Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Ekonomi Sepekan: Pengangguran di Indonesia Melonjak, Rusuh Hingga Wall Street Terguncang

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 07 Agustus 2024 | 09:24 WIB
Ekonomi Sepekan: Pengangguran di Indonesia Melonjak, Rusuh Hingga Wall Street Terguncang
Kerusuhan di Bangladesh (Foto: Reuters)

Suara.com - Fluktuasi ekonomi dunia yang juga berdampak di Indonesia pekan ini menarik untuk disimak. Sejumlah peristiwa politik seperti kudeta perdana menteri Bangladesh hingga kerusuhan rasial di Inggris ikut mempengaruhi gejolak ekonomi. Terlebih, gejolak pasar saham di Amerika dan Jepang yang juga berdampak pada ekonomi di Indonesia.

Mundurnya PM Bangladesh Sheikh Hasina mengundurkan diri dan meninggalkan negara itu. Pengunduran dirinya terjadi di tengah demonstrasi besar-besaran yang dipimpin oleh pemimpin mahasiswa Nahid Islam.

Di samping itu, pengunduran diri Hasina juga tidak bisa dilepaskan dari demonstrasi anti-pemerintah. Pada hari Senin kemarin, pengunjuk rasa melanggar jam malam nasional, menyerbu kediaman Perdana Menteri, dan menyatakan kemenangan gerakan rakyat.

Kerusuhan juga melanda Inggris. Negeri Ratu Elizabeth itu tengah dilanda peristiwa kerusuhan rasial.  Perdana Menteri Inggris Keir Starmer memperingatkan pengunjuk rasa sayap kanan pada hari Minggu bahwa mereka akan “menyesal” karena ikut serta dalam kerusuhan terburuk di Inggris dalam 13 tahun terakhir, ketika kerusuhan terkait dengan pembunuhan tiga anak awal pekan ini berkobar di seluruh negeri.

Demonstran anti-imigrasi bertopeng memecahkan beberapa jendela di sebuah hotel yang digunakan untuk menampung pencari suaka di Rotherham, South Yorkshire.

Lalu bagaimana dengan kondisi stockmarket di Amerika Serikat dan Jepang? Pasar saham di Amerika Serikat hingga Jepang terpantau jatuh.

Ambruknya Wall Street sejak akhir pekan lalu, berpengaruh pada perdagangan di Asia Pasifik termasuk Jepang dan Indonesia. Indeks Nasdaq, sebuah perusahaan teknologi asal Negeri Paman Sam terkoreksi 2,43 persen.

Kondisi ini diperparah dengan meningkatnya angka pengangguran di Amerika Serikat, yakni lebih dari 10.000 pengangguran baru di tahun ini. Tentu saja lesunya pasar global mempengaruhi kondisi pasar di Tanah Air. Sejumlah perusahaan mencatat kinerja kurang menggembirakan akibat pelemahan saham di AS, terutama perusahaan dalam tataran global.

Pelemahan saham AS sering kali diikuti oleh penurunan indeks saham global, termasuk IHSG. Investor asing mungkin menarik dananya dari pasar saham Indonesia untuk menutupi kerugian di pasar lain atau untuk mencari aset yang lebih aman.

Di samping itu, penurunan pasar saham AS dapat memicu pelarian modal dari negara berkembang, termasuk Indonesia, yang dapat melemahkan nilai rupiah terhadap dolar AS.

Selaain depresiasi Rupiah (IDR), pengangguran juga melonjak di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, angka pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada semester pertama tahun 2024 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tercatat sebanyak 32.064 pekerja kehilangan pekerjaan mereka, meningkat 21,4% dari tahun lalu. Kenaikan ini mengakibatkan semakin ketatnya persaingan dalam mencari pekerjaan dan berpotensi meningkatkan angka pengangguran secara nasional. Jakarta dan Bangka Belitung menjadi dua wilayah dengan kasus PHK paling tinggi, dengan Jakarta mencatat angka tertinggi mencapai 7.469 orang yang terkena PHK.

Depresiasi rupiah dapat meningkatkan biaya impor dan inflasi di Indonesia. Jika pelemahan saham AS mencerminkan perlambatan ekonomi, permintaan global untuk barang dan jasa, termasuk ekspor dari Indonesia, dapat menurun. Penurunan ekspor dapat berdampak negatif pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi RI Tumbuh Melambat, Kemenkeu: Banyak Negara Alami Kesulitan!

Ekonomi RI Tumbuh Melambat, Kemenkeu: Banyak Negara Alami Kesulitan!

Bisnis | Selasa, 06 Agustus 2024 | 18:28 WIB

Ekonomi RI Melambat, IHSG Anjlok 3,4%

Ekonomi RI Melambat, IHSG Anjlok 3,4%

Bisnis | Senin, 05 Agustus 2024 | 16:53 WIB

Ekonomi RI Tumbuh Melambat, Begini Respons Sri Mulyani

Ekonomi RI Tumbuh Melambat, Begini Respons Sri Mulyani

Bisnis | Senin, 05 Agustus 2024 | 16:42 WIB

Terkini

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:00 WIB

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:48 WIB

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:45 WIB

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:18 WIB

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:15 WIB

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB

Produksi Listrik EBT Tembus 8.743 GWh, Pertamina Genjot Transisi Energi

Produksi Listrik EBT Tembus 8.743 GWh, Pertamina Genjot Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:06 WIB

BTN Cetak Laba Bersih Rp 1,1 Triliun di Kuartal I-2026

BTN Cetak Laba Bersih Rp 1,1 Triliun di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:59 WIB

Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia

Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:56 WIB

IFG Life Rampungkan Pembayaran Klaim Nasabah Eks Jiwasraya

IFG Life Rampungkan Pembayaran Klaim Nasabah Eks Jiwasraya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:52 WIB