Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Aplikasi Asal China Ini Disebut Bisa Membunuh UMKM

Iwan Supriyatna | Kevino Dwi Velrahga | Suara.com

Rabu, 12 Juni 2024 | 09:19 WIB
Aplikasi Asal China Ini Disebut Bisa Membunuh UMKM
Ilustrasi aplikasi (Freepik/freepik)

Suara.com - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM), Teten Masduki, mengungkap ada aplikasi baru dari China yang bisa mengancam jualan UMKM di Indonesia. Nama aplikasi tersebut adalah Temu.

“Kementerian Koperasi itu mengkhawatirkan masuknya platform Global Cross Border yang direct, jadi kalau ini masuk ke Indonesia akan punya dampak besar kepada pelaku UMKM, namanya Temu dari China,” ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, ditulis Rabu (12/6/2024).

Teten mengatakan aplikasi ini lebih ‘berbahaya’ daripada TikTok Shop yang dahulu juga sempat merusak pasar di Indonesia beberapa tahun yang lalu.

Hal ini karena Temu dapat menghubungkan langsung produk-produk dari pabrik kepada konsumen sehingga mengakibatkan tidak perlu lagi reseller, affiliator, dan pihak ketiga untuk terlibat dalam rantai pasok produk tersebut.

Dilansir dari temuapp.org, Temu merupakan platform e-commerce asal China yang menghubungkan pelanggan dengan pembuat produk secara langsung. Aplikasi yang rilis pada September 2022 ini bertindak sebagai pasar tempat konsumen mencari dan membeli produk dari berbagai vendor.

Berdasarkan laporan Statista, aplikasi Temu telah diunduh 30 juta kali dalam sebulan ketika perilisannya. Hal itu menjadikan Temu sebagai aplikasi belanja nomor satu di Apple App Store dan Google Play Store pada masa tersebut.

Platform e-commerce ini bermarkas di Boston, Amerika Serikat dan menjadi salah satu aplikasi buatan PDD Holding. PDD sendiri turut mengoperasikan aplikasi e-commerce lain bernama Pinduoduo yang beroperasi di China.

Temu menawarkan berbagai macam produk mencakup beberapa kategori yakni elektronik, peralatan rumah tangga, pakaian dan aksesoris, kesehatan dan kecantikan, rumah dan taman, serta mainan dan hobi. 

Hal unik yang membedakan Temu dengan platform lain ialah produk-produk yang dijual di Temu memiliki harga yang sangat murah. 

Selain karena banyaknya diskon, harga barang di Temu bisa sangat murah karena memotong perantara sehingga produsen bisa menjual produk langsung ke konsumen.

Saat ini, Temu sudah masuk ke 58 negara dan terhubung langsung dengan setidaknya 80 pabrik di China yang siap melayani konsumen dari berbagai negara. 

Namun, di balik gemerlap yang dijanjikannya, aplikasi ini ternyata menuai reputasi buruk dari konsumen penggunanya.

Melansir dari Time, Temu pada tahun pertama perilisan telah menerima lebih dari 30 keluhan ke Better Business Bureau (BBB) di Amerika Serikat dengan rating pelanggan kurang dari 1,5 bintang.

Rata-rata konsumen mengeluh karena masalah paket yang sampai lama bahkan tidak terkirim, adanya biaya misterius, pesanan yang salah, dan layanan pelanggan yang tidak responsif. Selain itu, karena harga yang sangat murah, sejumlah konsumen mengaku menerima produk dengan kualitas seadanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UMKM Kabupaten Bantul Perluas Produk Lewat Pameran, Mulai Insidentil sampai Kelas Internasional

UMKM Kabupaten Bantul Perluas Produk Lewat Pameran, Mulai Insidentil sampai Kelas Internasional

Bisnis | Selasa, 11 Juni 2024 | 10:48 WIB

Bank Indonesia Nobatkan Bank DKI Sebagai Bank Business Matching Pembiayaan UMKM

Bank Indonesia Nobatkan Bank DKI Sebagai Bank Business Matching Pembiayaan UMKM

Bisnis | Selasa, 11 Juni 2024 | 06:59 WIB

Geger Aplikasi Pembunuh UMKM dari Cina, Pejabat Kemenkop Bocorkan Cara Kerjanya

Geger Aplikasi Pembunuh UMKM dari Cina, Pejabat Kemenkop Bocorkan Cara Kerjanya

News | Senin, 10 Juni 2024 | 18:53 WIB

Terkini

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 21:40 WIB

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 20:05 WIB

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:38 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:58 WIB

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:44 WIB

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:41 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:39 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB