Apolos Bagau Fokus Bangun SDM Anak Asli Papua

Iwan Supriyatna

Kamis, 23 Mei 2024 | 05:28 WIB
Apolos Bagau Fokus Bangun SDM Anak Asli Papua
Apolos Bagau memanfaatkan kesempatan di sela-sela pelaporan pertanggungjawaban dirinya selaku Penjabat Bupati Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah.

Suara.com - Apolos Bagau memanfaatkan kesempatan di sela-sela pelaporan pertanggungjawaban dirinya selaku Penjabat Bupati Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, pertengahan Mei 2024 untuk bertemu sejumlah pihak yang akan membantu pembangunan di daerah yang dipimpinnya. Salah satu yang ditemui oleh mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah itu adalah IPB University.

Apolos ingin memastikan kelangsungan perkuliahan mahasiwa asal Kabupaten Intan Jaya. Inisiatif lainnya dari Apolos yang dilantik sebagai penjabat bupati pada 29 Desember 2022 itu adalah keinginan untuk menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi negeri yang berpusat di Kota Bogor terkait pengembangan pendidikan dan peningkatan sumber berdaya manusia.

IPB University pun menyambut tawaran kerja sama itu dan menyiapkan tempat bagi puluhan calon mahasiswa baru asal Kabupaten Intan Jaya untuk dapat melanjutkan studi di kampus yang letaknya tak jauh dari Istana Kepresidenan Bogor tersebut.

Menurut birokrat kelahiran Bilogai, 16 Desember 1976 itu, upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Intan Jaya menggandeng IPB University ini dilakukan sebagai bagian dari langkah afirmatif. Sehingga memungkinkan anak-anak dari orang asli Papua (OAP) bisa melanjutkan studi di universitas atau kampus-kampus terbaik di Indonesia.

“Ini bagian dari upaya kami agar anak-anak dari Intan Jaya bisa mengenyam pendidikan tinggi di kampus-kampus terbaik di tanah air. Setelah lulus bisa kembali ke Intan Jaya untuk sama-sama membangun daerah," jelas Apolos ditulis Kamis (23/5/2024).

Birokrat senior asli Papua ini ternyata juga sudah merencanakan kerja sama dengan sejumlah universitas lainnya di Pulau Jawa yang berfokus di bidang kesehatan. Hal ini menurut Apolos agar ada banyak mahasiswa dari Kabupaten Intan Jaya yang bisa menjadi tenaga medis.

“Kabupaten Intan Jaya masih sangat kekurangan tenaga medis. Apalagi sering terjadi konflik yang membuat tenaga medis enggan masuk atau bekerja di Intan Jaya. Makanya harus banyak anak-anak asli Papua yang bisa diupayakan untuk mengisi kekosongan ini," urai Apolos.

Dia menerangkan, Pemkab Intan Jaya juga telah memberikan bantuan pendidikan bersifat hibah kepada mahasiswa asal Intan Jaya yang sedang melanjutkan studi di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Institut Kesehatan Immanuel, keduanya berada di Kota Bandung, Jawa Barat.

Bantuan yang diberikan meliputi laptop, printer, hingga kuota internet. Hal ini dilakukan agar mahasiswa asal Intan Jaya bisa fokus pada pendidikannya dan tidak terkendala persoalan-persoalan mendasar yang kerap dialami mahasiswa perantau, termasuk dari Papua.

baca juga

“Saya berharap dengan bantuan yang diberikan, anak-anak dari Papua, khususnya dari Intan Jaya lebih fokus dalam menyelesaikan studi mereka. Para pelajar atau mahasiswa ini adalah aset daerah dan aset bangsa yang perlu mendapat perhatian penuh,” ungkap Apolos.

Dirinya juga akan terus mengidentifikasi sebaran dan di mana saja mahasiswa asal Intan Jaya untuk juga diberikan bantuan dan perhatian yang memadai dari Pemkab Intan Jaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MK Tak Terima Gugatan PPP di Papua Pegunungan, tapi Lanjutkan Sengketa DPRD di Yahukimo

MK Tak Terima Gugatan PPP di Papua Pegunungan, tapi Lanjutkan Sengketa DPRD di Yahukimo

Kotak Suara | Rabu, 22 Mei 2024 | 11:08 WIB

MK Tolak Permohonan PKB Soal Perolehan Suara di Dapil Kepulauan Yapen II Papua

MK Tolak Permohonan PKB Soal Perolehan Suara di Dapil Kepulauan Yapen II Papua

Kotak Suara | Selasa, 21 Mei 2024 | 16:31 WIB

Terjadi Kekerasan Di Papua Pegunungan, Perludem Sebut Penyelenggara Pemilu Dan Aparat Keamanan Gagal Lakukan Mitigasi

Terjadi Kekerasan Di Papua Pegunungan, Perludem Sebut Penyelenggara Pemilu Dan Aparat Keamanan Gagal Lakukan Mitigasi

Kotak Suara | Senin, 20 Mei 2024 | 15:19 WIB

Terkini

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

News | Rabu, 16 September 2026 | 06:25 WIB

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 06:15 WIB

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:05 WIB

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

×