Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Boeing 'Tertekan', Pesawat Terus Bermasalah Hingga Bikin Bos Maskapai Marah

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 15 Mei 2024 | 12:05 WIB
Boeing 'Tertekan', Pesawat Terus Bermasalah Hingga Bikin Bos Maskapai Marah
Boeing 737 Max 8 dipamerkan di Farnborough, Inggris pada Juli 2018. [Shutterstock]

Suara.com - Permasalahan yang dialami pabrikan pesawat Boeing seakan tak kunjung usai. Setelah sejumlah insiden yang melibatkan pesawat Boeing 737-Max, beberapa insiden yang melibatkan pesawat Boeing juga terus terjadi.

Beberapa diantaranya seperti insiden Boeing 787-9 milik maskapai Chili, LATAM yang mengalami masalah sehingga 50 penumpang luka-luka, kemudian kebakaran mesin memaksa pesawat Boeing 737 milik United Airlines saat melakukan pendaratan darurat di Houston.

Pada tanggal 5 Januari 2024, penerbangan Alaska Airlines AS1282 yang melayani rute antara Portland dan Ontario juga mengalami masalah. Tak lama setelah lepas landas, pesawat jenis 737-9 dari seri MAX mengalami masalah tekanan udara yang menyebabkan pintu pesawat terbuka.

Terbaru, CEO Lufthansa, Carsten Spohr, menyatakan bahwa keterlambatan pengiriman pesawat dari Boeing "sangat menjengkelkan" dan mengakibatkan kerugian besar bagi Lufthansa. Menurutnya, produsen pesawat asal AS tersebut seharusnya mampu mengatasi masalah tersebut.

Spohr berbicara secara terbuka ketika ditanya oleh Neue Zuercher Zeitung dari Swiss mengenai seberapa parah dampak kemunduran terbaru di Boeing dan penundaan pengiriman terhadap perusahaannya.

"Ini sangat menjengkelkan dan memakan banyak biaya," kata Spohr dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan akhir pekan lalu oleh AFP.

Bos Lufthansa tersebut menekankan bahwa industri penerbangan membutuhkan dua pemasok yang kuat, merujuk pada Boeing dan rivalnya di Eropa, Airbus. "Semua pihak memiliki kepentingan agar Boeing dapat kembali memproduksi pesawat berkualitas dengan lebih andal dalam waktu dekat," tambahnya.

Ketika ditanya apakah dia bisa mempertimbangkan untuk membeli pesawat dari China, Spohr meremehkan kemungkinan tersebut.

"Dengan standar keselamatan yang kami terapkan di Lufthansa Group, hal ini tidak realistis," ujarnya, dikutip via Business Insider.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Pembongkar Skandal Boeing Tiba-tiba Meninggal Misterius

Dua Pembongkar Skandal Boeing Tiba-tiba Meninggal Misterius

News | Jum'at, 03 Mei 2024 | 21:13 WIB

Baru Saja Kritik Masalah Keselamatan Pesawat, Mantan Karyawan Boeing Ditemukan Tewas

Baru Saja Kritik Masalah Keselamatan Pesawat, Mantan Karyawan Boeing Ditemukan Tewas

News | Rabu, 13 Maret 2024 | 10:44 WIB

Koleksi Kendaraan Haji Isam yang Baru Beli Pesawat Boeing: Garasi Padat Tetap Rajin Zakat

Koleksi Kendaraan Haji Isam yang Baru Beli Pesawat Boeing: Garasi Padat Tetap Rajin Zakat

Lifestyle | Jum'at, 01 Maret 2024 | 16:50 WIB

Haji Isam Beli Pesawat Rp1,5 Triliun Pakai Kaos Oblong, Speknya Bikin Melongo

Haji Isam Beli Pesawat Rp1,5 Triliun Pakai Kaos Oblong, Speknya Bikin Melongo

Bisnis | Kamis, 29 Februari 2024 | 17:42 WIB

Penampakan Pesawat Boeing Rp 1,5 Triliun yang Dibeli Haji Isam: Spesifikasi Wow, Ada Ruang Kantor

Penampakan Pesawat Boeing Rp 1,5 Triliun yang Dibeli Haji Isam: Spesifikasi Wow, Ada Ruang Kantor

Lifestyle | Kamis, 29 Februari 2024 | 10:42 WIB

Intip Kekayaan Haji Isam, Viral Usai Beli Pesawat Boeing Rp1,5 Triliun Pakai Kaus Oblong

Intip Kekayaan Haji Isam, Viral Usai Beli Pesawat Boeing Rp1,5 Triliun Pakai Kaus Oblong

Lifestyle | Kamis, 29 Februari 2024 | 10:32 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB