Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Bos Delta Dunia Makmur Teriak, Pelemahan Rupiah Jadi Biang Kerok Perusahaan Rugi

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 02 Agustus 2024 | 18:56 WIB
Bos Delta Dunia Makmur Teriak, Pelemahan Rupiah Jadi Biang Kerok Perusahaan Rugi
Ilustrasi tambang batu bara.

Suara.com - PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) mencatat kinerja yang kurang menggembirakan pada semester I-2024. Perusahaan mengalami kerugian bersih sebesar USD 26,5 juta, jauh di bawah laba bersih USD 4,923 juta yang diraih pada periode yang sama tahun sebelumnya

Kerugian ini terutama disebabkan oleh kerugian selisih kurs yang mencapai USD 12 juta akibat pelemahan rupiah dan dolar Australia terhadap dolar AS. Meskipun pendapatan perusahaan masih relatif stabil, namun peningkatan beban pokok pendapatan dan kerugian kurs yang signifikan menekan profitabilitas DOID.

Direktur Delta Dunia Group, Dian Andyasuri menjelaskan kerugian disebabkan oleh berkurangnya laba usaha dan kerugian selisih kurs sebesar USD12 juta akibat pelemahan rupiah dan dolar Australia, tanpa dampak pada kas.

“Penting untuk dicatat bahwa kerugian selisih kurs tersebut merupakan kerugian yang belum direalisasikan (unrealized loss) dan merupakan hasil dari perlakuan akuntansi (accounting treatment),” ungkap dia dalam keterangan resmi dikutip Jumat (2/8/2024).

Padahal Pendapatan YoY tetap stabil di angka USD855 juta, sementara EBITDA turun secara tahunan sebesar USD160 juta. Peningkatan awal pada biaya tunai dari inisiatif efisiensi diperkirakan akan kembali normal seiring dengan penerapan langkah-langkah tersebut.

Adapun volume batu bara Grup tetap stabil pada 42 metrik ton (MT) sementara pengupasan tanah (Overburden Removal) secara keseluruhan turun 5 persen sebesar 271 juta bank cubic meter (bcm) akibat curah hujan ekstrem yang terus berlanjut.

Kondisi cuaca ekstrem telah berdampak pada industri pertambangan secara luas di Indonesia dan sektor-sektor lain di seluruh Asia, namun kemampuan operasional dan adaptasi strategis Grup memastikan kemajuan yang berkelanjutan dalam mencapai target.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Defisit Modal Indofarma Kian Bengkak, Sentuh Rp1,5 Triliun

Defisit Modal Indofarma Kian Bengkak, Sentuh Rp1,5 Triliun

Bisnis | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 18:07 WIB

Beban Bunga Bank Bengkak, Laba Produsen Indomie Ambles 30 Persen

Beban Bunga Bank Bengkak, Laba Produsen Indomie Ambles 30 Persen

Bisnis | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 13:49 WIB

BPKH Buka-bukaan Soal Dana Haji Defisit Rp317 Miliar

BPKH Buka-bukaan Soal Dana Haji Defisit Rp317 Miliar

Bisnis | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 08:22 WIB

Terkini

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:45 WIB

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:28 WIB

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:23 WIB

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:18 WIB

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:17 WIB

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:06 WIB

IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau

IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:49 WIB

Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!

Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:48 WIB

Alasan Perang Iran Bikin Harga BBM Tetap Mahal Meski Pasokan Minyak Dunia Melimpah

Alasan Perang Iran Bikin Harga BBM Tetap Mahal Meski Pasokan Minyak Dunia Melimpah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:48 WIB

RUPST Bank Jago: Laba Tumbuh 115 Persen, Tetapkan Direksi Baru

RUPST Bank Jago: Laba Tumbuh 115 Persen, Tetapkan Direksi Baru

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:18 WIB