Kondisi Ekonomi Iran di Tengah Konflik dengan Israel: Mata Uang Terpuruk, Harga Pangan Meroket

Iwan Supriyatna | Kevino Dwi Velrahga | Suara.com

Selasa, 23 April 2024 | 07:23 WIB
Kondisi Ekonomi Iran di Tengah Konflik dengan Israel: Mata Uang Terpuruk, Harga Pangan Meroket
Demonstran mengibarkan bendera Iran dan bendera Palestina saat mereka berkumpul setelah Iran melancarkan serangan drone dan rudal ke Israel di Lapangan Palestina di Teheran, Iran, Minggu (14/4/2024). [ATTA KENARE / AFP]

Suara.com - Di tengah meningkatnya konflik dengan Israel, ekonomi Iran kian memburuk. Tingkat inflasi tahunan di iran sudah berada di kisaran 40 persen sehingga berdampak pada kenaikan harga barang kebutuhan dasar.

Anggota Parlemen Iran, Lotfollah Siahkali, memberitahu bahwa cadangan keuangan Iran telah mencapai titik kritis. Ia menegaskan kepada pemerintah Iran untuk berhenti menguras sumber daya dari rakyatnya.

“Kantong rakyat terkoyak. Kalau sampai sekarang kita mau pakai uang rakyat itu sudah tidak mungkin,” ujar Siahkali dikutip dari Iran International pada Senin (22/4).

Siahkali memperkirakan bahwa hidup di Iran akan menjadi lebih sulit di paruh kedua tahun ini. Sebab, ada tantangan ekonomi yang sedang berlangsung termasuk melonjaknya harga pangan, harga bahan bakar, dan tingginya angka pengangguran di negara tersebut.

Pendapatnya itu tersebut muncul sebagai respons terhadap perubahan signifikan di pasar mata uang pada awal tahun (pertengahan Maret), yang telah memicu ekspektasi inflasi.

Siahkali mengkritik kurangnya stabilitas di pasar ekonomi Iran yang menyebabkan masyarakat beralih ke aset ekonomi dan mata uang yang lebih stabil seperti dolar Amerika Serikat, emas, dan real estate untuk menjaga daya beli terhadap depresiasi mata uang rial.

Menurutnya, mata uang rial, telah terpuruk secara dramatis sejak Amerika Serikat menarik diri dari perjanjian nuklir pada tahun 2018 dan penerapan kembali sanksi yang berdampak pada sektor-sektor utama seperti ekspor minyak dan perbankan.

Diketahui setelah serangan militer dan drone Iran terhadap Israel pada 13 April 2024 lalu, rial sempat mengalami penurunan drastis dimana menyentuh 700.000 rial per dolar.

Melonjaknya Harga Pangan di Iran

Menurut laporan dari surat kabar lokal bernama Khorasan, harga bahan makanan di Iran telah meroket sejak awal Tahun Baru Iran dan bulan Ramadan, Maret 2024. Kacang-kacangan mengalami kenaikan harga sebesar 30% sementara harga daging merah melonjak naik sebesar 25%.

Selain itu, makanan musim panas mengalami kenaikan harga tinggi sebesar 50%, diikuti dengan beras dan beberapa jenis makanan lainnya yang mengalami kenaikan mulai dari 10% hingga 15%.

Mengutip dari Iran International, Kepala Persatuan Bank Pangan Provinsi Teheran, Reza Kangari, berujar bahwa beberapa jenis pangan mengalami kenaikan sebesar 30% akibat depresiasi nilai tukar rial dan kekurangan pasokan.

Ketika kesengsaraan ekonomi semakin parah akibat melonjaknya harga pangan, warga Iran menghadapi berkurangnya pilihan dan kenaikan harga yang memberikan gambaran suram ke depan. Apalagi hal ini diikuti dengan ancaman perang terbuka dengan Israel yang tentu akan memperburuk semuanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AJI Jakarta Dukung Aksi Boikot Serikat Pekerja Google dan Amazon, yang Protes Kerja Sama dengan Israel

AJI Jakarta Dukung Aksi Boikot Serikat Pekerja Google dan Amazon, yang Protes Kerja Sama dengan Israel

Tekno | Senin, 22 April 2024 | 17:55 WIB

Bandara Tel Aviv Israel Sepi, Maskapai Penerbangan Lebih Pilih Cari Aman

Bandara Tel Aviv Israel Sepi, Maskapai Penerbangan Lebih Pilih Cari Aman

Bisnis | Senin, 22 April 2024 | 15:28 WIB

Melihat Perekonomian Iran di Tengah Memanasnya Perang dengan Israel

Melihat Perekonomian Iran di Tengah Memanasnya Perang dengan Israel

Bisnis | Senin, 22 April 2024 | 15:18 WIB

Terkini

285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini

285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:03 WIB

Kemenhub Ungkap Faktor Utama Penyebab Kecelakaan Saat Arus Balik

Kemenhub Ungkap Faktor Utama Penyebab Kecelakaan Saat Arus Balik

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:54 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:44 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:42 WIB

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:15 WIB

200 Ribu Pekerjaan Perbankan Bakal Hilang, Bank Mulai PHK Karyawan dan Tutup Cabang

200 Ribu Pekerjaan Perbankan Bakal Hilang, Bank Mulai PHK Karyawan dan Tutup Cabang

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:30 WIB

124 Truk Bandel Langgar Aturan Mudik, Kemenhub Ancam Bekukan Izin

124 Truk Bandel Langgar Aturan Mudik, Kemenhub Ancam Bekukan Izin

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:29 WIB

Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.843.000/Gram Hari Ini

Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.843.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:12 WIB

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:38 WIB

OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri

OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:28 WIB