Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.501,585
LQ45 638,736
Srikehati 310,420
JII 390,270
USD/IDR 17.774

Sritex Pabrik Apa? Pabrik Tekstil Terbesar Se-Asia Tenggara, Terlilit Utang hingga Terancam Bangkrut

Rifan Aditya

Kamis, 20 Juni 2024 | 21:06 WIB
Sritex Pabrik Apa? Pabrik Tekstil Terbesar Se-Asia Tenggara, Terlilit Utang hingga Terancam Bangkrut
Ilustrasi Sritex SRIL - Sritex Pabrik Apa? Pabrik Tekstil Terbesar se-Asia Tenggara, Terlilit Utang hingga Terancam Bangkrut

Suara.com - Sekarang banyak orang jadi ingin tahu Sritex pabrik apa sejak dikabarkan bangkrut. Sritex merupakan sebutan populer untuk PT. Sri Rejeki Isman Tbk dan perusahaan ini memiliki kode saham SRIL. Jika kamu belum tahu Sritex pabrik apa, simak uraian profil Sritex di bawah ini.

Sritex pernah jadi sorotan ketika Prabowo-Gibran akan maju sebagai pasangan Presiden dan Wakil Presiden. Pada Januari 2024 lalu, Gibran bahkan sempat mengunjungi pabrik Sritex yang berlokasi di Sukaharjo dan ia juga menemui karyawan Sritex. 

Sritex atau PT. Sri Rejeki Isman Tbk merupakan salah satu perusahaan raksasa tekstik di Indonesia. Perusahaan ini didirikan tahun 1966 dan berkembang menjadi perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara. 

Perusahaan terkenal mampu memproduksi produk tekstil berkualitas tinggi seperti seragam militer, rompi anti peluru, dan tekstilrumah tangga. Perusahaan bahkan pernah mendapatkan pesanan dari Nato. Produk Sritex diekspor ke berbagai negara di kawasan Amerika Serika,Eropa, dan Timur Tengah.

Terlilit Utang

Sayangnya, pabrik tekstil terbesar Indonesia ini sudah tidak dapat menunjukkan keperkasaannya. Sritex dinyatakan pailit pada 2023 karena terjerat utang yang lebih banyak daripada nilai aset mereka. Berdasarkan laporan keuangan mereka, ekuitas perusahaan negatif, menandakan defisit modal dan kondisi perusahaan kritis.

Utang Sritex mencapai Rp24,3 triliun, jauh lebih banyak dari nilai asetnya yang hanya Rp10,3 triliun. Penurunan pendapatan secara drastis terjadi ketika terjadi pandemi Covid-19. Pandemi telah menghantam industri global dan Sritex ikut kena dampaknya.

Selain itu, Sritex tidak mampu bertahan dari persaingan ketat yang terjadi di pasar globa. Belum lagi, keuangan Sritex diperparah oleh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. 

Petinggi Sritex sedang melakukan upaya penyelamatan dengan melakukan restrukturisasi utang perusahaan. Kreditur menyetujui proposaltersebut, tetapi masa depan Sritex tetap masih belum pasti. 

Sejarah Sritex

Dikutip dari sritex.co.id, perusahaan didirikan oleh H.M Lukminto sebagai perusahaan perdagangan tradisional di Pasar Klewer, Solo tahun 1966. Di tahun 1968, H.M Lukminto membuka pabrik cetak pertamanya dan menghasilkan kain putih dan berwarna di Solo. 

baca juga

Berlanjut di tahun 1978, Sritex terdaftar di Kementerian Perdagangan sebagai perseroan terbatas. Lalu di tahun 1982, didirikanlah pabrik tenun pertama. 

Masa Jaya Sritex

PT. Sri Rejeki Isman Tbk merupakan Perusahaan Tekstil dan Garment yang terintegrasi, terbesar di Asia Tenggara. [Bojonegorokab.go.id]
PT. Sri Rejeki Isman Tbk merupakan Perusahaan Tekstil dan Garment yang terintegrasi, terbesar di Asia Tenggara. [Bojonegorokab.go.id]

Tahun 1992 tampaknya menjadi permulaan masa jaya Sritex. Perusahaan memperluas pabrik dengan empat lini porduksi antara lain pemintalan, penenunan, sentuhan akhir, dan busana dalam satu atap. Dua tahun kemudian, perusahaan mendapatkan pesanan dari NATO dan tentara Jerman. 

Sejak itu, perusahaan semakin terkenal sebagai perusahaan raksasa yang memiliki kualitas tinggi. Sritex bahkan berhasil selamat dari krisis moneter di tahun 1998. Lepas dari krisis Moneter, di tahun 2001, Sritex melipatgandakan pertumbuhannya sampai delapan kali lipat. 

Di tahun 2013, Sritex melakukan penawaran saham kepada masyarakat umum. Dengan kode saham SRIL, Sritex melantai di Bursa Efek Indonesia. 

Perkembangan Sritex yang gemilang ini membuahkan penghargaan. Di tahun 2014, Iwan S. Lukminto mendapatkan anugerah penghargaan sebagai Businessman of the Year dari Majalah Forbes Indonesia dan juga sebagai EY Entrepreneur of the Year tahun 2014 dari Erns and Young. Akan tetapi sekitar sembilan tahun kemudian sejak saat itu, atau tahun 2023, perusahaan dinyatakan terlilit utang dan akan bangkrut jika tidak ada penyelamat keuangan mereka. 

Demikian itu informasi Sritex pabrik apa. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pabrik Terancam Bangkrut, Bos Sritex Ternyata Punya Museum Pribadi Simpan Mobil Klasik

Pabrik Terancam Bangkrut, Bos Sritex Ternyata Punya Museum Pribadi Simpan Mobil Klasik

Otomotif | Kamis, 20 Juni 2024 | 13:05 WIB

Profil Pabrik Tekstil Sritex: Dulu Bangga All In Prabowo-Gibran, Kini Terancam Gulung Tikar

Profil Pabrik Tekstil Sritex: Dulu Bangga All In Prabowo-Gibran, Kini Terancam Gulung Tikar

Lifestyle | Kamis, 20 Juni 2024 | 12:27 WIB

Zulhas Bantah Permendag No 8 Tahun 2024 Jadi Penyebab Perusahaan Tekstil Bangkrut

Zulhas Bantah Permendag No 8 Tahun 2024 Jadi Penyebab Perusahaan Tekstil Bangkrut

Bisnis | Kamis, 20 Juni 2024 | 12:00 WIB

Pabriknya Terancam Bangkrut, Bos Raksasa Tekstil Sritex Memohon Ini ke Gibran

Pabriknya Terancam Bangkrut, Bos Raksasa Tekstil Sritex Memohon Ini ke Gibran

Bisnis | Kamis, 20 Juni 2024 | 10:47 WIB

Menakar Kekayaan Bos Pabrik Tekstil Sritex, Kini Terancam Bangkrut Usai Sempat All In Prabowo-Gibran

Menakar Kekayaan Bos Pabrik Tekstil Sritex, Kini Terancam Bangkrut Usai Sempat All In Prabowo-Gibran

Lifestyle | Kamis, 20 Juni 2024 | 09:54 WIB

Terkini

PALHI Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi PT TPL, Minta Big Boss Diperiksa

PALHI Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi PT TPL, Minta Big Boss Diperiksa

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:46 WIB

KAMMI Tolak Aksi Warga Pati di DPR, Tetap Dukung RUU Perampasan Aset

KAMMI Tolak Aksi Warga Pati di DPR, Tetap Dukung RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Sumsel Makin Membara, 449 Hotspot Karhutla Mengintai Kesehatan Pernapasan Warga

Sumsel Makin Membara, 449 Hotspot Karhutla Mengintai Kesehatan Pernapasan Warga

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Ada Ancaman Sandera Anggota DPR, Mahasiswa Tolak Rencana Demo AMPB 27 Agustus

Ada Ancaman Sandera Anggota DPR, Mahasiswa Tolak Rencana Demo AMPB 27 Agustus

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:29 WIB

Praperadilan Febrie, Ahli: TPPU Tak Bisa Berdiri Sendiri, Harus Ada Tindak Pidana Asal

Praperadilan Febrie, Ahli: TPPU Tak Bisa Berdiri Sendiri, Harus Ada Tindak Pidana Asal

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:20 WIB

BNI wondrX 2026 Hadirkan Solusi Traveling Lengkap, Dari Tiket Hingga Visa Dalam Satu Zona Travel

BNI wondrX 2026 Hadirkan Solusi Traveling Lengkap, Dari Tiket Hingga Visa Dalam Satu Zona Travel

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Serunya Berburu Mainan di Pameran IBTE 2026 Jakarta

Serunya Berburu Mainan di Pameran IBTE 2026 Jakarta

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:13 WIB

QLola by BRI Hadirkan Pengalaman Baru untuk Perkuat Layanan Digital Bisnis

QLola by BRI Hadirkan Pengalaman Baru untuk Perkuat Layanan Digital Bisnis

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Musim Kemarau Ekstrem, Kilang Plaju Salurkan Bantuan Logistik untuk Petugas BPBD Sumsel

Musim Kemarau Ekstrem, Kilang Plaju Salurkan Bantuan Logistik untuk Petugas BPBD Sumsel

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Dokter Gigi Ini Ubah Konsep Klinik untuk Bikin Pasien Lebih Nyaman

Dokter Gigi Ini Ubah Konsep Klinik untuk Bikin Pasien Lebih Nyaman

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:03 WIB

×