Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.343,711
LQ45 630,859
Srikehati 307,881
JII 380,533
USD/IDR 17.914

25 Pelaku UMKM Dapat Pelatihan Disnakertranskopumkm, Apakah Itu?

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 05 Juli 2024 | 18:08 WIB
25 Pelaku UMKM Dapat Pelatihan Disnakertranskopumkm, Apakah Itu?
Instruktur bersama pelaku UMKM bidang kuliner saat menunjukkan makanan khas Labuan Bajo dalam pelatihan kewirausahaan di Labuan Bajo [ANTARA/Gecio Viana].

Suara.com - Disnakertranskopumkm adalah singkatan dari Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah.

Dikutip kantor berita Antara dari rilis resmi, Disnakertranskopumkm Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, melatih 25 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bidang kuliner.

Tujuannya agar para pebisnis ini mampu mengolah bahan pangan lokal menjadi jajanan dan makanan khas Labuan Bajo. Outputnya adalah berbagai hidangan yang bisa mendukung industri pariwisata.

"Pangan lokal punya banyak nilai lebih di daerah pariwisata karena otentik, ada kekhasan lokal sehingga kami dorong pangan lokal dengan ciri khas lokal," jelas Theresia P Asmon, Kepala Disnakertranskopumkm Manggarai Barat di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (5/7/2024).

Theresia P Asmon atau lebih dikenal sebagai Ney Asmon menjelaskan keunggulan lain dari pengembangan pangan lokal menjadi kuliner adalah bahan baku yang mudah didapatkan di pasar. Sekaligus murah.

"Jadi berkelanjutan, ekonomi bukan hanya di hulu tapi di hilir lalu mudah dipromosikan karena di daerah pariwisata apa saja yang terkait lokal pasti banyak dicari," ujar Ney Asmon.

Pelatihan ini juga dimaksudkan untuk mengoptimalkan bahan pangan lokal menjadi jajanan yang selama ini didatangkan dari Luar Labuan Bajo.

Ia mencontohkan jajanan pie labu kuning yang berbahan dasar labu. Bahan makanan yang melimpah di Labuan Bajo.

"Kue pie dibawa dari luar dan tersedia di toko oleh-oleh, padahal bahan baku banyak di sini," tandasnya.

Selama dua hari, para pelaku UMKM juga dilatih teknik penyajian, keramahan, kebersihan dan mengembangkan pangan serta jajanan lokal dengan resep serta bahan pangan lainnya.

"Ada enam jenis makanan lokal untuk menu makanan berat, seperti yang selama ini kita tahu makanan lokal. Yaitu tiwu atau nasi dicampur santan lalu dimasukkan dalam bambu dan dibakar. Kami kombinasi makanan khas ini dengan bahan lainnya, juga memadukan resep makanan tradisional dari pegunungan dengan potensi laut seperti ikan," jelasnya mendetail.

Pendampingan pemerintah terhadap UMKM kuliner secara berkelanjutan berupa pelatihan penguatan bisnis, pemasaran, dan menghubungkan pelaku UMKM dengan pasar yang lebih besar.

"Target kami, mereka ambil bagian untuk Festival Golo Koe dan setiap kegiatan nasional yang butuhkan kuliner. Kami akan pilih mereka melalui kurasi," lanjutnya.

Ney Asmon berharap para pelaku UMKM yang telah dibekali kemampuan dalam pelatihan ini mampu mengembangkan usaha di Labuan Bajo untuk menjawab kebutuhan industri pariwisata Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo.

"Harapannya mereka konsisten dengan komitmen di awal saat mereka lolos untuk pelatihan dimana setelah dapat ilmu dan pendampingan harus meningkatkan usaha," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dianggap Tak Lazim, Wamenkop Buka Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun di Gunung hingga Dekat TPA

Dianggap Tak Lazim, Wamenkop Buka Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun di Gunung hingga Dekat TPA

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:01 WIB

PNM Ajak Nasabah Mekaar Studi Banding, Dorong Inovasi Usaha Ultra Mikro

PNM Ajak Nasabah Mekaar Studi Banding, Dorong Inovasi Usaha Ultra Mikro

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Wamenkop: Prabowo Sedang Kembalikan Koperasi Jadi Lokomotif Ekonomi Bangsa

Wamenkop: Prabowo Sedang Kembalikan Koperasi Jadi Lokomotif Ekonomi Bangsa

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Purbaya Akui Utang Kopdes Merah Putih Rp 240 T Dibayar dari APBN, Cicilan 6 Tahun Rp 40 T

Purbaya Akui Utang Kopdes Merah Putih Rp 240 T Dibayar dari APBN, Cicilan 6 Tahun Rp 40 T

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Hadir di Code.Strt 2026, BRImo Tawarkan Transaksi Praktis dan Cashback hingga Rp50 Ribu

Hadir di Code.Strt 2026, BRImo Tawarkan Transaksi Praktis dan Cashback hingga Rp50 Ribu

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Viral Gaji Manajer KDMP Tembus Rp 16 Juta, Purbaya: Kegedean! Paling UMP Lebih Sedikit

Viral Gaji Manajer KDMP Tembus Rp 16 Juta, Purbaya: Kegedean! Paling UMP Lebih Sedikit

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:21 WIB

Lewat Sentuhan Korporasi, UMKM Desa Les Naik Kelas

Lewat Sentuhan Korporasi, UMKM Desa Les Naik Kelas

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:32 WIB

Menjaga Bahasa hingga Kuliner, Bagaimana Upaya Perempuan Lampung Merawat Identitas Budaya?

Menjaga Bahasa hingga Kuliner, Bagaimana Upaya Perempuan Lampung Merawat Identitas Budaya?

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

×