Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Pabrik Tekstil RI Tumbang dan PHK Ribuan Pekerja, Menaker Sedih

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 14 Juni 2024 | 11:01 WIB
Pabrik Tekstil RI Tumbang dan PHK Ribuan Pekerja, Menaker Sedih
Menaker, Ida Fauziyah. (Dok: Kemnaker)

Suara.com - Kabar duka kembali menyelimuti industri tekstil Indonesia. Sejak awal tahun 2024, sedikitnya 6 pabrik tekstil telah gulung tikar, mengakibatkan pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi lebih dari 11.000 karyawan.

Salah satu perusahaan besar, dengan puluhan ribu karyawan, dikabarkan akan menyusul menutup pabriknya dalam waktu dekat. Hal ini menambah kekhawatiran akan semakin memburuknya kondisi industri tekstil nasional.

Penutupan pabrik-pabrik ini dipicu oleh berbagai faktor, seperti penurunan permintaan global, disrupsi rantai pasokan akibat perang Rusia-Ukraina, Palestina-Israel dan kenaikan harga bahan baku. Kondisi ini diperparah dengan lemahnya daya saing industri tekstil Indonesia dibandingkan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara.

Menteri Ketenagakerjaa Ida Fauziyah mengakui akan kabar banyaknya pabrik tekstil di Indonesia yang tumbang, dirinya mengatakan hal itu terjadi karena banyak faktor.

Perusahaan-perusahaan yang produksinya berkurang karena ekspornya berkurang karena kondisi ekonomi global yang tidak bisa dihindarkan itu. Dan mungkin ada pengaruh juga ya isu tentang Palestina-Israel juga mengurangi produksi Perusahaan," ujar Ida di Gedung DPR RI. dikutip Jumat (14/6/2024).

Penutupan pabrik tekstil ini tidak hanya berdampak pada para pekerja yang kehilangan mata pencaharian, tetapi juga pada perekonomian nasional. Industri tekstil merupakan salah satu sektor penyumbang devisa negara yang signifikan dan mempekerjakan jutaan orang.

"Jika ada perusahaan yang akan melakukan PHK, tentu yang kami dorong adalah benar-benar PHK itu sebagai jalan terakhir. Upaya-upaya yang lain kita minta untuk terus dilakukan, efisiensi, kemudian mengedepankan dialog, itu tetap kita dorong benar-benar," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat: Efisiensi Paska Merger, Bytedance PHK Pegawai

Pengamat: Efisiensi Paska Merger, Bytedance PHK Pegawai

Bisnis | Jum'at, 14 Juni 2024 | 08:22 WIB

Kena PHK Secara Sepihak, Tiga Jurnalis Resmi Gugat Okezone dan INews

Kena PHK Secara Sepihak, Tiga Jurnalis Resmi Gugat Okezone dan INews

News | Kamis, 13 Juni 2024 | 22:04 WIB

PHK Massal Tokopedia: Ratusan Karyawan Terdampak Kebijakan Induk Perusahaan Asal China

PHK Massal Tokopedia: Ratusan Karyawan Terdampak Kebijakan Induk Perusahaan Asal China

Bisnis | Kamis, 13 Juni 2024 | 17:35 WIB

Terkini

IHSG Bangkit Melesat Tinggi ke Level 7.200 di Senin Pagi

IHSG Bangkit Melesat Tinggi ke Level 7.200 di Senin Pagi

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 09:11 WIB

Bidik Nasabah Kelas Atas, BRI Life Bedah Strategi Kelola Kekayaan

Bidik Nasabah Kelas Atas, BRI Life Bedah Strategi Kelola Kekayaan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:59 WIB

Genjot EBT, FIFGROUP Resmikan Solar Panel Ke-43

Genjot EBT, FIFGROUP Resmikan Solar Panel Ke-43

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:49 WIB

Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram

Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:45 WIB

Purbaya Ungkap Rahasia BBM Indonesia Masih Aman dari Krisis Minyak Global

Purbaya Ungkap Rahasia BBM Indonesia Masih Aman dari Krisis Minyak Global

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:38 WIB

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini, Cek Rekomendasi Saham Pilihan Para Analis

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini, Cek Rekomendasi Saham Pilihan Para Analis

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:33 WIB

Pamer ke IMF & World Bank, Purbaya Klaim RI Siap Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Global

Pamer ke IMF & World Bank, Purbaya Klaim RI Siap Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Global

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:24 WIB

QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara

QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:11 WIB

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:56 WIB

Isu Uang Kas Negara 'Cuma' Sisa Rp120 T saat Beban Bunga Utang Mengancam

Isu Uang Kas Negara 'Cuma' Sisa Rp120 T saat Beban Bunga Utang Mengancam

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:46 WIB