Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.307,589
LQ45 733,903
Srikehati 341,804
JII 507,580
USD/IDR 17.077

Panen Padi di Sigi Meningkat 4 Kali Lipat, Menteri Pertanian Ungkap Metode Tanamnya

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 27 Maret 2024 | 13:36 WIB
Panen Padi di Sigi Meningkat 4 Kali Lipat, Menteri Pertanian Ungkap Metode Tanamnya
Presiden Jokowi dan menteri pertanian Amran Sulaiman di Sigi [Kementan]

Suara.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa indeks pertanaman (IP) padi di Provinsi Sulawesi Tengah mengalami peningkatan yang signifikan. Dulu, masa tanam padi di Kabupaten Sigi hanya sekali setahun, tetapi sekarang sudah meningkat menjadi dua hingga empat kali.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Amran saat menemani Presiden Joko Widodo dalam kunjungan panen padi dan gerakan percepatan tanam di wilayah persawahan yang disuplai oleh Bendung Daerah Irigasi Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulteng.

Amran menjelaskan bahwa masa tanam padi dapat dipengaruhi oleh cara panen yang dilakukan petani. Jika panen dilakukan secara manual, maka masa tanam padi hanya bisa dilakukan dua kali setahun. Namun, dengan menggunakan alat mesin pertanian, petani dapat menanam padi hingga tiga hingga empat kali dalam setahun.

"Kita menggunakan mekanisasi pertanian yaitu combine harvester, traktor roda empat dan rice transplanter itu bisa tanam tiga kali setahun sehingga produktivitas dan produksi meningkat. Biayanya bisa ditekan 40 sampai 50 persen per hektare,” ujar Amran, dikutip dari Antara.

Kementan mencatat luas baku sawah Kabupaten Sigi sebesar 13.823 hektare. Bendung Daerah Irigasi Humbasa yang ada di daerah tersebut mampu mengairi persawahan seluas 8.000 hektare.

Amran menuturkan rencana panen padi di Kabupaten sigi pada Maret sebesar 1349 hektare dan April 1375 hektar. Sementara rencana panen padi di Kecamatan Gumbasa pada Maret-April sebesar 854 hektar. Harga gabah di petani saat ini Rp 7.000 per kg dengan biaya produksi berkisar Rp 6 sampai Rp 7 juta per hektar.

“Adapun luas hamparan panen di Desa Pandere, Kecamatan Gumbasa seluas 266 hektare. Varietas padi yang dipanen yaitu Mekongga dengan produktivitasnya 6,2 ton per hektare,” kata Amran.

Dalam kesempatan itu, Amran juga mengatakan kunjungan Presiden Jokowi di Kabupaten Sigi salah satunya untuk melihat langsung percepatan tanam atau tanam culik, dimana selesai panen langsung melakukan olah tanah dan langsung tanam.

Kegiatan pertanian di daerah tersebut secara keseluruhan dilakukan dengan menggunakan mekanisasi guna meningkatkan produksi padi atau beras dalam negeri, sekaligus demi kesejahteraan petani.

“Percepatan tanam merupakan langkah kongkret untuk mengejar target tanam dalam memitigasi dampak El Nino dan meningkatkan produksi beras nasional,” kata Amran, dikutip dari Antara.

Presiden Jokowi didampingi Mentan Andi Amran Sulaiman mengunjungi panen padi sekaligus gerakan olah tanah dan percepat tanam di hamparan persawahan yang diairi Bendung Daerah Irigasi Gumbasa, Kabupaten Sigi.

"Saya melihat  hasil panen padi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah itu bagus, bisa 6 sampai 6,2 ton per hektare,” demikian dikatakan Presiden Jokowi pada kunjungan tersebut di lahan pertanian Desa Pandere, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tengah.

Presiden Jokowi mengapresiasi upaya Mentan Amran Sulaiman dalam meningkatkan produksi beras nasional dan menghadapi dampak El Nino melalui gerakan percepatan tanam. Percepatan tanam tersebut dengan menggunakan alat mesin pertanian modern.

“Mentan mendorong untuk dipercepat penanaman kembali. Setelah panen langsung dilakukan olah tanah menggunakan traktor, mekanisasi pertanian modern sehingga mempercepat penanaman kembali," kata Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkit Program Mandek Anies, PSI Cari Jokowi Baru di Jakarta: Heru Budi jadi Kandidatnya!

Ungkit Program Mandek Anies, PSI Cari Jokowi Baru di Jakarta: Heru Budi jadi Kandidatnya!

News | Rabu, 27 Maret 2024 | 13:23 WIB

Adab Jokowi Perlakukan Paspampres Usai Basuh Keringat Bikin Geleng-geleng

Adab Jokowi Perlakukan Paspampres Usai Basuh Keringat Bikin Geleng-geleng

News | Rabu, 27 Maret 2024 | 13:20 WIB

Jokowi Yakin Peringkat Timnas Makin Gacor Usai Libas Vietnam Tiga Gol Tanpa Balasan

Jokowi Yakin Peringkat Timnas Makin Gacor Usai Libas Vietnam Tiga Gol Tanpa Balasan

Kotak Suara | Rabu, 27 Maret 2024 | 12:42 WIB

Tiga Gol Timnas ke Gawang Vietnam Bikin Jokowi dan Menteri Loncat Kegirangan

Tiga Gol Timnas ke Gawang Vietnam Bikin Jokowi dan Menteri Loncat Kegirangan

Kotak Suara | Rabu, 27 Maret 2024 | 11:54 WIB

Jokowi: Timnas Indonesia Selangkah Lagi Melaju ke Fase Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Jokowi: Timnas Indonesia Selangkah Lagi Melaju ke Fase Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 27 Maret 2024 | 11:46 WIB

Seret Nama Luhut, Bahlil hingga Erick Thohir, Kubu AMIN: Jokowi Kerahkan Para Menteri buat Menangkan Prabowo-Gibran

Seret Nama Luhut, Bahlil hingga Erick Thohir, Kubu AMIN: Jokowi Kerahkan Para Menteri buat Menangkan Prabowo-Gibran

Kotak Suara | Rabu, 27 Maret 2024 | 11:09 WIB

Terkini

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 22:44 WIB

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 21:45 WIB

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:16 WIB

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:05 WIB

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:34 WIB

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:47 WIB

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:12 WIB

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:00 WIB