil dengan kapasitas lebih dari 2.000 cc sekitar Rp2.895.000.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhub Minta Kapal Besar Berkecepatan Tinggi Didahului Selama Mudik Lebaran

Menhub Minta Kapal Besar Berkecepatan Tinggi Didahului Selama Mudik Lebaran

Bisnis | Sabtu, 23 Maret 2024 | 19:29 WIB

Penampakan Klenteng Terbesar Se-Asia yang Porak Poranda Akibat Gempa Tuban

Penampakan Klenteng Terbesar Se-Asia yang Porak Poranda Akibat Gempa Tuban

News | Sabtu, 23 Maret 2024 | 12:02 WIB

Pasca Gempa Tuban, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Tetap Normal

Pasca Gempa Tuban, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Tetap Normal

News | Jum'at, 22 Maret 2024 | 20:53 WIB

Ngeri! Gempa Tuban Bikin Jembatan Suramadu Bergoyang: Kayak Film Final Destination

Ngeri! Gempa Tuban Bikin Jembatan Suramadu Bergoyang: Kayak Film Final Destination

News | Jum'at, 22 Maret 2024 | 20:27 WIB

6 WNI Dipastikan Tewas Dalam Kecelakaan Kapal Tanker Di Jepang, Satu Selamat

6 WNI Dipastikan Tewas Dalam Kecelakaan Kapal Tanker Di Jepang, Satu Selamat

News | Jum'at, 22 Maret 2024 | 17:59 WIB

BMKG Pastikan Gempa Tuban Tidak Berpotensi Tsunami

BMKG Pastikan Gempa Tuban Tidak Berpotensi Tsunami

News | Jum'at, 22 Maret 2024 | 17:52 WIB

Terkini

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 07:17 WIB

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 06:00 WIB