Iran Serang Israel, Harga Minyak dunia Justru Turun

Achmad Fauzi

Selasa, 16 April 2024 | 08:21 WIB
Iran Serang Israel, Harga Minyak dunia Justru Turun
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia justru turun pada penutupan perdagangan Senin (15/4), setelah Iran menyerang Israel dengan drone-nya. Kondisi ini dinilai para analis bahwa serangan Iran tersebut tidak terlalu berpengaruh pada pasar.

Seperti dilansir dari Reuters, minyak mentah brent berjangka untuk pengiriman bulan Juni ditutup seharga USD 90,10 per barel, turun 35 sen, atau 0,4 persen. Sedangkan, minyak mentah berjangka AS untuk pengiriman Mei turun 25 sen, atau 0,3 persen, menjadi USD 85,41 per barel.

Namun demikian, harga minyak acuan berbalik meningkat pada hari Jumat untuk mengantisipasi serangan balasan Iran, di mana mencapai level tertinggi sejak Oktober.

Intersepsi Israel terhadap serangan Iran, yang melibatkan lebih dari 300 rudal dan drone, meredakan kekhawatiran akan konflik regional yang mempengaruhi lalu lintas minyak melalui Timur Tengah.

"Keberhasilan pertahanan Israel menyiratkan bahwa risiko geopolitik telah berkurang secara signifikan," ujar Bob Yawger, direktur energi berjangka di bank Mizuho yang dikutip Selasa (16/4/2024).

Yawger melanjutkan, penurunan harga minyak mentah dunia ini didukung dari data penjualan ritel AS yang kuat. Sehingga, meningkatkan kemungkinan bahwa suku bunga di negeri paman sam itu akan tetap tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama yang bisa mengurangi permintaan minyak.

"Istilah kunci dalam keseluruhan skenario ini adalah penghancuran permintaan," jelas dia.

Sementara, analis Kpler, Viktor Katona mengemukakaan, pernyataan Iran bahwa pembalasannya telah berakhir telah semakin menurunkan suhu geopolitik.

Serangan itu, yang disebut Iran sebagai pembalasan atas serangan udara terhadap konsulatnya di Damaskus, hanya menyebabkan kerusakan ringan.

baca juga

Iran memproduksi lebih dari 3 juta barel minyak mentah per hari sebagai produsen utama dalam Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Permusuhan di Timur Tengah yang berpusat pada konflik Israel-Hamas di Gaza sejauh ini hanya berdampak kecil terhadap pasokan minyak.

"Jika krisis ini tidak meningkat ke titik yang menciptakan gangguan pasokan, maka akan ada risiko penurunan seiring berjalannya waktu, namun hal ini hanya terjadi jika sudah jelas bahwa Israel telah memilih respons yang terukur," kata Amrita Sen, pendiri dan direktur penelitian di Energy Aspects.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Menkeu Sebut Serangan Iran ke Israel Bisa Gebuk Pertumbuhan Ekonomi RI

Eks Menkeu Sebut Serangan Iran ke Israel Bisa Gebuk Pertumbuhan Ekonomi RI

Bisnis | Senin, 15 April 2024 | 17:19 WIB

Daftar Dampak Penyerangan Iran ke Israel Terhadap Ekonomi RI

Daftar Dampak Penyerangan Iran ke Israel Terhadap Ekonomi RI

Bisnis | Senin, 15 April 2024 | 16:58 WIB

Jatuhkan Drone Iran, Ini Sejarah Hubungan Yordania dan Israel

Jatuhkan Drone Iran, Ini Sejarah Hubungan Yordania dan Israel

News | Senin, 15 April 2024 | 14:25 WIB

Terkini

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:50 WIB

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:45 WIB

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:36 WIB

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:31 WIB

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 20:26 WIB

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:23 WIB

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 20:22 WIB

Trend Renting Generation: Gaya Hidup Serba Nyewa, Solusi atau Jebakan?

Trend Renting Generation: Gaya Hidup Serba Nyewa, Solusi atau Jebakan?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 20:15 WIB

4 Lip Balm Rasa Cokelat untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

4 Lip Balm Rasa Cokelat untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:10 WIB

MagangHub Batch 3 Masuki Tahap Rekrutmen, Pengusulan Peserta Dibuka hingga 11 November

MagangHub Batch 3 Masuki Tahap Rekrutmen, Pengusulan Peserta Dibuka hingga 11 November

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:08 WIB

×