Meninggalnya Presiden Iran Bisa Bikin Harga Kebutuhan Naik, Jokowi Mulai Was-was

M Nurhadi Suara.Com
Selasa, 21 Mei 2024 | 15:15 WIB
Meninggalnya Presiden Iran Bisa Bikin Harga Kebutuhan Naik, Jokowi Mulai Was-was
Presiden Joko Widodo - Jokowi saat ditemui di Tapos, Depok, Jawa Barat, Selasa (7/5/2024). [Suara.com/Dicky Prastya]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Presiden Iran Ebrahim Raisi dalam kecelakaan helikopter. Beliau menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap insiden tersebut.

Di sisi lain, Jokowi mengungkapkan harapannya agar peristiwa tersebut tidak berdampak negatif pada dinamika ekonomi global, terutama terkait kenaikan harga minyak dunia.

"Kami berharap bahwa hal ini tidak akan memberikan dampak negatif pada ekonomi global, terutama dalam hal harga minyak," ujar Jokowi setelah melakukan peninjauan di lokasi banjir bandang di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada hari Selasa (21/5/2024).

Menurut Jokowi, apabila terjadi kenaikan harga minyak, dampaknya bisa tersebar ke berbagai sektor, termasuk kebutuhan hidup sehari-hari. Hal ini berpotensi menyebabkan kenaikan harga pada berbagai komoditas dan meningkatkan tingkat inflasi di Indonesia.

Ia menambahkan, kekhawatiran itu lantaran jika harga minyak naik maka bisa berdampak ke berbagai sektor. "Kenaikan harga barang dan lain-lain ya kita harapkan tidak ada dampak seperti itu," ujar Jokowi.

Tidak sesuai dengan harapan Jokowi, harga minyak dunia langsung mengalami lonjakan hanya sehari setelah insiden kecelakaan yang merenggut nyawa Raisi.

Berdasarkan laporan dari Reuters, pada hari Senin kemarin, harga minyak mentah Brent berjangka naik sebesar 10 sen atau 0,1% menjadi US$ 84,05 per barel. Sebelumnya, harga minyak mentah Brent sempat mencapai US$ 84,30 per barel, mencatatkan level tertinggi sejak 10 Mei 2024.

Di sisi lain, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk kontrak bulan Juni 2024 mengalami penurunan tipis sebesar 5 sen menjadi US$ 80,01 per barel. Penurunan tersebut terjadi setelah harga WTI sempat mencapai US$ 80,23 per barel pada tanggal 1 Mei lalu. Sementara untuk kontrak berjangka WTI bulan Juli yang aktif, harga berada pada level US$ 83,75, mengalami kenaikan sebesar 12 sen atau 0,1%.

Iran sendiri merupakan salah satu kekuatan utama dalam industri minyak dunia. Negara ini merupakan produsen minyak terbesar ketiga yang merupakan anggota dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC). Produksi minyak Iran mencapai sekitar 3 juta barel per hari atau sekitar 3% dari total pasokan minyak global.

Baca Juga: Semringah Saat Temu Puan, Jokowi Bahas Pertemuan dengan Mega?

Dalam dua tahun terakhir, produksi minyak mentah Iran telah meningkat pesat. Pada bulan Maret 2024, produksi minyak mentah Iran mencapai sekitar 1,61 juta BOPD menurut data dari Kpler. Angka tersebut merupakan yang tertinggi sejak Mei 2023 ketika produksi mencapai 1,68 juta BOPD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI