Jaga Ketersediaan Stok Pangan, Papua Barat Serentak Tanam Komoditas Penyumbang Inflasi

Sabtu, 06 Juli 2024 | 09:29 WIB
Jaga Ketersediaan Stok Pangan, Papua Barat Serentak Tanam Komoditas Penyumbang Inflasi
Penjabat Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere (tengah) melakukan penanaman bibit cabai di kebun ketahanan pangan, Kampung Susweni, Manokwari, Jumat (5/7/2024) [ANTARA/Fransiskus Salu Weking]

Suara.com - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Papua Barat mengalami inflasi tahunan pada Juni 2024 sebesar 3,73 persen (yoy) lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat 4,56 persen (yoy).

Inflasi ini dipengaruhi kenaikan indeks harga dari lima komoditas yang memberikan andil terbesar. Yaitu beras, tarif angkutan udara, ikan tuna, bawang putih, dan tomat.
 
Dikutip dari kantor berita Antara, Penjabat Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere mencanangkan penanaman serentak komoditas penyumbang inflasi di kebun ketahanan pangan Kampung Susweni, Kabupaten Manokwari.

Inilah upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan stok komoditas pangan, sehingga harga tetap terkendali dan inflasi tidak mengalami peningkatan.

"Tujuan utama gerakan serentak yang dilakukan adalah menjaga ketersediaan dan kestabilan harga supaya inflasi tetap terkendali," ungkap Penjabat Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere.

Pemerintah daerah intensif mengedukasi seluruh komponen masyarakat agar memanfaatkan pekarangan rumah dan lahan tidur untuk pembudidayaan komoditas pangan lokal.

Peran aktif masyarakat dalam gerakan menanam berbagai jenis komoditas lokal dapat mewujudkan ketahanan pangan di daerah sekaligus mengantisipasi dampak perubahan iklim.

"Cuaca ekstrem diprediksi terjadi Agustus, yang mengakibatkan suhu meningkat, terjadi kekeringan, dan gagal panen," tandasnya.

"Ada sejumlah komoditas pangan penyumbang inflasi yang ditanam, seperti cabai, tomat, bawang merah, bawang putih, dan lainnya," jelas Ali Baham Temongmere di Manokwari pada Jumat (5/7/2024).

Kegiatan budidaya tanaman pangan lokal ini melibatkan seluruh aparatur yang tersebar dalam 47 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup pemerintah provinsi.

Baca Juga: 25 Pelaku UMKM Dapat Pelatihan Disnakertranskopumkm, Apakah Itu?

Hasil produksi kebun ketahanan pangan ini nantinya disuplai kepada sejumlah pedagang di Manokwari, guna menjamin ketersediaan pasokan sekaligus menjaga kestabilan harga komoditas. Sementara itu, untuk mekanisme pendistribusian hasil panen akan dirumuskan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Papua Barat agar upaya mengendalikan inflasi tepat pada sasaran

"Apakah ada toko sendiri yang menampung hasil panen lalu dijual dengan harga murah atau seperti apa, nanti dirumuskan sama-sama," lanjut Ali Baham Temongmere.

Yacob Fonataba, Penjabat Sekretaris Daerah Papua Barat menyatakan bahwa aparatur pemerintah daerah sudah semestinya menjadi contoh bagi masyarakat agar kampanye budidaya pangan lokal dapat diimplementasikan.

Pemerintah provinsi juga membuka ruang bagi masyarakat sekitar kawasan Susweni untuk berpartisipasi mengelola kebun ketahanan pangan yang sudah dilengkapi sistem irigasi pompa dan pipa.

"Kalau pemerintah tidak turun ke lapangan, bagaimana mungkin bisa mengajak masyarakat melakukan budidaya tanaman pangan," tandas Yacob Fonataba.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI