Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Harga Minyak Dunia Meroket ke Level Tertinggi, Ada Apa?

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 05 Juli 2024 | 08:27 WIB
Harga Minyak Dunia Meroket ke Level Tertinggi, Ada Apa?
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia berbalik melonjak pada Kamis (4/7) atau Jumat (5/7) pagi WIB hingga level tertinggi di tahun 2024. Lonjakan harga minyak dunia ini menyusul adanya kabar penurunan pasokan minyak Amerika Serikat (AS) yang lebih cepat dari dugaan.

Seperti dilansir dari Reuters, Jumat (5/7/2024), Harga minyak mentah Brent naik 21 sen, atau 0,2 persen, menjadi USD 87,55 per barel.

Sedangkan, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 18 sen menjadi USD 84,06 dalam perdagangan yang melemah karena libur Hari Kemerdekaan AS.

Pada sesi sebelumnya, Brent naik 1,3 persen dan ditutup pada USD 87,34, level penutupan tertinggi sejak 30 April. Sementara itu, WTI ditutup pada level tertinggi 11 minggu di USD 83,88.

Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan penurunan persediaan sebanyak 12,2 juta barel. Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan penurunan sebanyak 680.000 barel.

Analis RBN Energy Martin King mengatakan, pasar masih menunggu kondisi perang di Gaza dan pemilu di Prancis dan Inggris.

"Perdagangan sepi dan orang-orang mengamati pasar fisik dan situasi geopolitik," ujarnya.

Analis PVM Tamas Varga mengatakan, harga minyak sebelumnya turun sebanyak 83 sen, tetapi penurunan itu diperkirakan tidak akan berlangsung lama karena melemahnya dolar dan prospek permintaan bahan bakar AS yang lebih cerah setelah data EIA,

Namun, pesanan industri Jerman turun secara tak terduga pada bulan Mei, menambah tanda-tanda bahwa pemulihan ekonomi terbesar Eropa masih belum bisa diprediksi.

Kekhawatiran permintaan meningkat oleh data AS pada hari Rabu yang menunjukkan bahwa pengajuan pertama untuk tunjangan pengangguran AS meningkat minggu lalu, sementara jumlah pengangguran juga meningkat.

Sebaliknya, data ekonomi yang lebih lemah dapat memicu pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve AS lebih cepat, kata para analis, yang dapat mendukung pasar minyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Melesat 1% Usai Stok AS Turun Drastis

Harga Minyak Dunia Melesat 1% Usai Stok AS Turun Drastis

Bisnis | Kamis, 04 Juli 2024 | 08:39 WIB

Kekhawatiran Pasokan Pudar, Harga Minyak Dunia Anjlok

Kekhawatiran Pasokan Pudar, Harga Minyak Dunia Anjlok

Bisnis | Rabu, 03 Juli 2024 | 08:44 WIB

Alami Kenaikan, Harga Minyak Dunia Tembus Level Tertinggi dalam 2 Bulan Terakhir

Alami Kenaikan, Harga Minyak Dunia Tembus Level Tertinggi dalam 2 Bulan Terakhir

Bisnis | Selasa, 02 Juli 2024 | 07:54 WIB

Terkini

Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:47 WIB

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:32 WIB

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB