Pupuk Indonesia Dukung Merauke Jadi Lumbung Pangan Nasional

Iwan Supriyatna

Jum'at, 26 Juli 2024 | 13:03 WIB
Pupuk Indonesia Dukung Merauke Jadi Lumbung Pangan Nasional
PT Pupuk Indonesia (Persero) menyelenggarakan program "Pupuk Indonesia (PI) Menyapa" di Balai Desa Kampung Telaga, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Suara.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) menyelenggarakan program "Pupuk Indonesia (PI) Menyapa" di Balai Desa Kampung Telaga, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Program ini sekaligus menjadi dukungan perusahaan terhadap pertanian di Merauke sebagai lumbung pangan nasional.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi menyampaikan bahwa, PI Menyapa di Merauke ini merupakan forum komunikasi dan koordinasi dengan pemangku kepentingan di lapangan. Acara ini bertujuan untuk mendorong percepatan penebusan pupuk bersubsidi di wilayah ujung Timur Indonesia.

Selain itu juga menjadi upaya Pupuk Indonesia untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga ketahanan pangan nasional maupun regional.

“Pupuk Indonesia menyapa semua orang yang sudah bekerja keras untuk memajukan pertanian Indonesia, para PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan), tim verval (verifikasi dan validasi), kios resmi, distributor, pemerintah, kelompok tani, KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan), dan stakeholder pertanian lainnya. Kita menyapa mereka, mengapresiasi mereka sekaligus melakukan kegiatan tebus bersama,” ujar Rahmad Pribadi ditulis Jumat (26/7/2024).

Adapun upaya Pupuk Indonesia untuk mendorong percepatan penebusan pupuk bersubsidi dilakukan melalui program tebus bersama. Fasilitas ini mempermudah petani dalam penebusan pupuk bersubsidi, karena tidak perlu lagi datang ke kios.

Cukup datang di satu tempat, contohnya di Balai Desa Kampung Telaga Sari, petani sudah bisa menebus pupuk bersubsidi menggunakan kartu tani atau Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Sementara itu dalam kunjungannya di Merauke, Rahmad Pribadi juga memastikan kesiapan pupuk bersubsidi dengan mengunjungi sejumlah kios, gudang dan petani. Mengingat wilayah ini merupakan wilayah penting untuk ketahanan pangan nasional.

Adapun per tanggal 20 Juli 2024, Pupuk Indonesia telah menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak 5.890 ton untuk seluruh Papua, dan sebanyak 3.530 ton stok diantaranya berada di Gudang Lini III Merauke.

Rinciannya, 1.955 ton pupuk Urea dan 1.575 ton pupuk NPK Phonska untuk petani Merauke. Semua stok tersebut melebihi ketentuan minimum yang diatur oleh Pemerintah.

baca juga

“Saya telah mengunjungi gudang di Tanah Miring. Gudang ini merupakan gudang paling Timur yang dimiliki Pupuk Indonesia. Saya tidak ada kekhawatiran di Merauke, saya kira Bu Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Merauke (Yosefa Loise Rumaseu, Red) sepakat Merauke bisa menjadi lumbung pangan baik regional maupun nasional,” tandas Rahmad.

Lebih lanjut ia menambahkan, untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga ketahanan pangan nasional, Pemerintah pada tahun 2024 ini menambah alokasi pupuk bersubsidi dari 4,7 juta ton menjadi 9,55 juta ton secara nasional. Penambahan tersebut juga diberikan untuk petani di Merauke.

Alokasi pupuk bersubsidi Urea di Merauke saat ini mencapai 8.730 ton, atau 72,4 persen lebih banyak dibandingkan alokasi di awal 2024, yaitu 5.065 ton. Kemudian alokasi NPK terbaru sebanyak 14.322 ton atau ditambah 125,3 persen dari alokasi semua sebesar 6.360 ton.

Untuk menjamin kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi di Merauke, Pupuk Indonesia juga menyiapkan fasilitas penunjang. Antara lain tiga unit gudang Lini III dengan kapasitas total 6.000 ton. Kemudian dua Distributor, 55 Kios serta sebanyak tiga Petugas Lapang yang akan memastikan penyaluran pupuk bersubsidi di tingkat distributor dan kios dapat berjalan dengan baik.

Lebih lanjut Rahmad Pribadi menambahkan, dari hasil tinjau lapangan, wilayah Merauke memiliki tanah pertanian cukup baik, subur dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Mengingat saat ini rata-rata produktivitas padi di Merauke masih di angka 3 hingga 4 ton per Hektare.

Sementara lahan pertanian di Merauke terbilang luas. Contohnya Kampung Telaga Sari memiliki lahan pertanian sekitar 1.058 Hektare untuk tanaman padi. Untuk itu Pupuk Indonesia mendorong percepatan penebusan pupuk bersubsidi agar produktivitas di Merauke dapat ditingkatkan.

“Pertanian di sini juga telah dikunjungi Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo beberapa waktu lalu. Merauke ini unik, saat harga beras dimana-mana naik, disini selalu lebih murah. Nah ini penting untuk ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pupuk Indonesia Tegaskan Tetap Lakukan Penyaluran Pupuk Bersubsidi

Pupuk Indonesia Tegaskan Tetap Lakukan Penyaluran Pupuk Bersubsidi

Bisnis | Sabtu, 20 Juli 2024 | 06:03 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Pupuk Indonesia Resmikan Gudang Curah Urea Berkapasitas 20.000 Ton

Dukung Ketahanan Pangan, Pupuk Indonesia Resmikan Gudang Curah Urea Berkapasitas 20.000 Ton

Bisnis | Jum'at, 12 Juli 2024 | 18:35 WIB

Pupuk Indonesia Gandeng Bulog untuk Serap Hasil Panen Petani MAKMUR

Pupuk Indonesia Gandeng Bulog untuk Serap Hasil Panen Petani MAKMUR

Bisnis | Rabu, 10 Juli 2024 | 11:47 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×