7,2 Juta Orang Indonesia Pengangguran, Utang Pinjol Capai Rp874,5 Triliun!

M Nurhadi

Selasa, 13 Agustus 2024 | 16:38 WIB
7,2 Juta Orang Indonesia Pengangguran, Utang Pinjol Capai Rp874,5 Triliun!
Ilustrasi Pinjol (Antara)

Suara.com - Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (AFPI) mencatat hingga Mei 2024 sedikitnya ada 129 juta orang Indonesia yang memiliki utang pinjaman online atau pinjol dengan total penyaluran dana pinjaman Rp874,5 triliun. Dengan besarnya nilai pinjaman, AFPI berkomitmen untuk terus memberantas pinjol ilegal dan meningkatkan literasi finansial masyarakat.

Tingginya perputaran uang pinjaman online ini sejalan dengan pertumbuhan pembiayaan yang berasal dari perusahaan fintech lending yang mencapai 26 persen per tahun. Berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pertumbuhan ini menjadi pertumbuhan tertinggi dalam industri keuangan manapun.

Sayangnya atensi masyarakat mengakses pinjaman online dibarengi dengan pertumbuhan pinjol – pinjol ilegal. OJK mencatat bahwa remaja berusia 15 - 17 tahun merupakan kelompok paling rentan terjerat pinjol ilegal di Indonesia.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkap kalau saat ini pelaku pinjol ilegal melakukan penipuan dengan cara membuat platform yang menyerupai platform pinjol legal yang terdaftar di OJK.

Modus ini yang kerap mengelabui masyarakat. Apalagi kondisi tersebut diperparah dengan tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia yang masih rendah, khususnya di daerah pedesaan dan kelompok umur tertentu.

Kemudahan akses mendapatkan uang menjadi alasan pinjol menjadi produk favorit masyarakat. Pinjol seakan menjadi jalan singkat solusi memperoleh uang secara kilat.

Tentu saja skema ini sangat menggiurkan di tengah kondisi perekonomian yang tidak menentu. Terlebih, kini Indonesia tengah dilanda badai PHK di sejumlah sektor industri. Tercatat Indonesia memiliki sedikitnya 7,2 juta pengangguran per Februari 2024 menurut data Badan Pusat Statistik (BPS).

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan bahwa kondisi ketenagakerjaan di Indonesia pada tahun 2024 terus berkembang. Hal ini terbukti dengan penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,82% pada Februari 2024 dari TPT pada Februari 2023 sebesar 5,45%. Namun demikian, tentunya angka ini harus terus diturunkan dengan berbagai upaya yang terukur dan terarah.

Ada beberapa penyebab TPT relatif masih tinggi dibandingkan negara-negara ASEAN. Pertama, Indonesia adalah negara dengan populasi terbesar di ASEAN yang jumlah penduduknya mencapai 281,6 juta orang.

baca juga

Selain itu, terdapat angkatan kerja baru sekitar 3 sampai dengan 3.5 juta tiap tahunnya. Kedua, masih adanya mismatch ketenagakerjaan yang mengakibatkan tingkat produktivitas tenaga kerja Indonesia masih di bawah rata-rata ASEAN.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

129 Juta Orang Indonesia 'Ngutang' Pinjol, Solusi Keuangan atau Bom Waktu?

129 Juta Orang Indonesia 'Ngutang' Pinjol, Solusi Keuangan atau Bom Waktu?

Bisnis | Selasa, 13 Agustus 2024 | 12:13 WIB

OJK Terbitkan Aturan Yang Mudahkan Daerah Terbitkan Surat Utang di Pasar Modal

OJK Terbitkan Aturan Yang Mudahkan Daerah Terbitkan Surat Utang di Pasar Modal

Bisnis | Minggu, 11 Agustus 2024 | 17:55 WIB

Perusahan Pinjol Hingga Asuransi Kini Bisa Lihat Data Kredit Calon Nasabah di SLIK

Perusahan Pinjol Hingga Asuransi Kini Bisa Lihat Data Kredit Calon Nasabah di SLIK

Bisnis | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 09:10 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×