Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tingkat Penghunian Kamar Hotel Kota Malang Raih Angka Luar Biasa untuk April 2024

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Senin, 03 Juni 2024 | 17:41 WIB
Tingkat Penghunian Kamar Hotel Kota Malang Raih Angka Luar Biasa untuk April 2024
Kawasan Kayutangan di Kota Malang. Sebagai ilustrasi [Instagram/kayutanganheritage]

Suara.com - Kota Malang adalah salah satu destinasi wisata andalan Jawa Timur. Selain menjadi kota retreat atau peristirahatan kondang sejak zaman Belanda, Malang memiliki sederet bangunan bersejarah yang tetap elok hingga kini, antara lain di kawasan Kayutangan Heritage. Juga menjadi gerbang ke destinasi sekitarnya. Antara lain seperti Kota Lawang, Kota Batu, bahkan menuju Taman Nasional Bromo, Tengger, Semeu (TNBTS).

Dikutip dari kantor berita Antara, pada periode April 2024 Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di wilayah Kota Malang, Jawa Timur mengalami kenaikan sebesar 7,27 poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Sebagai catatan, TPK hotel adalah indikator produktivitas usaha jasa akomodasi. Jika angka TPK berada di angka yang tinggi, atau mendekati 100 persen maka sebagian besar kamar di hotel-hotel berbintang di Kota Malang laku terjual.

Umar Sjaifudin, Kepala BPS Kota Malang pada Senin (3/6/2024) dalam jumpa pers di Kota Malang menyatakan bahwa pada Maret tercatat TPK hotel di Kota Malang sebesar 38,94 persen. Atau meningkat menjadi 46,21 persen untuk periode April 2024.

"Untuk tingkat penghunian kamar hotel secara keseluruhan, pada April 2024 tercatat luar biasa tinggi, mencapai 46,21 persen," ungkap Umar Sjaifudin.

Bikin bangga karena TPK hotel di Malang pada April 2024 bahkan mengungguli TPK nasional yang mencapai 37,85 persen dan Jawa Timur di angka 37,60 persen.

Dengan TPK hotel pada April 2024 yang berada di angka 46,21 persen, artinya ada 46-47 kamar hotel yang terisi dari 100 kamar hotel yang tersedia di hotel bintang mau pun nonbintang di Kota Malang.

Umar Sjaifudin menyatakan jika dilihat secara rinci, untuk TPK hotel berbintang di Kota Malang pada April 2024 yang tercatat 53,06 persen, juga mengalami kenaikan 8,30 poin dibanding Maret yang mencapai 44,79 persen.

Kemudian untuk hotel nonbintang pada periode Maret 2024 tercatat 19,98 persen, dan kemudian naik menjadi 23,86 persen pada bulan berikutnya. Secara Year on Year (YoY), TPK hotel Kota Malang naik 7,30 persen.

"Untuk hotel berbintang, pada April 2024 naik. Pada bulan itu banyak instansi pemerintah yang menggunakan hotel untuk keperluan rapat dan sebagainya, sehingga tingkat penghunian kamar meningkat," jelas Umar Sjaifudin.

Sementara untuk Rata-Rata Lama Tamu Menginap (RLMT) di Kota Malang tercatat 1,46 hari, lebih tinggi jika dibanding Jawa Timur yang berada di kisaran 1,35 hari. Serta lebih rendah dibandingkan nasional yang tercatat 1,52 hari.

"Artinya, lama tamu menginap di Kota Malang itu berkisar antara 1 hingga 2 hari," lanjut Umar Sjaifudin.

Untuk komposisi tamu hotel pada April 2024, sebanyak 96,85 persen adalah wisatawan Nusantara (wisnu) dan 3,15 persen wisatawan mancanegara (wisman).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Sekadar Wisata, Bagaimana Edukasi dan Restorasi Sains Menjaga Terumbu Karang?

Tak Sekadar Wisata, Bagaimana Edukasi dan Restorasi Sains Menjaga Terumbu Karang?

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 11:21 WIB

Kisah Guru SLB, Kartini Masa Kini: Jadi Terang bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Kisah Guru SLB, Kartini Masa Kini: Jadi Terang bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Video | Selasa, 21 April 2026 | 10:27 WIB

Menemukan Sisi Tenang Uskudar di Tengah Istanbul

Menemukan Sisi Tenang Uskudar di Tengah Istanbul

Foto | Selasa, 21 April 2026 | 14:25 WIB

Menembus Waktu di Grand Bazaar, Ikon Perdagangan Abadi Kota Istanbul

Menembus Waktu di Grand Bazaar, Ikon Perdagangan Abadi Kota Istanbul

Foto | Senin, 20 April 2026 | 15:18 WIB

Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua

Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua

Foto | Senin, 20 April 2026 | 14:25 WIB

Dari Buku ke Panggung: Serunya Jelajah Yogyakarta Menuju Sarga Festival 2026

Dari Buku ke Panggung: Serunya Jelajah Yogyakarta Menuju Sarga Festival 2026

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 17:59 WIB

Sampah Jadi Pundi Rupiah: Cara Warga Kutawaru Ubah 240 Ton Limbah Jadi Destinasi Wisata

Sampah Jadi Pundi Rupiah: Cara Warga Kutawaru Ubah 240 Ton Limbah Jadi Destinasi Wisata

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:01 WIB

Tips 5 Cara Rental Mobil Aman Saat Liburan

Tips 5 Cara Rental Mobil Aman Saat Liburan

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 14:06 WIB

Revitalisasi Jalur Kaldera Tengger, Kurangi Kepadatan Wisata di Bromo

Revitalisasi Jalur Kaldera Tengger, Kurangi Kepadatan Wisata di Bromo

Foto | Senin, 13 April 2026 | 19:08 WIB

Alarm Merah Campak 2026: Mengapa Penyakit Kuno Ini Kembali Menghantui Indonesia?

Alarm Merah Campak 2026: Mengapa Penyakit Kuno Ini Kembali Menghantui Indonesia?

News | Senin, 06 April 2026 | 14:47 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB