Rencana Penyertaan Modal Negara Rp 965 M, PT INKA Alokasikan untuk Pabrik di Banyuwangi

Selasa, 02 Juli 2024 | 11:33 WIB
Rencana Penyertaan Modal Negara Rp 965 M, PT INKA Alokasikan untuk Pabrik di Banyuwangi
Kereta api Sonar Bangla Express produksi PT INKA yan sukses di Bangladesh. Sebagai ilustrasi produk buatan PT INKA [PT INKA]

Suara.com - Kapasitas PT Industri Kereta Api (INKA) saat ini adalah satu pabrik yang beroperasi di Madiun, Jawa Timur. Produksinya adalah gerbong barang 800 unit per tahun, kereta penumpang 225 unit per tahun, lokomotif 15 unit per tahun, kelengkapan bogle 300 carset per tahun, serta Kereta Api (KA) penggerak 40 unit per tahun.

Dikutip kantor berita Antara dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR RI yang dipantau secara virtual di Jakarta, Selasa (2/7/2024), mengingat seluruh pesanan dikerjakan di Madiun hingga overload, perlu untuk mengoperasikan pabrik PT INKA di Banyuwangi agar bisa memenuhi pesanan yang diterima.

Untuk mendukung peningkatan kapasitas dan kapabilitas produksi kereta api tadi, PT INKA mengusulkan penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp 965 miliar.

Dana ini bakal dimanfaatkan untuk pemenuhan dari fungsi pabrik. Seperti jalan akses guna mobilisasi dari produk-produk yang ada di dalam pabrik.

"Untuk PMN 2024 Rp 965 miliar sudah kami rencanakan, kami mohon dukungannya sehingga pabrik Banyuwangi nanti digunakan untuk memenuhi pemesanan, untuk menyelesaikan PT INKA itu bisa beroperasi di tahun 2025 semester II,” papar Eko Purwanto, Direktur PT INKA dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR RI.

Penggunaan dana tambahan PMN ini digunakan untuk memenuhi alat-alat produksi seperti mesin untuk carbody hingga peningkatan kapasitas line produksi stainless steel.

Selain itu juga digunakan untuk pemenuhan alat-alat pengujian guna meningkatkan kualitas produk INKA, antara lain pembuatan tes track saat uji dinamis sepanjang 3 km.

"Kebutuhan kereta api secara nasional di dalam negeri ini terus meningkat, baik replacement mau pun yang baru. INKA perlu mempersiapkan semuanya untuk bisa memenuhi kebutuhan," lanjutnya.

"Dengan kondisi keterbatasan INKA saat ini terkait dengan kapasitas dan kapabilitas, kami berharap bisa disiapkan dari awal, sehingga nanti bisa memenuhi timeline-nya sesuai kebutuhan yang ada di operasional," jelas Eko Purwanto.

Baca Juga: Seru, Singapura Naikkan Batas Usia Pekerja: Efektif 2026

Nantinya, PMN 2024 sebesar Rp 965 miliar akan dipergunakan untuk persiapan pemenuhan fasilitas produksi yang ada di Banyuwangi.

"Sehingga nanti Banyuwangi mampu untuk menyelesaikan 250 unit kereta per tahun," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI