Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Perhatian Emak-emak! Harga Bawang Merah Lagi Ngamuk Jadi Rp 42.000/kg

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 22 April 2024 | 15:42 WIB
Perhatian Emak-emak! Harga Bawang Merah Lagi Ngamuk Jadi Rp 42.000/kg
Pedagang menata barang dagangannya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Senin (29/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Harga pangan mulai merangkak naik setelah masa ramadan dan lebaran, salah satunya pada komoditas bawang merah. Harga bawang merah mengalami kenaikan signifikan di 289 Kabupaten/Kota di Indonesia, melonjak 18,48% dibandingkan minggu ketiga Maret 2024.

Data tersebut disampaikan oleh Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar, dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi pada Senin (22/4/2024).

"Kalau kita lihat Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan harga, 289 Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan harga bawang merah pada minggu ketiga April 2024," ujar Amalia seperti yang dikutip dari Youtube Kemendagri.

Pemandangan aktivitas jual beli sepekan setelah lebaran di Pasar Karangayu, Kota Semarang, Selasa (16/4/24) [Suara.com/Ikhsan]
Pemandangan aktivitas jual beli sepekan setelah lebaran di Pasar Karangayu, Kota Semarang, Selasa (16/4/24) [Suara.com/Ikhsan]

Dia mengungkapkan, Harga bawang merah nasional mencapai rata-rata Rp 42.200 per kilogram pada minggu ketiga April 2024, naik dari Rp 37.613/kg di minggu sebelumnya. Wilayah yang mengalami kenaikan harga bawang merah bertambah dari 236 menjadi 289 kabupaten/kota.

Tak hanya bawang merah, komoditas sejenis bawang putih juga naik harga menjadi rata-rata nasional sebesar Rp 43.507/kg atau naik 3,92%. Kenaikan harga bawang putih ini, terjadi di 260 Kabupaten/Kota.

Harga daging ayam ras juga mengalami kenaikan di 165 Kabupaten/Kota mengalami kenaikan dengan harga rata-rata nasional daging ayam ras mencapai Rp 39.725/kg, naik 0,59% dari minggu sebelumnya.

Kemudian, Gula pasir juga mengalami kenaikan harga 0,75% dengan harga rata-rata nasional Rp 18.028/kg. Sebanyak 164 Kabupaten/Kota mengalami kenaikan harga gula pasir.

Berbeda dengan komoditas lain, harga beras justru mengalami deflasi dengan harga rata-rata nasional Rp 15.756/kg. Jumlah Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan harga beras pun turun dari 267 menjadi 60 Kabupaten/Kota.

"Perkembangan harga beras cukup baik," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pangan dan BBM di RI Bakal Naik Gara-gara Konflik

Harga Pangan dan BBM di RI Bakal Naik Gara-gara Konflik

Bisnis | Rabu, 17 April 2024 | 11:41 WIB

Duh! Harga Pangan Bisa Naik Imbas Serangan Iran ke Israel

Duh! Harga Pangan Bisa Naik Imbas Serangan Iran ke Israel

Bisnis | Selasa, 16 April 2024 | 09:14 WIB

Bulog Manfaatkan Fleksibiltas Harga Gabah dan Beras untuk Serap Produksi Dalam Negeri

Bulog Manfaatkan Fleksibiltas Harga Gabah dan Beras untuk Serap Produksi Dalam Negeri

Bisnis | Sabtu, 06 April 2024 | 10:47 WIB

Terkini

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:08 WIB

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:02 WIB

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:01 WIB

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:48 WIB

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:45 WIB

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat

Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB