Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Cegah Stunting, Arutmin Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Ibu Hamil

Iwan Supriyatna

Minggu, 30 Juni 2024 | 08:31 WIB
Cegah Stunting, Arutmin Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Ibu Hamil
Ilustrasi stunting.

Suara.com - Sebagai bagian dari Program Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (PPM), Arutmin Tambang Senakin bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru kembali melakukan kegiatan Senakin Bebas Stunting (SBS) di Puskesmas Tamiang Geronggang. 

Program yang berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi ibu-ibu hamil ini, berjalan di Lokasi Tambang Senakin yang cukup terpencil, dimana akses layanan kesehatan terbatas dan tidak terdapat dokter spesialis yang memadai.

Presiden Direktur PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) selaku induk usaha PT Arutmin Indonesia (Arutmin) Adika Nuraga Bakrie mengatakan, Arutmin berkomitmen untuk terus mendukung upaya dalam meningkatkan kualitas hidup dan menciptakan lingkungan yang sehat bagi masyarakat di sekitar tambang. 

"Program ini bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya di wilayah operasi Arutmin untuk mendapatkan generasi masa depan yang lebih sehat dan berkualitas,” tuturnya, dalam keterangannya Minggu (30/6/2024).

Inisiatif ini, lanjut Aga, demikian Adika Bakrie kerap disapa, bertujuan agar ibu hamil tetap sehat, bugar dan semangat dalam menjalani masa kehamilan sampai melahirkan bayi yang sehat, cerdas, dan kuat. 

“Penyuluhan kesehatan, pemberian vitamin dan kegiatan senam hamil dilakukan oleh bidan-bidan puskesmas yang ada di lingkar Tambang Senakin. Manfaat yang dirasakan masyarakat sekitar sangat besar, karena fasilitas kesehatan belum mencukupi, sehingga pemeriksaan kesehatan yang dilakukan Arutmin ini diharapkan dapat rutin dilakukan dan berkembang ke daerah lingkar tambang lainnya,” ucapnya.

Arutmin menaruh perhatian besar dan memberikan dukungan terhadap program pemerintah, pencegahan dan pengurangan angka stunting dengan melakukan pemeriksaan pada ibu hamil risiko tinggi dan Ultrasonografi (USG) gratis di wilayah lingkar tambang sejak tahun 2023 lalu. 

Upaya yang dilakukan oleh Arutmin ini menjadi bagian dari komitmen untuk mengoptimalkan kontribusi perusahaan pada pemberdayaan dan pengembangan masyarakat serta lingkungan di bidang kesehatan yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), yaitu good health and well-being (kehidupan sehat dan sejahtera), menggalakkan hidup sehat dan mendukung kesejahteraan untuk semua usia. 

Beberapa kegiatan pemberdayaan dan pengembangan masyarakat di bidang kesehatan yang secara konsisten dilakukan di antaranya melalui program pemeriksaan kesehatan berkala dan penyediaan layanan kesehatan dasar, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, serta penanganan penyakit umum. 

baca juga

Peningkatan akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dapat mencegah penyebaran penyakit dan meningkatkan kesehatan masyarakat setempat secara keseluruhan. 

Sekadar informasi, stunting merupakan salah satu masalah kesehatan nasional. Percepatan penurunan stunting pada balita adalah program prioritas pemerintah sebagaimana terdapat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. 

Target nasional pada tahun 2024, prevalensi stunting turun dari 24 persen hingga 14 persen. Perlu penanganan khusus mulai dari pemerintah hingga tingkat keluarga. Terdapat 3 upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting, dimulai pada periode pra kehamilan wanita. 

Upaya tersebut adalah pemberian TTD (Tablet Tambah Darah) bagi remaja putri, pemeriksaan kehamilan dan pemberian makanan tambahan pada ibu hamil, serta pemberian makanan tambahan berupa protein hewani pada anak usia 6-24 bulan.

“Sesuai arahan Wakil Presiden sebagai Ketua Pengarah Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP2S) Pusat, penyelenggaraan Percepatan Penurunan Stunting harus dilakukan secara efektif, konvergen, dan terintegrasi dengan melibatkan lintas sektor di tingkat pusat dan daerah. Arutmin bangga dapat menjadi bagian dari program pemerintah sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap dunia kesehatan,” jelas Aga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Ambisius Pasang Target, Perusahaan Ini Keluarkan Dana Rp 4,1 Miliar Buat Tekan Angka Stunting

Jokowi Ambisius Pasang Target, Perusahaan Ini Keluarkan Dana Rp 4,1 Miliar Buat Tekan Angka Stunting

Bisnis | Jum'at, 14 Juni 2024 | 08:57 WIB

Jokowi Yakin Angka Stunting Bisa Turun Jadi 14 Persen Pada Akhir 2024

Jokowi Yakin Angka Stunting Bisa Turun Jadi 14 Persen Pada Akhir 2024

Health | Rabu, 12 Juni 2024 | 08:55 WIB

Ke Klungkung, Ketua Umum TP PKK Puji Kreativitas Kader dan Dorong Penanganan Stunting

Ke Klungkung, Ketua Umum TP PKK Puji Kreativitas Kader dan Dorong Penanganan Stunting

News | Selasa, 11 Juni 2024 | 21:58 WIB

Terkini

Cisem II Tak Hanya untuk Industri, Pertagas Pastikan Gas Bumi Juga Mengalir ke Rumah Tangga

Cisem II Tak Hanya untuk Industri, Pertagas Pastikan Gas Bumi Juga Mengalir ke Rumah Tangga

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:21 WIB

Nilai Komisi Ojol 8 Persen Belum Sejahterakan Driver, CELIOS: Aplikator Berpotensi Pangkas Insentif

Nilai Komisi Ojol 8 Persen Belum Sejahterakan Driver, CELIOS: Aplikator Berpotensi Pangkas Insentif

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:11 WIB

Plastik Murah China Kepung RI, Industri Petrokimia Terancam Tumbang

Plastik Murah China Kepung RI, Industri Petrokimia Terancam Tumbang

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:04 WIB

Kolaborasi Pendidikan Hukum Nasional Diyakini Perkuat Kepastian Investasi di Indonesia

Kolaborasi Pendidikan Hukum Nasional Diyakini Perkuat Kepastian Investasi di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:58 WIB

Rupiah Paling Lemah di Asia Lawan Dolar AS ke Level Rp18.058

Rupiah Paling Lemah di Asia Lawan Dolar AS ke Level Rp18.058

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:44 WIB

Nasib LPG 3 Kg Mulai Terjawab, Pertagas Beberkan Kesiapan Proyek CNG

Nasib LPG 3 Kg Mulai Terjawab, Pertagas Beberkan Kesiapan Proyek CNG

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:25 WIB

Bank Danamon Proyeksikan Simpanan Valas Naik hingga 60 Persen, Ini Pendorong Utamanya

Bank Danamon Proyeksikan Simpanan Valas Naik hingga 60 Persen, Ini Pendorong Utamanya

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:40 WIB

Fantastis! Segini Harga 74 Kilogram Emas Batangan Hasil Sitaan Kasus Korupsi di Sentul

Fantastis! Segini Harga 74 Kilogram Emas Batangan Hasil Sitaan Kasus Korupsi di Sentul

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:02 WIB

Harga Anjlok, Direksi AMMN Malah Serok Saham Rp17 Miliar, Ada Apa?

Harga Anjlok, Direksi AMMN Malah Serok Saham Rp17 Miliar, Ada Apa?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:49 WIB

BTN Catat Laba Bersih Rp1,85 Triliun hingga Mei 2026, Ini Pendorongnya

BTN Catat Laba Bersih Rp1,85 Triliun hingga Mei 2026, Ini Pendorongnya

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:42 WIB

×