Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Aplikasi Asal China Ini Disebut Bisa Membunuh UMKM

Iwan Supriyatna, Kevino Dwi Velrahga

Rabu, 12 Juni 2024 | 09:19 WIB
Aplikasi Asal China Ini Disebut Bisa Membunuh UMKM
Ilustrasi aplikasi (Freepik/freepik)

Suara.com - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM), Teten Masduki, mengungkap ada aplikasi baru dari China yang bisa mengancam jualan UMKM di Indonesia. Nama aplikasi tersebut adalah Temu.

“Kementerian Koperasi itu mengkhawatirkan masuknya platform Global Cross Border yang direct, jadi kalau ini masuk ke Indonesia akan punya dampak besar kepada pelaku UMKM, namanya Temu dari China,” ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, ditulis Rabu (12/6/2024).

Teten mengatakan aplikasi ini lebih ‘berbahaya’ daripada TikTok Shop yang dahulu juga sempat merusak pasar di Indonesia beberapa tahun yang lalu.

Hal ini karena Temu dapat menghubungkan langsung produk-produk dari pabrik kepada konsumen sehingga mengakibatkan tidak perlu lagi reseller, affiliator, dan pihak ketiga untuk terlibat dalam rantai pasok produk tersebut.

Dilansir dari temuapp.org, Temu merupakan platform e-commerce asal China yang menghubungkan pelanggan dengan pembuat produk secara langsung. Aplikasi yang rilis pada September 2022 ini bertindak sebagai pasar tempat konsumen mencari dan membeli produk dari berbagai vendor.

Berdasarkan laporan Statista, aplikasi Temu telah diunduh 30 juta kali dalam sebulan ketika perilisannya. Hal itu menjadikan Temu sebagai aplikasi belanja nomor satu di Apple App Store dan Google Play Store pada masa tersebut.

Platform e-commerce ini bermarkas di Boston, Amerika Serikat dan menjadi salah satu aplikasi buatan PDD Holding. PDD sendiri turut mengoperasikan aplikasi e-commerce lain bernama Pinduoduo yang beroperasi di China.

Temu menawarkan berbagai macam produk mencakup beberapa kategori yakni elektronik, peralatan rumah tangga, pakaian dan aksesoris, kesehatan dan kecantikan, rumah dan taman, serta mainan dan hobi. 

Hal unik yang membedakan Temu dengan platform lain ialah produk-produk yang dijual di Temu memiliki harga yang sangat murah. 

baca juga

Selain karena banyaknya diskon, harga barang di Temu bisa sangat murah karena memotong perantara sehingga produsen bisa menjual produk langsung ke konsumen.

Saat ini, Temu sudah masuk ke 58 negara dan terhubung langsung dengan setidaknya 80 pabrik di China yang siap melayani konsumen dari berbagai negara. 

Namun, di balik gemerlap yang dijanjikannya, aplikasi ini ternyata menuai reputasi buruk dari konsumen penggunanya.

Melansir dari Time, Temu pada tahun pertama perilisan telah menerima lebih dari 30 keluhan ke Better Business Bureau (BBB) di Amerika Serikat dengan rating pelanggan kurang dari 1,5 bintang.

Rata-rata konsumen mengeluh karena masalah paket yang sampai lama bahkan tidak terkirim, adanya biaya misterius, pesanan yang salah, dan layanan pelanggan yang tidak responsif. Selain itu, karena harga yang sangat murah, sejumlah konsumen mengaku menerima produk dengan kualitas seadanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UMKM Kabupaten Bantul Perluas Produk Lewat Pameran, Mulai Insidentil sampai Kelas Internasional

UMKM Kabupaten Bantul Perluas Produk Lewat Pameran, Mulai Insidentil sampai Kelas Internasional

Bisnis | Selasa, 11 Juni 2024 | 10:48 WIB

Bank Indonesia Nobatkan Bank DKI Sebagai Bank Business Matching Pembiayaan UMKM

Bank Indonesia Nobatkan Bank DKI Sebagai Bank Business Matching Pembiayaan UMKM

Bisnis | Selasa, 11 Juni 2024 | 06:59 WIB

Geger Aplikasi Pembunuh UMKM dari Cina, Pejabat Kemenkop Bocorkan Cara Kerjanya

Geger Aplikasi Pembunuh UMKM dari Cina, Pejabat Kemenkop Bocorkan Cara Kerjanya

News | Senin, 10 Juni 2024 | 18:53 WIB

Terkini

Sindir Orde Baru, Megawati: Soekarno Ditahan Tanpa Pengadilan karena Pak Harto Ingin Jadi Presiden

Sindir Orde Baru, Megawati: Soekarno Ditahan Tanpa Pengadilan karena Pak Harto Ingin Jadi Presiden

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:48 WIB

Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam

Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:44 WIB

LPDB Koperasi Rayakan Dua Dekade dengan Berbagi, Salurkan Ratusan Paket Bantuan Sosial untuk Lansia

LPDB Koperasi Rayakan Dua Dekade dengan Berbagi, Salurkan Ratusan Paket Bantuan Sosial untuk Lansia

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:41 WIB

Pesan Tegas Shin Tae-yong di Hari Kemerdekaan Indonesia

Pesan Tegas Shin Tae-yong di Hari Kemerdekaan Indonesia

Bola | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya

Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Tips Jaga Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA di Musim Kemarau

Tips Jaga Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA di Musim Kemarau

Sumbar | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:33 WIB

Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya

Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Tawa Pecah di Istana

Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Tawa Pecah di Istana

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:26 WIB

Tak Ada Beban Biaya, Pedagang Gorengan Hingga Nasi Uduk Bebas Pakai QRIS

Tak Ada Beban Biaya, Pedagang Gorengan Hingga Nasi Uduk Bebas Pakai QRIS

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Melacak Jejak Warisan Meneer Belanda di Balik Budaya Panjat Pinang

Melacak Jejak Warisan Meneer Belanda di Balik Budaya Panjat Pinang

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:23 WIB

×