Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Profil Pabrik PT Kahaptex Textile, Siapa Pemiliknya?

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 21 Mei 2024 | 15:32 WIB
Profil Pabrik PT Kahaptex Textile, Siapa Pemiliknya?
[Suara.com/Ema Rohimah]

Suara.com - Kebakaran yang terjadi di pabrik tekstil PT Kahaptex mengharuskan lima unit damkar turun ke lokasi untuk memadamkan api yang berkobar.

Kerugian jelas akan diperhitungkan, dan penyelidikan pada penyebab dan korban akan dilakukan. Namun sekilas tentang profil PT Kahaptex dan profil pemiliknya dapat Anda lihat di sini.

Profil PT Kahaptex

PT Kahaptex didirikan pada tahun 2002. bermula sebagai sebuah perusahaan manufaktur tekstil dengan spesialisasi rajut, di tahun 2003 kemudian dilakukan perluasan bidang bisnis ke area celupan, dan kini tengah mengembangkan sektor printing.

Kantornya beralamat di Jalan Prapatan Jl. Raya Kedep, Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, 16962. Pada situs tersebut diinformasikan jumlah total karyawan berkisar antara 1001 hingga 5000 orang.

Tidak banyak informasi yang dapat diperoleh mengenai perusahaan ini, selain bahwa perusahaan tersebut memiliki kapasitas produksi yang cukup besar.

Siapa Pemiliknya?

Pada berita yang dimuat di beberapa media terkait kebakaran yang terjadi, nama Susi Hayanti muncul sebagai perwakilan PT Kahaptex. Ia mengungkapkan bahwa kebakaran terjadi saat pegawai sedang beristirahat, namun belum ada keterangan lebih lanjut yang dapat diberikan.

Namun demikian Susi Hayanti diketahui merupakan seorang direktur pada perusahaan tersebut. Pemiliknya yakni Rudi Yanto yang pernah didokumentasikan oleh media ketika melakukan upacara Hari Ulang Tahun Republik indonesia ke-77, yang melibatkan PT Kahaptex dan acara pemberian santunan pada ratusan anak yatim dan dhuafa di halaman perusahaan tersebut.

Kebakaran yang Melanda Pabriknya

Kebakaran sendiri diberitakan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, pada Senin, 20 Mei 2024 lalu. Lima armada pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan api yang berkobar, yakni dari Sektor Gunung Putri, Cileungsi, Citeureup, Cibinong, dan perbantuan dari Damkar sektor Tapos.

Menurut petugas yang bertanggungjawab di sana, tidak ada korban jiwa pada peristiwa kebakaran yang sempat membuat panik warga sekitar. Api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat, meski memang sebenarnya banyak bahan yang mudah terbakar pada lokasi pabrik tersebut.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beroperasi 6 Bulan Tanpa Dicurigai Warga, Pabrik Rumahan Narkoba Pil PCC di Citereup Ternyata Pakai Alat Peredam

Beroperasi 6 Bulan Tanpa Dicurigai Warga, Pabrik Rumahan Narkoba Pil PCC di Citereup Ternyata Pakai Alat Peredam

News | Selasa, 21 Mei 2024 | 14:51 WIB

Musim Giling PTPN 1 Mulai dengan Petik Tebu Manten, Dorong Ekonomi Warga Jatiroto

Musim Giling PTPN 1 Mulai dengan Petik Tebu Manten, Dorong Ekonomi Warga Jatiroto

Bisnis | Senin, 20 Mei 2024 | 07:44 WIB

Polda Metro Jaya Gerebek Pabrik Narkoba di Citeureup, 1,2 Juta Pil PCC Disita Sebagai Barang Bukti

Polda Metro Jaya Gerebek Pabrik Narkoba di Citeureup, 1,2 Juta Pil PCC Disita Sebagai Barang Bukti

News | Sabtu, 18 Mei 2024 | 10:48 WIB

Pabrik Semen Tertua Milik BUMN Resmi jadi Warisan Dunia UNESCO, Erick Thohir Bilang Begini

Pabrik Semen Tertua Milik BUMN Resmi jadi Warisan Dunia UNESCO, Erick Thohir Bilang Begini

Bisnis | Kamis, 16 Mei 2024 | 06:48 WIB

Tiga Pabrik Motor Listrik China Dibangun Bersamaan di Tanah Air, Aismoli: Indonesia Seksi

Tiga Pabrik Motor Listrik China Dibangun Bersamaan di Tanah Air, Aismoli: Indonesia Seksi

Otomotif | Selasa, 14 Mei 2024 | 20:19 WIB

Setelah Sunra dan Yadea, AIMA Jadi Merek Motor Listrik Ketiga yang Bangun Pabrik di Indonesia

Setelah Sunra dan Yadea, AIMA Jadi Merek Motor Listrik Ketiga yang Bangun Pabrik di Indonesia

Otomotif | Selasa, 14 Mei 2024 | 19:13 WIB

Terkini

Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor

Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:20 WIB

Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG

Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:16 WIB

Kehadiran Dasco Belum Jadi Sentimen Positif, IHSG Makin Ambruk 3,46%

Kehadiran Dasco Belum Jadi Sentimen Positif, IHSG Makin Ambruk 3,46%

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:02 WIB

Perusahaan Entertaiment Jumbo Mau IPO, Clue-nya Miliki Kebun Binatang

Perusahaan Entertaiment Jumbo Mau IPO, Clue-nya Miliki Kebun Binatang

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:48 WIB

Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara

Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:32 WIB

Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global

Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:31 WIB

Developer RI Kini Bisa Bangun AI Trading Langsung ke Bursa Kripto

Developer RI Kini Bisa Bangun AI Trading Langsung ke Bursa Kripto

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:11 WIB

Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026

Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:02 WIB

Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar

Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:34 WIB

Kebun Binatang Raksasa RI Siap Melantai di BEI, Taman Safari Segera IPO?

Kebun Binatang Raksasa RI Siap Melantai di BEI, Taman Safari Segera IPO?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:17 WIB