Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Indo Premier Sekuritas Inovasi Samakan Hak Investor Kecil dan Besar Saat Investasi Reksa Dana Saham

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 08 Juli 2024 | 17:16 WIB
Indo Premier Sekuritas Inovasi Samakan Hak Investor Kecil dan Besar Saat Investasi Reksa Dana Saham
Direktur Utama PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The

Suara.com - Indo Premier Sekuritas (IPS), berinovasi agar para investor yang ingin berinvestasi di reksa dana saham dan ETF dengan meluncurkan produk IPOT Fund. Lewat, inovasi ini memberikan kesempatan dan hak yang sama bagi investor kecil maupun besar di investasi reksa dana dan ETF.

Direktur Utama PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The mengatakan, inovasi baru ini diakuinya terlambat diluncurkan, karena setelah 22 tahun berjalan perseroan baru berhasil membuat sebuah inovasi di IPOT Fund.

"Sejalan dengan misi kami sejak awal berdiri, dengan memastikan aksesibilitas dan kebebasan penggunaan yang optimal, kami berharap inovasi terbaru di Indo Premier, khususnya di IPOT Fund, ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap industri investasi di Indonesia," ujarnya di Jakarta, Senin (8/7/2024).

Adapun, tantangan yang dihadapi oleh para investor retail dalam melakukan investasi reksa dana saham seperti kurangnya transparansi portofolio, waktu yang dibutuhkan untuk pencairan dana yang memakan tiga hingga tujuh hari, serta harga yang terpaku di akhir hari dan transaksi yang terjadi di akhir hari juga.

Kelemahan reksa dana saham tersebut dianggap harus dibenahi agar memenuhi kebutuhan investor modern saat ini yang cepat dan dinamis.

Dalam hal ini, Inovasi yang diluncurkan, yaitu Power Fund Series bisa memudahkan investor retail untuk memanfaatkan reksa dana saham secara maksimal. Inisiatif ini juga bertujuan untuk mendukung misi Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam menciptakan pasar modal yang adil, efisien dan mudah diakses oleh masyarakat di Tanah Air.

Lantas fitur - fitur unik dan kreatif yang dihadirkan lewat Power Fund Series ini dirancang untuk menjawab kelemahan reksa dana saham dan reksa dana ETF. Kini masyarakat dapat memanfaatkan harga real-time sesuai momentum pasar untuk mendapatkan harga terbaik berbeda dengan reksa dana saham pada umumnya yang harganya mengacu hanya di akhir hari.

Keunggulan tersebut berkontribusi keunggulan berikutnya, yaitu Transaksi yang dapat dilakukan pada dan setelah jam bursa yang memberikan fleksibilitas kepada investor.

Jika masyarakat ingin memanfaatkan harga real-time dapat bertransaksi sesuai real-time di jam bursa dan di sisi lain masih dapat bertransaksi setelah jam bursa dengan mengacu ke harga akhir hari. Selain keunggulan di proses yang terjadi di proses transaksional, komposisi portofolio yang transparan 100% memberikan ketenangan pikiran karena masyarakat dapat mengetahui dengan pasti apa yang diinvestasikan. Selain di atas kepastian pencairan dana dalam dua hari ketimbang tiga hingga tujuh hari memberikan kepastian agar masyarakat bisa mengatur keuangan lebih baik.

"Power Fund Series adalah inovasi yang pertama kali muncul di dunia yang dirancang untuk memudahkan investor dari berbagai kalangan," kata Moleonoto.

Dalam meluncurkan Power Fund Series, IPS menggandeng Indo Premier Investment Management (IPIM) dan akan meluncurkan tiga belas produk, termasuk Premier ETF IDX LQ-45, Premier ETF PEFINDO i-Grade dan Premier ETF FTSE Indonesia ESG, yang kini dapat ditemukan di IPOT Fund dalam aplikasi IPOT.

Fitur-fitur inovatif di Indo Premier yang diimplementasikan khusus di IPOT Fund untuk memastikan agar investor kecil di Indonesia mendapatkan akses yang sama terhadap produk investasi, harga, dan kepastian jual beli yang setara dengan investor besar. Inovasi ini bertujuan membawa keadilan sosial bagi seluruh investor reksadana.

"Besar harapan kami untuk semakin banyak mitra yang dapat bergabung dalam Power Fund Series untuk menciptakan ekosistem investasi yang lebih inklusif, transparan, dan menguntungkan bagi masyarakat. Mari kita bersama-sama membangun masa depan investasi yang lebih baik di Tanah Air," pungkas Moleonoto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, Influencer Saham Ahmad Rafif Raya Diduga Lakukan Investasi Ilegal

Waspada, Influencer Saham Ahmad Rafif Raya Diduga Lakukan Investasi Ilegal

Bisnis | Minggu, 07 Juli 2024 | 19:49 WIB

5 Alasan Kenapa Kamu Harus Trading di Stockity

5 Alasan Kenapa Kamu Harus Trading di Stockity

Bisnis | Sabtu, 06 Juli 2024 | 10:07 WIB

Profil Ahmad Rafif Raya, Pendiri Grup Waktunya Beli Saham

Profil Ahmad Rafif Raya, Pendiri Grup Waktunya Beli Saham

Bisnis | Jum'at, 05 Juli 2024 | 13:20 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB