PLTU Suralaya Bikin Polusi Udara, Luhut Tak Sabar Mau 'Suntik Mati'

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 14 Agustus 2024 | 14:46 WIB
PLTU Suralaya Bikin Polusi Udara, Luhut Tak Sabar Mau 'Suntik Mati'
Area pertanian warga yang rusak diduga akibat polusi abu batu bara PLTU Suralaya, Cilegon, Banten. [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya kembali menjadi perbincangan hangat setelah Menteri Luhut Binsar Pandjaitan mengusulkan agar PLTU tersebut "disuntik mati" lebih cepat dari jadwal yang telah ditetapkan.

Keputusan ini diambil sebagai upaya untuk mengatasi masalah polusi udara yang semakin parah di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

PLTU Suralaya, yang terletak di Cilegon, Banten, telah lama menjadi salah satu sumber utama emisi gas buang di kawasan tersebut, tercatat umur PLTU itu sudah menyentuh 40 tahun.

Emisi dari PLTU ini dianggap sebagai salah satu faktor penyebab buruknya kualitas udara di Jakarta, terutama pada partikel berbahaya seperti PM2.5.

"Ya itu kita mau rapatin, nanti yang Suralaya itu kan sudah banyak polusinya, sudah lebih 40 tahun ya," ujar Luhut di JCC Senayan, Jakarta pada Rabu (14/8/2024).

Luhut bilang dalam upaya untuk memperbaiki kualitas udara di Jakarta dirinya menyetujui rencana penutupan dini PLTU Suralaya.

"Kalau bisa kita tutup supaya mengurangi polusi Jakarta, di samping tadi mobil EV kita dorong dengan sepeda motor EV," terangnya.

Dengan menutup PLTU Suralaya, ia berharap indeks kualitas udara Jakarta bisa turun ke bawah level 100.

"Jadi kita Jakarta ini kalau bisa kita tutup Suralaya, kita berharap akan bisa turun di bawah 100 indeksnya ini. Apalagi nanti bus transportasi kita ada 5.000 bus yang segera kita mulai bertahap masukkan, sehingga tidak ada lagi bus yang pakai solar," ujar Luhut.

baca juga

Luhut menjelaskan bahwa polusi udara akibat PLTU Suralaya telah menyebabkan peningkatan kasus penyakit pernapasan, jantung, dan berbagai penyakit kronis lainnya. Hal ini tentunya berdampak langsung pada meningkatnya biaya pengobatan dan perawatan kesehatan masyarakat.

"Pemerintah itu mengeluarkan Rp38 triliun untuk biaya berobat, ada yang melalui BPJS ada yang melalui pengeluaran sendiri untuk kesehatan. Karena akibat (indeks kualitas) udara yang 170 sampai 200 indeks ini itu banyak yang sakit ISPA," bebernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengambilan Sumpah Jabatan Anggota DPRD Jakarta Periode 2024-2029 Digelar Sehari Usai Masa Jabatan Habis

Pengambilan Sumpah Jabatan Anggota DPRD Jakarta Periode 2024-2029 Digelar Sehari Usai Masa Jabatan Habis

News | Rabu, 14 Agustus 2024 | 14:29 WIB

Zulhas: KIM Sepakat Usul RK di Jakarta, KIM Plus yang Belum Bicara

Zulhas: KIM Sepakat Usul RK di Jakarta, KIM Plus yang Belum Bicara

News | Rabu, 14 Agustus 2024 | 13:56 WIB

SK Sebagai Ketua MK Dibatalkan PTUN, Hakim Suhartoyo Masih Pimpin Sidang

SK Sebagai Ketua MK Dibatalkan PTUN, Hakim Suhartoyo Masih Pimpin Sidang

News | Rabu, 14 Agustus 2024 | 13:39 WIB

Terkini

Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri, Kortastipidkor Bidik Pihak Coba Intervensi Saksi

Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri, Kortastipidkor Bidik Pihak Coba Intervensi Saksi

News | Senin, 28 September 2026 | 14:51 WIB

Bibir Makin Cerah dan Fresh! 4 Rekomendasi Lip Tint Mengandung Vitamin C

Bibir Makin Cerah dan Fresh! 4 Rekomendasi Lip Tint Mengandung Vitamin C

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 14:50 WIB

Baru 3 Bulan Latihan, Dua Pembalap Cilik Indonesia Sukses Imbangi Pace Rider Top Malaysia di Sepang!

Baru 3 Bulan Latihan, Dua Pembalap Cilik Indonesia Sukses Imbangi Pace Rider Top Malaysia di Sepang!

Sport | Senin, 28 September 2026 | 14:48 WIB

Komnas Perempuan Catat 225 Kasus Pemaksaan Aborsi, 90,7% Pelakunya Pasangan intim

Komnas Perempuan Catat 225 Kasus Pemaksaan Aborsi, 90,7% Pelakunya Pasangan intim

News | Senin, 28 September 2026 | 14:46 WIB

Tiket Timnas Indonesia vs Malaysia Malam Ini Ludes!

Tiket Timnas Indonesia vs Malaysia Malam Ini Ludes!

Bola | Senin, 28 September 2026 | 14:44 WIB

Tak Melulu Sudirman-Thamrin, DPRD DKI Dorong CFD Jakarta Rambah Slipi hingga Blok M

Tak Melulu Sudirman-Thamrin, DPRD DKI Dorong CFD Jakarta Rambah Slipi hingga Blok M

News | Senin, 28 September 2026 | 14:44 WIB

Anggota DPR PKS Cecar Kalapas Cibinong Soal Hilangnya Fasilitas Mewah

Anggota DPR PKS Cecar Kalapas Cibinong Soal Hilangnya Fasilitas Mewah

Video | Senin, 28 September 2026 | 14:44 WIB

Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar

Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 14:40 WIB

Mantan Pekerja Asbes Laporkan Dugaan Penyakit Akibat Kerja ke Pengawas Ketenagakerjaan Karawang

Mantan Pekerja Asbes Laporkan Dugaan Penyakit Akibat Kerja ke Pengawas Ketenagakerjaan Karawang

News | Senin, 28 September 2026 | 14:36 WIB

GOTO Jadi Korban Batas Harga Saham Rp1, Langsung ARB

GOTO Jadi Korban Batas Harga Saham Rp1, Langsung ARB

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 14:29 WIB

×