Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Tarik Uang Besar-Besaran, Berapa Dana Muhammadiyah di BSI? Secuil Dibanding Aset Bank Syariah Indonesia

Rifan Aditya | Suara.com

Minggu, 09 Juni 2024 | 09:45 WIB
Tarik Uang Besar-Besaran, Berapa Dana Muhammadiyah di BSI? Secuil Dibanding Aset Bank Syariah Indonesia
logo Muhammadiyah - Berapa Dana Muhammadiyah di BSI? (X/muhammadiyah)

Suara.com - Penarikan dana besar-besaran yang dilakukan oleh Muhammadiyah dari Bank Syariah Indonesia (BSI) belakangan jadi sorotan publik. Dana milik salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia ini kemudian dialihkan ke sejumlah bank syariah swasta lainnya. Tak sedikit yang penasaran berapa dana Muhammadiyah di BSI? 

Pengumuman pemindahan dana oleh Muhammadiyah hingga triliunan ini tertuang dalam memo bernomor 320/I.0/A/2024 tentang konsolidasi dana. Dalam memo yang diterbitkan pada tanggal 30 Mei 2024 tersebut, PP Muhammadiyah menyatakan bahwa akan mengalihkan dana tersebut ke beberapa bank yang selama ini juga bekerja sama dengan Muhammadiyah. 

Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil dari konsolidasi tentang keuangan PP Muhammadiyah dengan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di Yogyakarta yang dilakukan pada 26 Mei 2024 lalu. Adapun simpanan dana Muhammadiyah ini dialihkam ke Bank Syariah Bukopin, Bank Mega Syariah, Bank Muamalat, bank-bank syariah daerah, dan bank-bank lainnya. 

Diketahui memo Muhammadiyah tersebut ditujukan kepada lembaga amal usaha Muhammadiyah. Seperti Majelis Pendidikan Tinggi dan Pengembangan PP Muhammadiyah, Majelis Pembinaan Kesehatan Umum PP Muhammadiyah, pimpinan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah, pimpinan Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah, serta pimpinan Badan Usaha Milik Muhammadiyah yang ada di seluruh Indonesia. 

Alasan Muhammadiyah Tarik Dana dari BSI

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Bidang Ekonomi, Bisnis, dan Industri Halal Anwar Abbas menjelaskan pengalihan dana dilakukan dengan tujuan untuk meminimalkan persaingan di antara bank-bank syariah lain.  

Karena menurutnya, selama ini pusat penyimpanan dana ormas Islam itu terlalu terpusat hanya di BSI. Sementara itu di bank lainnya masih terbilang hanya sedikit. Hal itulah yang bisa menimbulkan risiko konsentrasi (concentration risk) dan bisnis. 

Oleh sebab itu, kata Anwar, Muhammadiyah merasa harus menata banyak aspek terkait dana yang dikelolanya. Hal ini termasuk tentang penempatan dana serta pembiayaan yang diterima oleh Muhammadiyah dari BSI. 

"Fakta yang ada menunjukkan bahwa penempatan dana muhammadiyah terlalu banyak berada di BSI, sehingga secara bisnis dapat menimbulkan risiko konsentrasi (concentration risk)," ungkap Anwar. 

Berapa Dana Muhammadiyah di BSI? 

Anwar menyampaikan, saat ini dana Muhammadiyah yang tersimpan di BSI sekitar Rp 1,8 triliun. Dana simpanan Muahmmadiyah di BSI ini jauh lebih besar dibandingkan dana Muhammadiyah yang ditempatkan di bank-bank syariah lainnya 

Namun dana ini juga terbilang cukup kecil bila dibandingkan dengan total dana simpanan di BSI (DPK) yang disimpan pada bulan April 2024 yang mencapai Rp 293,24 triliun. 

DPK BSI bahkan naik sebesar 9,41 persen year on year (yoy) dari tahun sebelumnya pada periode yang sama sebesarnya Rp268,01 triliun. 

Aset BSI 

Diketahui kini, total aset Bank Syariah Indonesia tercatat sebesar Rp 348,4 triliun pada Februari 2024. Angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dari periode pada tahun sebelumnya,  yang mencatatkan total aset hingga sebesar Rp 303,98 triliun. 

Pertumbuhan tersebut lantas didorong oleh beberapa faktor, salah satunya peningkatan penyaluran kredit serta pengelolaan dana pihak ketiga yang efektif. Pertumbuhan aset BSI hingga sebesar 14% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, tepatnya pada Februari 2023 sejumlah Rp 303,98 triliun, dengan laba per tahun 2023 sebesar Rp 5,70 triliun. 

Demikianlah informasi tentang berapa dana Muhammadiyah di BSI. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wakil Rakyat Khawatir Penarikan Dana Muhammadiyah Picu Ketidakpercayaan Publik

Wakil Rakyat Khawatir Penarikan Dana Muhammadiyah Picu Ketidakpercayaan Publik

Bisnis | Sabtu, 08 Juni 2024 | 16:56 WIB

Pemilihan Calon Komisaris Picu Muhammadiyah 'Angkat Kaki' dari BSI?

Pemilihan Calon Komisaris Picu Muhammadiyah 'Angkat Kaki' dari BSI?

Bisnis | Sabtu, 08 Juni 2024 | 13:08 WIB

Pengamat Duga Hengkangnya PP Muhammadiyah Imbas BSI Lebih Layani Korporasi Besar Ketimbang UKM

Pengamat Duga Hengkangnya PP Muhammadiyah Imbas BSI Lebih Layani Korporasi Besar Ketimbang UKM

Bisnis | Jum'at, 07 Juni 2024 | 13:23 WIB

Ketakutan Para Petinggi Muhammadiyah Simpan Uang di BSI

Ketakutan Para Petinggi Muhammadiyah Simpan Uang di BSI

Bisnis | Jum'at, 07 Juni 2024 | 11:12 WIB

Kenapa Muhammadiyah Tarik Dana dari BSI? Ternyata Inilah Alasannya

Kenapa Muhammadiyah Tarik Dana dari BSI? Ternyata Inilah Alasannya

Lifestyle | Kamis, 06 Juni 2024 | 21:04 WIB

Muhammadiyah Ucapkan 'Waalaikumsalam' dengan Bank BSI, Saham BRIS Anjlok Aksi Jual Marak

Muhammadiyah Ucapkan 'Waalaikumsalam' dengan Bank BSI, Saham BRIS Anjlok Aksi Jual Marak

Bisnis | Kamis, 06 Juni 2024 | 12:41 WIB

Terkini

Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I

Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:00 WIB

BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan

BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:59 WIB

Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi

Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:35 WIB

Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi

Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:57 WIB

Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%

Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200

Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:50 WIB

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:26 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:18 WIB

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi

Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:10 WIB