Panen Padi di Sigi Meningkat 4 Kali Lipat, Menteri Pertanian Ungkap Metode Tanamnya

M Nurhadi

Rabu, 27 Maret 2024 | 13:36 WIB
Panen Padi di Sigi Meningkat 4 Kali Lipat, Menteri Pertanian Ungkap Metode Tanamnya
Presiden Jokowi dan menteri pertanian Amran Sulaiman di Sigi [Kementan]

Suara.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa indeks pertanaman (IP) padi di Provinsi Sulawesi Tengah mengalami peningkatan yang signifikan. Dulu, masa tanam padi di Kabupaten Sigi hanya sekali setahun, tetapi sekarang sudah meningkat menjadi dua hingga empat kali.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Amran saat menemani Presiden Joko Widodo dalam kunjungan panen padi dan gerakan percepatan tanam di wilayah persawahan yang disuplai oleh Bendung Daerah Irigasi Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulteng.

Amran menjelaskan bahwa masa tanam padi dapat dipengaruhi oleh cara panen yang dilakukan petani. Jika panen dilakukan secara manual, maka masa tanam padi hanya bisa dilakukan dua kali setahun. Namun, dengan menggunakan alat mesin pertanian, petani dapat menanam padi hingga tiga hingga empat kali dalam setahun.

"Kita menggunakan mekanisasi pertanian yaitu combine harvester, traktor roda empat dan rice transplanter itu bisa tanam tiga kali setahun sehingga produktivitas dan produksi meningkat. Biayanya bisa ditekan 40 sampai 50 persen per hektare,” ujar Amran, dikutip dari Antara.

Kementan mencatat luas baku sawah Kabupaten Sigi sebesar 13.823 hektare. Bendung Daerah Irigasi Humbasa yang ada di daerah tersebut mampu mengairi persawahan seluas 8.000 hektare.

Amran menuturkan rencana panen padi di Kabupaten sigi pada Maret sebesar 1349 hektare dan April 1375 hektar. Sementara rencana panen padi di Kecamatan Gumbasa pada Maret-April sebesar 854 hektar. Harga gabah di petani saat ini Rp 7.000 per kg dengan biaya produksi berkisar Rp 6 sampai Rp 7 juta per hektar.

“Adapun luas hamparan panen di Desa Pandere, Kecamatan Gumbasa seluas 266 hektare. Varietas padi yang dipanen yaitu Mekongga dengan produktivitasnya 6,2 ton per hektare,” kata Amran.

Dalam kesempatan itu, Amran juga mengatakan kunjungan Presiden Jokowi di Kabupaten Sigi salah satunya untuk melihat langsung percepatan tanam atau tanam culik, dimana selesai panen langsung melakukan olah tanah dan langsung tanam.

Kegiatan pertanian di daerah tersebut secara keseluruhan dilakukan dengan menggunakan mekanisasi guna meningkatkan produksi padi atau beras dalam negeri, sekaligus demi kesejahteraan petani.

baca juga

“Percepatan tanam merupakan langkah kongkret untuk mengejar target tanam dalam memitigasi dampak El Nino dan meningkatkan produksi beras nasional,” kata Amran, dikutip dari Antara.

Presiden Jokowi didampingi Mentan Andi Amran Sulaiman mengunjungi panen padi sekaligus gerakan olah tanah dan percepat tanam di hamparan persawahan yang diairi Bendung Daerah Irigasi Gumbasa, Kabupaten Sigi.

"Saya melihat  hasil panen padi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah itu bagus, bisa 6 sampai 6,2 ton per hektare,” demikian dikatakan Presiden Jokowi pada kunjungan tersebut di lahan pertanian Desa Pandere, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tengah.

Presiden Jokowi mengapresiasi upaya Mentan Amran Sulaiman dalam meningkatkan produksi beras nasional dan menghadapi dampak El Nino melalui gerakan percepatan tanam. Percepatan tanam tersebut dengan menggunakan alat mesin pertanian modern.

“Mentan mendorong untuk dipercepat penanaman kembali. Setelah panen langsung dilakukan olah tanah menggunakan traktor, mekanisasi pertanian modern sehingga mempercepat penanaman kembali," kata Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkit Program Mandek Anies, PSI Cari Jokowi Baru di Jakarta: Heru Budi jadi Kandidatnya!

Ungkit Program Mandek Anies, PSI Cari Jokowi Baru di Jakarta: Heru Budi jadi Kandidatnya!

News | Rabu, 27 Maret 2024 | 13:23 WIB

Adab Jokowi Perlakukan Paspampres Usai Basuh Keringat Bikin Geleng-geleng

Adab Jokowi Perlakukan Paspampres Usai Basuh Keringat Bikin Geleng-geleng

News | Rabu, 27 Maret 2024 | 13:20 WIB

Jokowi Yakin Peringkat Timnas Makin Gacor Usai Libas Vietnam Tiga Gol Tanpa Balasan

Jokowi Yakin Peringkat Timnas Makin Gacor Usai Libas Vietnam Tiga Gol Tanpa Balasan

Kotak Suara | Rabu, 27 Maret 2024 | 12:42 WIB

Tiga Gol Timnas ke Gawang Vietnam Bikin Jokowi dan Menteri Loncat Kegirangan

Tiga Gol Timnas ke Gawang Vietnam Bikin Jokowi dan Menteri Loncat Kegirangan

Kotak Suara | Rabu, 27 Maret 2024 | 11:54 WIB

Jokowi: Timnas Indonesia Selangkah Lagi Melaju ke Fase Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Jokowi: Timnas Indonesia Selangkah Lagi Melaju ke Fase Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 27 Maret 2024 | 11:46 WIB

Seret Nama Luhut, Bahlil hingga Erick Thohir, Kubu AMIN: Jokowi Kerahkan Para Menteri buat Menangkan Prabowo-Gibran

Seret Nama Luhut, Bahlil hingga Erick Thohir, Kubu AMIN: Jokowi Kerahkan Para Menteri buat Menangkan Prabowo-Gibran

Kotak Suara | Rabu, 27 Maret 2024 | 11:09 WIB

Terkini

Bahaya Menggunakan Krim Malam Racikan Tanpa BPOM dalam Jangka Panjang, Efeknya Bisa Permanen?

Bahaya Menggunakan Krim Malam Racikan Tanpa BPOM dalam Jangka Panjang, Efeknya Bisa Permanen?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:14 WIB

Tak Jera, IRT di Medan Kembali Jual Ganja Padahal Baru Keluar Penjara

Tak Jera, IRT di Medan Kembali Jual Ganja Padahal Baru Keluar Penjara

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 16:14 WIB

Tugas Pertama Suahasil Gantikan Purbaya: APBN Harus Sehat

Tugas Pertama Suahasil Gantikan Purbaya: APBN Harus Sehat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:13 WIB

Suahasil Nazara Dilantik Menkeu usai Purbaya Pamer Capaian di DPD

Suahasil Nazara Dilantik Menkeu usai Purbaya Pamer Capaian di DPD

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:13 WIB

Sebelum Dicopot Prabowo! Purbaya Sempat Kritik Pemda yang 'Hobi' Simpan Uang di Bank

Sebelum Dicopot Prabowo! Purbaya Sempat Kritik Pemda yang 'Hobi' Simpan Uang di Bank

News | Senin, 14 September 2026 | 16:11 WIB

Semua Laga Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Tayang di TV

Semua Laga Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Tayang di TV

Bola | Senin, 14 September 2026 | 16:11 WIB

Terima Suap Rp11,4 Miliar, Hak Politik Ade Kuswara Kunang Dicabut 10 Tahun

Terima Suap Rp11,4 Miliar, Hak Politik Ade Kuswara Kunang Dicabut 10 Tahun

Bekaci | Senin, 14 September 2026 | 16:11 WIB

Nongkrong Cantik di Oemah Boto Dapat Cashback 30% Pakai QRIS BRImo

Nongkrong Cantik di Oemah Boto Dapat Cashback 30% Pakai QRIS BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 16:10 WIB

Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC

Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 16:10 WIB

Karhutla Jadi Sorotan Dunia, Mengapa Respons Pemerintah Masih Santai?

Karhutla Jadi Sorotan Dunia, Mengapa Respons Pemerintah Masih Santai?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 16:10 WIB

×