Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Pelaku Usaha RI Bersiap Sambut Peluang Besar di Malaysia China Summit 2024

Iwan Supriyatna | Kevino Dwi Velrahga | Suara.com

Kamis, 20 Juni 2024 | 17:32 WIB
Pelaku Usaha RI Bersiap Sambut Peluang Besar di Malaysia China Summit 2024
Malaysia-China Summit (MCS) 2024 atau KTT Malaysia-Tiongkok 2024.

Suara.com - Di tengah dorongan untuk memperkuat hubungan ekonomi dan kolaborasi regional, Malaysia-China Summit (MCS) 2024 atau KTT Malaysia-Tiongkok 2024, diakui oleh pelaku usaha Indonesia sebagai wadah yang dapat mendorong kolaborasi dan perdagangan internasional.

Para pengusaha Indonesia diekspektasikan untuk mengirim delegasi ke KTT prestisius ini yang akan diadakan di Kuala Lumpur pada bulan Desember mendatang.

Acara jaringan yang diadakan di Jakarta hari ini menyoroti pentingnya memperkuat hubungan ekonomi dalam ASEAN dan bagaimana MCS 2024 dapat menjadi peluang signifikan untuk pertumbuhan ekonomi dan kolaborasi antar negara. MCS 2024 menekankan manfaat kolektif dan kepentingan bersama dalam integrasi ekonomi regional.

Hubungan Malaysia-Indonesia Menguat

H.E. Dato' Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin, Duta Besar Malaysia untuk Republik Indonesia, dalam sambutannya mengatakan, “MCS 2024 bukan hanya titik pertemuan bagi para pelaku usaha, tetapi juga menjadi katalisator untuk memperkuat hubungan dalam ASEAN, khususnya antara Malaysia dan Indonesia. KTT ini akan dilaksanakan bersamaan dengan Perayaan Ulang Tahun ke-50 hubungan bilateral Malaysia dengan Tiongkok."

Dato’ Syed Mohamad Hasrin memberikan sambutan yang diwakili oleh Mr. Farzamie Sarkawi, Deputy Chief of Mission of the Embassy of Malaysia in Jakarta dalam acara Networking Series MCS 2024 di Jakarta sebagai bagian dari upaya untuk mempromosikan konferensi ini di negara-negara ASEAN, khususnya Indonesia. Acara serupa juga akan diadakan di Bangkok, Thailand bulan depan.

Kesempatan Emas bagi Pengusaha Indonesia

Ketua BPC HIPMI Jakarta Barat, Ir. Rika Amelia Rush, menyatakan bahwa MCS 2024 adalah kesempatan luar biasa bagi pengusaha Indonesia untuk menampilkan keahlian dan inovasi mereka. "MCS 2024 menyediakan wadah untuk menampilkan kemampuan, produk, dan layanan inovatif, serta menjangkau audiens luas di ASEAN dan Tiongkok. KTT ini memungkinkan pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang berdampak, sehingga meningkatkan kehadiran kami di panggung global," ujarnya.

MCS 2024, yang akan diadakan pada 17-19 Desember 2024 di Malaysia International Trade and Exhibition Centre (MITEC) di Kuala Lumpur, diselenggarakan oleh Malaysia External Trade Development Corporation (MATRADE) dan Qube Integrated Malaysia Sdn Bhd. Acara ini memperingati 50 tahun hubungan bilateral Malaysia-Tiongkok dan menjanjikan platform yang dinamis untuk perdagangan dan investasi, mendorong integrasi ekonomi dan kerja sama antara negara-negara ASEAN dan Tiongkok.

Mengintegrasikan ASEAN untuk Masa Depan

Meskipun MCS 2024 merupakan acara antara Malaysia dan Tiongkok, Dato’ Syed Mohamad Hasrin menekankan dampaknya meluas jauh melampaui kedua negara ini. "Mengintegrasikan ASEAN ke dalam konferensi ini adalah langkah strategis yang penting untuk meningkatkan ketahanan dan daya saing ekonomi kawasan ini," katanya.

Manfaat Bagi Pelaku Usaha dan Ekonomi Indonesia

Richard Teo, Ketua Eksekutif Qube Integrated, menyoroti manfaat besar bagi bisnis Indonesia yang berpartisipasi dalam KTT ini. “Ini adalah platform ideal bagi pelaku untuk memperluas jaringannya dengan lebih dari 500 peserta pameran dan 10.000 pengunjung. Ini akan mendorong koneksi dengan perusahaan terkemuka dari Malaysia, Tiongkok, dan negara-negara ASEAN lainnya.”

Tema konferensi, “Prosperity Beyond 50,” menandakan kemitraan jangka panjang antara Malaysia dan Tiongkok sambil membuka peluang untuk masa yang akan datang. Partisipasi Indonesia sangat penting mengingat hubungan perdagangan yang kuat antara Indonesia dan Malaysia. Pada tahun 2023, perdagangan bilateral mencapai RM 111,21 miliar (USD 24,39 miliar), menjadikan Indonesia mitra dagang terbesar ketujuh Malaysia secara global dan ketiga terbesar di ASEAN.

Dengan Malaysia yang akan mengetuai ASEAN pada tahun 2025, MCS 2024 selaras dengan visi ASEAN yakni kawasan yang makmur dan terhubung. Perusahaan-perusahaan Indonesia diundang untuk berpartisipasi dalam acara transformasional ini, yang menjanjikan masa depan yang lebih terintegrasi dan kolaboratif di dalam ASEAN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Periksa Pengusaha Zahir Ali di Kasus Lahan Rorotan, KPK Ungkap Alasannya!

Periksa Pengusaha Zahir Ali di Kasus Lahan Rorotan, KPK Ungkap Alasannya!

News | Kamis, 20 Juni 2024 | 15:20 WIB

Kim Pan-gon Pasang Target Tinggi: Bawa Malaysia Juara Piala AFF dan Lolos Piala Asia 2027

Kim Pan-gon Pasang Target Tinggi: Bawa Malaysia Juara Piala AFF dan Lolos Piala Asia 2027

Your Say | Kamis, 20 Juni 2024 | 15:05 WIB

Pulang dari Liga Inggris, Pemain Keturunan Pilih Main di Liga Malaysia

Pulang dari Liga Inggris, Pemain Keturunan Pilih Main di Liga Malaysia

Bola | Kamis, 20 Juni 2024 | 14:57 WIB

Terkini

Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak

Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 13:02 WIB

Perusahaan Ritel China Gencar Ekspansi Buka Toko Fisik di RI

Perusahaan Ritel China Gencar Ekspansi Buka Toko Fisik di RI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:55 WIB

Perhatian Emak-emak! Beli Beras SPHP Dijatah Hanya 5 Buah

Perhatian Emak-emak! Beli Beras SPHP Dijatah Hanya 5 Buah

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:34 WIB

Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama

Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:09 WIB

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan jadi Nyata

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan jadi Nyata

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:03 WIB

Concept Store Kopi Premium Dikenalkan ke Surabaya

Concept Store Kopi Premium Dikenalkan ke Surabaya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 11:52 WIB

Gerai Smart Home dengan Konsep Experiential Retail Space Resmi Dikenalkan

Gerai Smart Home dengan Konsep Experiential Retail Space Resmi Dikenalkan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 11:37 WIB

Survei BI: Penyaluran Kredit Bank Lesu di Kuartal I-2026

Survei BI: Penyaluran Kredit Bank Lesu di Kuartal I-2026

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 10:54 WIB

UMKM Jadi Ujung Tombak Ekonomi Hijau ASEAN, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

UMKM Jadi Ujung Tombak Ekonomi Hijau ASEAN, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 10:46 WIB

Dana Rp 3,01 T Kabur Dalam Sehari, Asing Ramai-Ramai Jual BBCA hingga BMRI

Dana Rp 3,01 T Kabur Dalam Sehari, Asing Ramai-Ramai Jual BBCA hingga BMRI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 10:37 WIB