Bank Jago Kempit Dana Murah Rp9,1 Triliun di Semester I 2024

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 26 Juli 2024 | 16:34 WIB
Bank Jago Kempit Dana Murah Rp9,1 Triliun di Semester I 2024
Dari total DPK tersebut, komposisi dana murah yang terdiri dari giro dan tabungan (current account and savings account/CASA) mencapai 61 persen atau setara dengan Rp9,1 triliun.

Suara.com - PT Bank Jago Tbk mencatatkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 47 persen secara year-on-year (yoy) dari Rp10,1 triliun pada semester I 2023 menjadi Rp14,8 triliun pada semester I 2024.

Dari total DPK tersebut, komposisi dana murah yang terdiri dari giro dan tabungan (current account and savings account/CASA) mencapai 61 persen atau setara dengan Rp9,1 triliun.

Sedangkan, sisanya sebesar 39 persen atau Rp5,7 triliun merupakan simpanan nasabah dalam bentuk deposito.

Dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (26/7/2024) Direktur Utama Bank Jago Arief Harris Tandjung mengatakan bahwa mitra ekosistem strategis, di antaranya ekosistem GoTo serta platform reksadana online Bibit yang terhubung secara seamless dengan aplikasi Jago, memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan bisnis Bank jago.

"Hal ini terlihat salah satunya dari jumlah nasabah funding aplikasi Jago yang sebanyak 66 persen berasal dari mitra ekosistem," kata Arief.

Ia juga mencatat kinerja penyaluran kredit Bank Jago juga terdorong berkat skema partnership atau channeling yang semakin erat dengan ekosistem dan platform digital, perusahaan pembiayaan, dan lembaga keuangan lainnya.

Hingga akhir kuartal II 2024, penyaluran kredit bank digital itu tumbuh sebesar 40 persen yoy atau mencapai Rp15,7 triliun.

Kinerja positif itu diiringi dengan kualitas dalam penyaluran kredit, tercermin dari rendahnya rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) gross yang sebesar 0,4 persen.

Dengan terjaganya pertumbuhan kredit yang berkualitas, Bank Jago pun membukukan laba bersih setelah pajak (net profit after tax) sebesar Rp50 miliar atau tumbuh 23 persen yoy dari perolehan semester I 2023 yang sebesar Rp41 miliar.

Total aset Bank Jago juga ikut meningkat sebesar 29 persen yoy, dari Rp18,9 triliun di semester I 2023 menjadi Rp24,2 triliun di semester I 2024.

Rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) Bank Jago mencapai 50 persen yang menunjukkan kuatnya tingkat permodalan untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan.

Arief mengatakan Bank Jago menggabungkan cara-cara digital dengan fundamental keuangan yang kuat sehingga berhasil menjaga konsistensi pertumbuhan yang positif dan berkualitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kredit Macet Bank BCA Naik Pada Semester I 2024

Kredit Macet Bank BCA Naik Pada Semester I 2024

Bisnis | Jum'at, 26 Juli 2024 | 12:06 WIB

7 Tahun Berturut-turut! Pemprov DKI Jakarta Kembali Raih WTP

7 Tahun Berturut-turut! Pemprov DKI Jakarta Kembali Raih WTP

Video | Kamis, 25 Juli 2024 | 20:25 WIB

Bank Digital Milik BRI Kempit Laba Rp20 Miliar Hingga Kuartal II 2024

Bank Digital Milik BRI Kempit Laba Rp20 Miliar Hingga Kuartal II 2024

Bisnis | Kamis, 25 Juli 2024 | 18:51 WIB

Terkini

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:50 WIB

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:43 WIB

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:33 WIB

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:59 WIB

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:21 WIB

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:01 WIB

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:50 WIB

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:36 WIB