Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Perempuan di Bisnis Pariwisata: Terhambat Ketidaksetaraan Gender dalam Struktur Sosial

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Kamis, 02 Mei 2024 | 14:55 WIB
Perempuan di Bisnis Pariwisata: Terhambat Ketidaksetaraan Gender dalam Struktur Sosial
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo [Kemenparekraf].

Suara.com - Ibu Kartini sebagai tokoh perempuan paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia yang menjadi simbol kesetaraan gender diperkenalkan dalam The 2nd UN Tourism Regional Conference on the Empowerment of Women in Tourism in Asia and The Pacific. Atau Konferensi Regional Pariwisata PBB kedua Tentang Pemberdayaan Perempuan, yang berlangsung di Kabupaten Badung, Bali, pada 2-4 Mei 2024.

Dikutip dari kantor berita Antara, konferensi ini mengupas pemberdayaan perempuan dalam sektor pariwisata.

"Ada satu kutipan terkenal Ibu Kartini, yaitu, "Sampai kapan pun, kemajuan perempuan itu menjadi faktor penting dalam peradaban bangsa", dan saya sangat setuju," papar Angela Tanoesoedibjo, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) saat membuka acara, dan mengenalkan sosok Raden Ajeng Kartini kepada delegasi yang hadir dalam acara itu.

"Pemberdayaan perempuan bukan sekadar soal pencapaian kesetaraan dan hak asasi manusia. Namun dengan pemberdayaan perempuan, menghasilkan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan," lanjut Angela Tanoesoedibjo.

Di hadapan delegasi dari sekitar 40 negara peserta, Wamenparekraf mengatakan dengan memberdayakan perempuan, sama dengan memberikan solusi iklim yang lebih baik. Pasalanya para perempuan dapat mengelola, melestarikan, dan memanfaatkan sumber daya alam.

Selanjutnya peran ini mampu mengurangi tingkat kemiskinan, kerawanan pangan, sampai meningkatkan kesejahteraan keluarga dan negara.

"Sebagai sebuah bangsa, kami telah melakukan banyak hal, mengikuti jejak Ibu Kartini mulai dari pemberian akses terhadap pendidikan, kesehatan, partisipasi ekonomi, dan politik," tandas Angela Tanoesoedibjo.

Berkat mengikuti jejak Ibu Kartini, pada 2023 Indonesia berada di peringkat ke-87 untuk kesenjangan gender global dengan angka kesetaraan gender sebesar 69,7 persen.

Pemberdayaan perempuan yang berangkat dari jejak Ibu Kartini kemudian dikaitkan dengan peran mereka di sektor pariwisata, di mana perempuan banyak mengambil peran menjadi tenaga kerja pariwisata dan wirausaha.

Melalui pariwisata akhirnya perempuan bisa saling terhubung, bertukar ide, hingga membuka cakrawala masyarakat lokal terhadap kemungkinan-kemungkinan yang dapat dilakukan perempuan.

Selanjutnya, Angela Tanoesoedibjo juga menambahkan diperlukan kerja keras lebih karena partisipasi tinggi perempuan belum selaras dengan kualitas dan posisi strategis perempuan di sektor pariwisata.

"Sekarang kita bicara tingkat UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di Indonesia yang menyumbang 97 persen lapangan kerja dan berkontribusi terhadap 61 persen PDB  (Pendapatan Domestik Bruto) Indonesia, di mana perempuan berada di garda terdepan, dengan 64 persen perempuan pemilik UMKM. Namun sebagian besar dari mereka masih belum bisa meningkatkan skala usahanya dan bertahan pada usaha tingkat mikro," lanjut Angela Tanoesoedibjo.

Sehingga, Konferensi Regional Pariwisata PBB kedua ini diharapkannya akan menjadi katalisator perubahan yang berarti bagi perempuan di sektor pariwisata, sekaligus pemberdayaan kaum Hawa di bidang ini.

"Saya percaya, pengurangan kesenjangan gender hanya bisa terjadi jika kita memiliki advokasi di tingkat tertinggi dan upaya sungguh-sungguh untuk mewujudkannya, karena kisah Ibu Kartini mengajarkan kepada kita bahwa isu ketidaksetaraan gender berakar kuat pada struktur sosial dan kekuasaan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama

Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:09 WIB

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:03 WIB

Her Name Is: Potret Perempuan Korea yang Hidup di Tengah Tekanan Patriarki

Her Name Is: Potret Perempuan Korea yang Hidup di Tengah Tekanan Patriarki

Your Say | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:46 WIB

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:18 WIB

Hak Jawab Komnas Perempuan Terkait Berita Komentar Publik atas Isu Tolak Kebiri Kiai Ashari

Hak Jawab Komnas Perempuan Terkait Berita Komentar Publik atas Isu Tolak Kebiri Kiai Ashari

Entertainment | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:52 WIB

Krisis Iklim Mengubah Politik Gender Rumah Tangga, Bagaimana Bisa?

Krisis Iklim Mengubah Politik Gender Rumah Tangga, Bagaimana Bisa?

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:09 WIB

Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM

Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:27 WIB

Menko PMK Pratikno Mengaku Selalu Ketakutan Setiap Ditelepon Menteri PPPA, Ada Apa?

Menko PMK Pratikno Mengaku Selalu Ketakutan Setiap Ditelepon Menteri PPPA, Ada Apa?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:58 WIB

Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban

Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:40 WIB

Fast Fashion dan Krisis Sampah: Bisakah Perempuan Jadi Agen Perubahan?

Fast Fashion dan Krisis Sampah: Bisakah Perempuan Jadi Agen Perubahan?

Your Say | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:13 WIB

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:10 WIB

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:52 WIB

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:01 WIB

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:46 WIB

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:39 WIB

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:35 WIB

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:28 WIB

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:16 WIB

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:05 WIB