Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Profil Pendiri Sriwijaya Air yang Jadi Tersangka Korupsi PT Timah

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 28 April 2024 | 12:35 WIB
Profil Pendiri Sriwijaya Air yang Jadi Tersangka Korupsi PT Timah
Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pemilik PT Sriwijaya Air, Hendry Lie, dan adiknya, Fandy Lingga, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan tata niaga komoditi timah di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk (TINS) pada rentang waktu 2015-2022. Selain keduanya, terdapat 3 tersangka lain yang juga baru ditetapkan oleh Kejagung.

Hendry Lie dan Fandy Lingga, yang berasal dari PT TIN, diduga terlibat dalam pembentukan dua perusahaan yang bertindak sebagai boneka dan mengaku sebagai pemilik PT TIN. Perusahaan-perusahaan ini digunakan untuk menyewakan alat peleburan timah, namun sebenarnya bertujuan untuk menutupi kegiatan pertambangan ilegal yang dilakukan.

Dalam kegiatan jumpa pers pada hari Jumat (26/4), Dirdik Jampidsus Kejagung Kuntadi mengungkapkan bahwa keduanya diduga membentuk perusahaan-perusahaan yang bertindak sebagai boneka, yakni CV BPR dan CV SMS, untuk memperlancar aktivitas ilegal.

Profil Pendiri Sriwijaya Air, Hendry Lie 

Hendry Lie adalah seorang komisaris perusahaan yang tercatat di Sriwijaya Air bersama dengan kakaknya, Chandra Lie. Keduanya adalah pendiri Sriwijaya Air pada tahun 2002.

Perjalanan bisnis Sriwijaya Air ini mengalami perkembangan yang pesat. Saat pertama kali beroperasi pada tanggal 10 November 2003, maskapai ini hanya memiliki satu armada Boeing 737-200. Namun, seiring berjalannya waktu, jumlah armada pesawatnya bertambah menjadi 15 dengan tipe masih sama, yaitu Boeing.

Dalam waktu hanya 4 tahun beroperasi, maskapai ini berhasil meraih penghargaan keselamatan penerbangan dari Boeing pada tahun 2007, yaitu Boeing International Award for Safety and Maintenance of Aircraft.

Pada tahun 2013, Sriwijaya Air melengkapi bisnisnya dengan mendirikan maskapai penerbangan tambahan yang diberi nama NAM Air.

Selain itu, perusahaan tersebut juga memiliki anak perusahaan lainnya seperti sekolah penerbangan di Pangkal Pinang, yaitu National Aviation Management, serta sekolah untuk awak kabin yang dikenal dengan nama National Aircrew Management.

Namun, ekspansi tersebut tidak berlangsung lama karena Sriwijaya Air menghadapi masalah keuangan yang cukup serius, terutama karena harus menanggung beban utang yang besar. Situasi semakin memburuk setelah Sriwijaya Air mengakhiri kemitraan dengan Garuda Indonesia pada tahun 2019.

Sebelum Sriwijaya Air mengalami masalah keuangan dan memutuskan kerjasama dengan Garuda Indonesia, Hendry sebelumnya menjabat sebagai Presiden Komisaris Sriwijaya Air.

Namun hingga kini, meskipun sudah ditetapkan sebagai tersangka, Hendry Lie belum ditahan oleh Kejaksaan Agung karena alasan sakit. "HL, yang sebelumnya dipanggil sebagai saksi namun tidak hadir karena alasan sakit, akan segera dipanggil kembali sebagai tersangka oleh tim penyidik," kata Dirdik Jampidsus Kejaksaan Agung, Kuntadi, pada hari Sabtu (27/4/2024).

Dalam kasus yang sedang dihadapinya saat ini, Hendry merupakan pihak swasta, yakni sebagai Beneficiary Owner PT TIN. Ia ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Fandy Lingga alias FL, yang menjabat sebagai Marketing PT TIN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akun Instagram Sandra Dewi Kembali Aktif, Isinya Berubah Drastis!

Akun Instagram Sandra Dewi Kembali Aktif, Isinya Berubah Drastis!

Entertainment | Minggu, 28 April 2024 | 11:16 WIB

Pajak 2 Ferrari Harvey Moeis Bisa Beli 1 Toyota Avanza Baru Setiap Tahun

Pajak 2 Ferrari Harvey Moeis Bisa Beli 1 Toyota Avanza Baru Setiap Tahun

Otomotif | Sabtu, 27 April 2024 | 21:34 WIB

Skenario Harta Sandra Dewi Bisa Disita Meski Sudah Pisah Harta dengan Harvey Moeis

Skenario Harta Sandra Dewi Bisa Disita Meski Sudah Pisah Harta dengan Harvey Moeis

Lifestyle | Sabtu, 27 April 2024 | 19:42 WIB

Raffi Ahmad Diramal Bakal Terseret Kasus Korupsi, Warganet Sebut Nama Salah Satu Menteri Ini

Raffi Ahmad Diramal Bakal Terseret Kasus Korupsi, Warganet Sebut Nama Salah Satu Menteri Ini

Lifestyle | Sabtu, 27 April 2024 | 08:57 WIB

Ini Identitas dan Peran 5 Tersangka Baru Kasus Korupsi Komoditas Timah Rp271 T

Ini Identitas dan Peran 5 Tersangka Baru Kasus Korupsi Komoditas Timah Rp271 T

News | Sabtu, 27 April 2024 | 08:31 WIB

Kejagung Beberkan Peran Lima Tersangka Baru di Kasus Korupsi Timah

Kejagung Beberkan Peran Lima Tersangka Baru di Kasus Korupsi Timah

News | Sabtu, 27 April 2024 | 00:17 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB