Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Budidamber Jadi Program Klasterisasi Idaman Nasabah PNM

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Kamis, 20 Juni 2024 | 18:31 WIB
Budidamber Jadi Program Klasterisasi Idaman Nasabah PNM
Dok: PNM

Suara.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui Cabang Purwokerto membentuk klasterisasi budidaya ikan di ember atau budidamber di Unit Mekaar Sumbang 2, Banyumas. Dalam kegiatan tersebut, PNM memperkenalkan sebuah konsep yang menarik perhatian peserta dimana warga desa dapat melakukan budidaya ikan di pekarangan rumah.

Komisaris Independen PNM Nurhaida turut hadir dan mencoba praktik budidamber bersama ibu-ibu peserta lainnya. Bagi Nurhaida, program ini bisa menjadi sumber ketahanan pangan rumah tangga di desa. Selain mudah, budidamber bisa dilakukan oleh siapa saja.

“Ini bisa jadi sumber ketahanan pangan skala rumah tangga, selain untuk konsumsi pribadi juga bisa jadi peluang usaha. Apalagi warga desa terkenal dengan kebersamaannya, bisa saling bahu membahu mengelola dan mengembangkan potensi budidaya ikan di ember ini,” papar Nurhaida pada Kamis, (20/6/2024).

Ibu-ibu peserta program klasterisasi ini pun setuju dengan apa yang disampaikan oleh Nurhaida. Mereka juga melihat potensi besar dalam budidamber untuk membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus menyediakan sumber protein yang sehat. Salah satu nasabah yang turut menjadi peserta bernama Nani mengikuti instruksi dari pelatih budidaya yang difasilitasi oleh PNM.

”Ternyata gampang sekali, cuma siapin ember, pilih bibit ikan lele taruh di ember dan pasang rakit apung di atasnya untuk ditanami sayuran,” ungkap Nani sumringah.

Dalam beberapa minggu diharapkan, ikan-ikan lele mulai tumbuh dengan baik, dan kangkung hijau segar mulai muncul di rakit apung.

Nurhaida menambahkan, program klasterisasi yang digagas oleh PNM akan terus dioptimalkan agar sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah. Ia berharap klasterisasi budidamper dapat dilakukan secara kontinyu oleh warga desa dan memberi dampak positif bagi ekonomi dan sosial masyarakat.

”Semangat kebersamaan dan kerja keras mereka menjadi inspirasi bagi banyak orang. Menunjukkan bahwa dengan inovasi dan kerjasama, perubahan positif bisa terjadi di mana saja, termasuk di desa kecil yang penuh potensi seperti Banteran” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambut Idul Adha Tahun Ini, PNM Salurkan Hewan Kurban ke Daerah Tertinggal, Terluar, dan Terdepan

Sambut Idul Adha Tahun Ini, PNM Salurkan Hewan Kurban ke Daerah Tertinggal, Terluar, dan Terdepan

Bisnis | Senin, 17 Juni 2024 | 12:08 WIB

Cerita Nasabah PNM Ciptakan Inovasi Olahan Bunga Mawar

Cerita Nasabah PNM Ciptakan Inovasi Olahan Bunga Mawar

Bisnis | Jum'at, 14 Juni 2024 | 11:40 WIB

Raih Penghargaan Special Award BIA 2024, Direksi PNM: Menambah Motivasi

Raih Penghargaan Special Award BIA 2024, Direksi PNM: Menambah Motivasi

Bisnis | Kamis, 13 Juni 2024 | 22:00 WIB

Yuk! Ikutan Kompetisi Racik Jamu Kekinian Besutan PNM dan Kementerian BUMN

Yuk! Ikutan Kompetisi Racik Jamu Kekinian Besutan PNM dan Kementerian BUMN

Bisnis | Kamis, 13 Juni 2024 | 11:18 WIB

Hati-hati Pencurian Data Pribadi untuk Pinjol Ilegal, Begini Pesan PNM Mekaar

Hati-hati Pencurian Data Pribadi untuk Pinjol Ilegal, Begini Pesan PNM Mekaar

Bisnis | Selasa, 11 Juni 2024 | 15:11 WIB

Warga Desa Wukirsari Kini Bisa Rasakan Manfaat Kampung Madani

Warga Desa Wukirsari Kini Bisa Rasakan Manfaat Kampung Madani

Bisnis | Jum'at, 07 Juni 2024 | 11:19 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB