Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Intip Strategi Kolaborasi Perusahaan Teknologi Pacu Komputasi Awan, Dorong Inovasi AI dan Keamanan Data

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 20 Agustus 2024 | 10:44 WIB
Intip Strategi Kolaborasi Perusahaan Teknologi Pacu Komputasi Awan, Dorong Inovasi AI dan Keamanan Data
Sivali Cloud Technology dan Canonical, penerbit Ubuntu, yang menjalin dimulainya kemitraan baru di industri teknologi awan.

Suara.com - Upaya memaksimalkan penggunaan komputasi awan atau cloud terus dilakukan oleh banyak pihak di Indonesia guna memacu anak bangsa menciptakan inovasi berbasis teknologi informasi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) hingga memperkuat keamanan serta kedaulatan data.

Terbaru, langkah mewujudkan hal tersebut dilakukan oleh Sivali Cloud Technology dan Canonical, penerbit Ubuntu, yang menjalin dimulainya kemitraan baru di industri teknologi awan.

Melalui kolaborasi ini, Sivali Cloud Technology resmi menjadi distributor pertama Canonical di pasar Indonesia. Upaya bersama ini akan menggabungkan keahlian kedua perusahaan dalam pengembangan teknologi awan dan distribusi pasar untuk memajukan industri teknologi cloud di Tanah Air.

"Kami berharap kemitraan ini dapat mewujudkan kedaulatan data dan memberdayakan siapa saja untuk memiliki teknologi awan yang terjangkau di Indonesia dengan Linux Enterprise dari Canonical," ujar Direktur Utama Sivali Cloud Technology, Wong Sui Jan, di Jakarta, Selasa (20/8/2024).

Canonical Ltd sendiri telah dikenal secara global atas inovasinya dalam menciptakan dan memelihara Ubuntu, sistem operasi open-source paling populer di dunia. Sementara itu, Sivali Cloud Technology adalah penyedia solusi komputasi awan terkemuka di Indonesia.

Ditegaskan lebih lanjut oleh Wong Sui Jan, akses yang lebih baik ke teknologi awan canggih akan memberdayakan komunitas untuk mengakses awan, serta mempermudah penerapan kedaulatan data bagi perusahaan publik dan korporasi swasta.

Komitmen kemitraan terhadap kedaulatan data akan memastikan bahwa bisnis di Indonesia dapat mengendalikan data pengguna tanpa pengaruh eksternal, serta mematuhi peraturan dan standar lokal.

Selain itu, melalui produk keamanan berlangganan dari Canonical yang diperuntukkan bagi kalangan korporasi (Canonical's enterprise security subscription) yakni Ubuntu Pro, dengan dukungan jangka panjang, keamanan yang ditingkatkan, dan kepatuhan terhadap berbagai standar industri, akan memberikan bisnis di Indonesia platform yang aman, efisien, dan hemat biaya.

Channel Manager Canonical, Rick Fredrickson, menyambut baik kolaborasi ini dengan Sivali. Kemitraan ini menggabungkan kemampuan tim ahli Sivali Cloud Technology dengan solusi perangkat lunak Canonical yang kuat dan aman.

"Kami bangga telah menjadikan Sivali sebagai mitra distribusi kami di Indonesia. Kami terkesan dengan reputasi dan jaringan yang telah mereka bangun dalam komunitas VAR dan SI di Indonesia. Bermitra dengan distributor lokal yang kuat telah menjadi kunci penting dalam pertumbuhan pesat Canonical di pasar baru dalam beberapa tahun terakhir, dan kami menantikan kesuksesan serupa di Indonesia bersama Wong Sui Jan, Ryo Ardian, dan tim mereka," ungkap Rick Fredrickson.

Selain solusi awan yang andal, kemitraan ini akan mendorong kemajuan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) dan pembelajaran mesin di Indonesia. Teknologi AI dan pembelajaran mesin akan memungkinkan analisis data yang lebih cepat dan akurat, membantu bisnis membuat keputusan yang lebih baik dan lebih cepat. Ini akan sangat berguna dalam aplikasi seperti analisis prediktif, otomatisasi proses bisnis, dan peningkatan pengalaman pelanggan.

"Dengan memanfaatkan solusi infrastruktur AI yang kuat dari Canonical, Sivali Cloud Technology akan menyediakan platform yang mampu mendukung berbagai kebutuhan AI dan pembelajaran mesin bagi perusahaan di Indonesia," kata Wong Sui Jan.

Dia juga meyakini kolaborasi ini dapat memberi dampak signifikan terlebih dengan populasi di Indonesia lebih dari 270 juta orang dan kelas menengah yang semakin melek teknologi, permintaan untuk solusi awan akan meningkat pesat. Sektor keuangan, kesehatan, ritel, manufaktur dan lainnya semakin mencari solusi awan untuk merampingkan operasi, mengurangi biaya, dan meningkatkan pengalaman pelanggan.

Kemitraan ini juga diharapkan dapat mendorong inovasi dan pertumbuhan dalam ekosistem teknologi Indonesia. Kedua perusahaan akan mendukung startup, UKM dan perusahaan besar dalam perjalanan transformasi digital.

"Kolaborasi ini juga akan menciptakan peluang bagi anak bangsa untuk mengembangkan keterampilan dan keahlian baru dalam teknologi awan, termasuk AI dan pembelajaran mesin, sehingga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital Indonesia," ujar Wong Sui Jan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu AI Generatif? Apa Bedanya dengan AI Konvesional?

Apa Itu AI Generatif? Apa Bedanya dengan AI Konvesional?

Tekno | Selasa, 20 Agustus 2024 | 08:59 WIB

Solo Menuju Pusat Digital Berkelanjutan Melalui Integrasi Teknologi dan Budaya

Solo Menuju Pusat Digital Berkelanjutan Melalui Integrasi Teknologi dan Budaya

Bisnis | Selasa, 20 Agustus 2024 | 08:04 WIB

5 Kesalahan Sehari-hari yang Dapat Merusak Baterai Ponsel

5 Kesalahan Sehari-hari yang Dapat Merusak Baterai Ponsel

Your Say | Minggu, 18 Agustus 2024 | 17:17 WIB

Terkini

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:23 WIB

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:17 WIB

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:14 WIB

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:57 WIB

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:51 WIB

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:47 WIB

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:32 WIB

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:25 WIB

Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg

Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:10 WIB