Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tingkatkan Performa Logistik dengan Inovasi Angkutan Open Side Container

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 29 Maret 2024 | 10:05 WIB
Tingkatkan Performa Logistik dengan Inovasi Angkutan Open Side Container
KALOG Plus menawarkan ragam pengangkutan kontainer yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Suara.com - Logistik menjadi salah satu pendorong ekonomi nasional. Mengambil peranan besar bagi roda perekonomian Indonesia, KAI Logistik terus menegaskan komitmen dalam menyempurnakan layanan jasa logistik yang ditawarkan salah satunya melalui inovasi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan.

“Inovasi selalu menjadi bagian dari komitmen penyempurnaan layanan di seluruh segmen produk, termasuk KALOG Plus melalui layanan kontainer bukaan samping (open side container) yang ditawarkan untuk pengangkutan general cargo melalui layanan distribusi kontainer berbasis kereta api,” kata Direktur Utama KAI Logistik, TLN Ahmad Malik Syah ditulis Jumat (29/3/2024).

Pada layanan angkutan kontainer, KALOG Plus menawarkan ragam pengangkutan kontainer yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan seperti dry container standard, dry container high cube, reefer container (kontainer berpendingin) hingga open side container.

Pengangkutan menggunakan open side container memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelaku bisnis seperti keleluasaan dalam melakukan pemuatan atau pembongkaran barang ke dalam kontainer (stuffing/stripping) di area loading dock yang terbatas, hingga meningkatkan aksesibilitas dalam penataan barang di dalam kontainer yang menggunakan bantuan forklift dan palet.

“Proses pemuatan dan pembongkaran merupakan proses rantai pasok yang penting. Dengan terwujudnya proses pemuatan dan pembongkaran yang efektif dan efisien mampu mempersingkat lead time logistik, yang akan berdampak pada rantai pasok yang lebih efektif dan mendorong peningkatan performa logistik” jelas pria yang akrab disapa Malik.

Sejak 2020, KAI Logistik telah menawarkan layanan kontainer menggunakan open side container dan mendapatkan tanggapan yang positif dari pelaku bisnis. Tingkat utilisasi open side container selalu menyentuh angka yang optimal terutama masa peak season seperti Idul Fitri dan Nataru.

Untuk itu, secara bertahap KAI Logistik selalu meningkatkan jumlah kontainer untuk memenuhi jumlah permintaan yang terus meningkat dan menjadi kekuatan sumber daya produksi. Di tahun 2023, KAI Logistik telah menambah open side container berukuran lebih besar yaitu 40 feet sejumlah 10 unit dan melengkapi 75 unit lainnya berukuran 20 feet.

Layanan angkutan open side container tersedia untuk kontainer berukuran 20 feet ataupun 40 feet dan melayani rute distribusi seluruh KA Kontainer yang dioperasikan KAI Logistik yaitu Jakarta-Surabaya (perjalanan pulang-pergi), Jakarta-Semarang (perjalanan pulang-pergi), dan Karawang-Surabaya (perjalanan pulang-pergi).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kehadiran Teknologi Buat Bisnis Logistik Makin Cuan

Kehadiran Teknologi Buat Bisnis Logistik Makin Cuan

Bisnis | Kamis, 28 Maret 2024 | 12:30 WIB

KA Majapahit Tampil Baru, Mudik dengan Interior dan Kursi Gerbong Lebih Lega

KA Majapahit Tampil Baru, Mudik dengan Interior dan Kursi Gerbong Lebih Lega

Bisnis | Senin, 25 Maret 2024 | 16:53 WIB

Tinjau Warga Terdampak Banjir di Semarang, Anggota Komisi VIII Serahkan Bantuan Logistik

Tinjau Warga Terdampak Banjir di Semarang, Anggota Komisi VIII Serahkan Bantuan Logistik

DPR | Sabtu, 23 Maret 2024 | 15:59 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB