Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bank Jago Dibobol Oknum Pegawai, Kepercayaan Nasabah Terancam?

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 16 Juli 2024 | 14:46 WIB
Bank Jago Dibobol Oknum Pegawai, Kepercayaan Nasabah Terancam?
Pengamat perbankan sekaligus Direktur Eksekutif Segara Institute Piter Abdullah mengatakan kepercayaan menjadi fondasi utama bagi kelangsungan bisnis perbankan. (Foto Antara).

Suara.com - Seorang mantan karyawan Bank Jago berinisial IA (33) tega membobol 112 rekening nasabah dan membawa kabur dana senilai Rp 1,3 miliar. Aksi nekat ini dilakukan IA selama kurun waktu Maret hingga Oktober 2023.

Kejahatan ini terbongkar setelah Bank Jago mendeteksi adanya indikasi fraud. IA memanfaatkan aksesnya sebagai karyawan untuk membuka blokir rekening nasabah yang sudah tidak aktif. Setelah itu, ia memindahkan dana dari rekening tersebut ke rekening penampung yang telah disiapkannya.

Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan apakah menyimpan uang dalam bank masih bisa dipercaya, mengingat bisnis perbankan modal utamanya adalah kepercayaan.

Pengamat perbankan sekaligus Direktur Eksekutif Segara Institute Piter Abdullah mengatakan kepercayaan menjadi fondasi utama bagi kelangsungan bisnis perbankan.

Menurutnya nasabah kini tak hanya mencari layanan keuangan yang canggih dan mudah diakses, namun juga kepastian keamanan dan transparansi dalam pengelolaan dana mereka.

"Kepercayaan itu bisnis utama bank. Bank tidak bisa hidup tanpa kepercayaan," kata Piter saat dihubungi Suara.com pada Selasa (16/7/2024).

Menurut dia kepercayaan bagaikan fondasi kokoh yang menopang kokohnya bisnis perbankan. Dengan membangun dan menjaga kepercayaan, bank dapat menciptakan hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan dengan nasabahnya, dan pada akhirnya, memajukan industri perbankan yang sehat dan berkelanjutan.

Di kasus Bank Jago menurut Piter tidak akan menyebabkan hilangnya kepercayaan kepada bank. Meski demikian sistem perbankan harus dilakukan evaluasi agar kasus serupa tidak terjadi lagi.

"Kasus di bank jago dan banyak kasus di bank lain, lebih disebabkan oleh oknum. Bukan kesalahan bank, oknum-oknum ini kan tidak hanya ada di bank di lembaga lain juga banyak terjadi," katanya.

baca juga

Baru-baru ini terungkap kasus pembobolan rekening Bank Jago oleh mantan karyawannya sendiri. IA, 33 tahun, berhasil menggelapkan dana nasabah senilai Rp 1,3 miliar dengan modus membuka blokir 112 rekening yang telah dinonaktifkan.

Kejahatan ini berlangsung selama kurun waktu Maret hingga Oktober 2023. IA memanfaatkan aksesnya sebagai karyawan untuk melakukan persetujuan pembukaan blokir rekening secara diam-diam. Uang nasabah yang berhasil dikuras kemudian ditransfer ke rekening lain yang telah disiapkannya.

Kasus ini terbongkar setelah Bank Jago mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan pada sistem mereka. Bank Jago kemudian bertindak cepat dengan melakukan investigasi internal dan melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Cara Eks Karyawan Bank Jago Bobol 112 Rekening dan Curi Uang Rp1,4 Miliar

Begini Cara Eks Karyawan Bank Jago Bobol 112 Rekening dan Curi Uang Rp1,4 Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Juli 2024 | 11:11 WIB

KB Bank Rayakan HUT ke-54 Bersama Nasabah Setia dan Tebar Serangkaian Promo Menarik

KB Bank Rayakan HUT ke-54 Bersama Nasabah Setia dan Tebar Serangkaian Promo Menarik

Bisnis | Rabu, 10 Juli 2024 | 21:31 WIB

Bank Jago Buka Suara Soal Pegawainya Bobol Rekening Nasabah Rp1,3 Miliar

Bank Jago Buka Suara Soal Pegawainya Bobol Rekening Nasabah Rp1,3 Miliar

Bisnis | Rabu, 10 Juli 2024 | 19:34 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×