Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Bank Jago Dibobol Oknum Pegawai, Kepercayaan Nasabah Terancam?

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 16 Juli 2024 | 14:46 WIB
Bank Jago Dibobol Oknum Pegawai, Kepercayaan Nasabah Terancam?
Pengamat perbankan sekaligus Direktur Eksekutif Segara Institute Piter Abdullah mengatakan kepercayaan menjadi fondasi utama bagi kelangsungan bisnis perbankan. (Foto Antara).

Suara.com - Seorang mantan karyawan Bank Jago berinisial IA (33) tega membobol 112 rekening nasabah dan membawa kabur dana senilai Rp 1,3 miliar. Aksi nekat ini dilakukan IA selama kurun waktu Maret hingga Oktober 2023.

Kejahatan ini terbongkar setelah Bank Jago mendeteksi adanya indikasi fraud. IA memanfaatkan aksesnya sebagai karyawan untuk membuka blokir rekening nasabah yang sudah tidak aktif. Setelah itu, ia memindahkan dana dari rekening tersebut ke rekening penampung yang telah disiapkannya.

Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan apakah menyimpan uang dalam bank masih bisa dipercaya, mengingat bisnis perbankan modal utamanya adalah kepercayaan.

Pengamat perbankan sekaligus Direktur Eksekutif Segara Institute Piter Abdullah mengatakan kepercayaan menjadi fondasi utama bagi kelangsungan bisnis perbankan.

Menurutnya nasabah kini tak hanya mencari layanan keuangan yang canggih dan mudah diakses, namun juga kepastian keamanan dan transparansi dalam pengelolaan dana mereka.

"Kepercayaan itu bisnis utama bank. Bank tidak bisa hidup tanpa kepercayaan," kata Piter saat dihubungi Suara.com pada Selasa (16/7/2024).

Menurut dia kepercayaan bagaikan fondasi kokoh yang menopang kokohnya bisnis perbankan. Dengan membangun dan menjaga kepercayaan, bank dapat menciptakan hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan dengan nasabahnya, dan pada akhirnya, memajukan industri perbankan yang sehat dan berkelanjutan.

Di kasus Bank Jago menurut Piter tidak akan menyebabkan hilangnya kepercayaan kepada bank. Meski demikian sistem perbankan harus dilakukan evaluasi agar kasus serupa tidak terjadi lagi.

"Kasus di bank jago dan banyak kasus di bank lain, lebih disebabkan oleh oknum. Bukan kesalahan bank, oknum-oknum ini kan tidak hanya ada di bank di lembaga lain juga banyak terjadi," katanya.

Baru-baru ini terungkap kasus pembobolan rekening Bank Jago oleh mantan karyawannya sendiri. IA, 33 tahun, berhasil menggelapkan dana nasabah senilai Rp 1,3 miliar dengan modus membuka blokir 112 rekening yang telah dinonaktifkan.

Kejahatan ini berlangsung selama kurun waktu Maret hingga Oktober 2023. IA memanfaatkan aksesnya sebagai karyawan untuk melakukan persetujuan pembukaan blokir rekening secara diam-diam. Uang nasabah yang berhasil dikuras kemudian ditransfer ke rekening lain yang telah disiapkannya.

Kasus ini terbongkar setelah Bank Jago mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan pada sistem mereka. Bank Jago kemudian bertindak cepat dengan melakukan investigasi internal dan melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Cara Eks Karyawan Bank Jago Bobol 112 Rekening dan Curi Uang Rp1,4 Miliar

Begini Cara Eks Karyawan Bank Jago Bobol 112 Rekening dan Curi Uang Rp1,4 Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Juli 2024 | 11:11 WIB

KB Bank Rayakan HUT ke-54 Bersama Nasabah Setia dan Tebar Serangkaian Promo Menarik

KB Bank Rayakan HUT ke-54 Bersama Nasabah Setia dan Tebar Serangkaian Promo Menarik

Bisnis | Rabu, 10 Juli 2024 | 21:31 WIB

Bank Jago Buka Suara Soal Pegawainya Bobol Rekening Nasabah Rp1,3 Miliar

Bank Jago Buka Suara Soal Pegawainya Bobol Rekening Nasabah Rp1,3 Miliar

Bisnis | Rabu, 10 Juli 2024 | 19:34 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB