Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harta Bambang Susantono Tembus Rp 35,8 Miliar 2 Tahun di IKN

Iwan Supriyatna | Kevino Dwi Velrahga | Suara.com

Selasa, 04 Juni 2024 | 13:27 WIB
Harta Bambang Susantono Tembus Rp 35,8 Miliar 2 Tahun di IKN
Kepala Otorita IKN Nusantara, Bambang Susantono. [Istimewa]

Suara.com - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono bersama wakilnya Dhony Rahajoe resmi menyatakan mundur dari jabatannya. Surat pengunduran diri telah diterima dan disetujui oleh Presiden Joko Widodo pada Senin (3/6/2024).

“Hari ini telah terbit surat pemberhentian dengan hormat untuk Pak Bambang Susantono dan Pak Donny selaku Ketua dan Wakil Ketua Otorita IKN disertai ucapan terima kasih dari Pak Presiden," ujar Menteri Sekretaris Negara Pratikno dalam konferensi pers di Jakarta.

Pihak istana menyebut keduanya tidak menjelaskan alasan pengunduran diri mereka. Sejauh ini, baik Bambang maupun Dhony juga belum memberikan keterangan resmi.

Sebagaimana diketahui, Bambang dan Dhony dilantik Presiden Jokowi sebagai kepala dan wakil kepala OIKN periode 2022-2027 pada 10 Maret 2022.

Untuk jabatan Kepala OIKN sendiri menurut Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2023 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Lainnya bagi Kepala dan Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, mendapatkan total gaji senilai Rp172,71 juta per bulan.

Lalu setelah dua tahun menjabat, berapakah total harta kekayaan yang dimiliki Bambang Susantono?

Dahulu ketika awal dilantik, Bambang memiliki total harta kekayaan yang dilaporkan sebesar Rp34,43 miliar.

Kalau dibandingkan dengan total harta kekayaan yang dimilikinya pada 2023, jumlahnya naik Rp1 miliar lebih menjadi Rp35,8 miliar sebagaimana tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun periodik 2023 yang dilaporkan ke KPK pada 31 Maret 2024.

Berdasarkan data LHKPN tersebut, kenaikkan total harta kekayaan Bambang sebagian besar akibat meningkatnya Kas dan Setara Kas yang naik hingga 62,71%.

Adapun pada 2022 kas Bambang tercatat Rp2,42 miliar dan pada 2023 naik jadi Rp3,95 miliar.

Selain itu, harta Tanah dan Bangunan Bambang juga melesat naik 4,29% yang sebelumnya Rp26,23 miliar menjadi Rp27,35 miliar.

Harta kekayaan Tanah dan Bangunan Bambang disumbang dari beberapa aset yang tersebar di wilayah Tangerang Selatan, Bogor, Bekasi, dan Depok.

Namun, Bambang mencatat ada penurunan Harta Bergerak Lainnya sepanjang periode 10 Maret 2023 - 31 Desember 2023. Nilainya menyusut 31,64% menjadi Rp1,02 miliar.

Harta Kekayaan Lain milik Bambang juga terpantau merosot 20,06% dari Rp3,97 miliar pada 2022 menjadi Rp3,17 miliar pada 2023.

Dalam laporan, tercatat pula ia tidak memiliki kendaraan bermotor, baik itu mobil ataupun motor. Hanya ada 5 unit sepeda saja senilai Rp30 juta. Ia juga tercatat tidak memiliki utang dan memiliki aset Surat Berharga bernilai Rp270 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Ingin Bahan Material Proyek IKN Ramah Lingkungan

Pemerintah Ingin Bahan Material Proyek IKN Ramah Lingkungan

Bisnis | Selasa, 04 Juni 2024 | 06:54 WIB

Mundur Dari Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono Beri Pesan Menyentuh

Mundur Dari Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono Beri Pesan Menyentuh

Bisnis | Selasa, 04 Juni 2024 | 07:00 WIB

Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN Kompak Mundur, Pernah Curhat Tak di Gaji Jokowi

Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN Kompak Mundur, Pernah Curhat Tak di Gaji Jokowi

Bisnis | Senin, 03 Juni 2024 | 16:52 WIB

Terkini

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 22:08 WIB

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 21:51 WIB

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:04 WIB

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:00 WIB

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 19:43 WIB

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:36 WIB

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:25 WIB

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:17 WIB