Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Kupas Asuransi Jiwa Kredit, Tugure: Keuntungan Tinggi, Risiko Kerugian Signifikan

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 21 Agustus 2024 | 06:55 WIB
Kupas Asuransi Jiwa Kredit, Tugure: Keuntungan Tinggi, Risiko Kerugian Signifikan
Ilustrasi asuransi. (Shutterstock)

Suara.com - Sebagai wujud komitmen dalam menciptakan ekosistem industri asuransi yang sehat dan berkelanjutan, PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) berpartisipasi aktif dalam Indonesia Underwriting Summit (IUS) 2024 yang diselenggarakan oleh Persatuan Underwriter Jiwa Indonesia (Peruji).

Tidak hanya menjadi sponsor, Tugure juga mengambil peran penting dengan membahas secara mendalam seluk-beluk produk Asuransi Jiwa Kredit (AJK), termasuk tantangan penerapan POJK 20/2023 yang mengatur produk tersebut.

Dalam kesempatan ini, Kiki Oditya, Life Group Head Tugure, tampil sebagai salah satu pemateri utama yang membahas topik AJK. Ia menekankan bahwa pengelolaan produk AJK saat ini menghadapi berbagai tantangan.

“Bisnis AJK memang menawarkan potensi keuntungan yang tinggi, namun di sisi lain juga dapat memberikan risiko kerugian yang signifikan,” ujar Kiki ditulis Rabu (21/8/2024).

Kiki menegaskan bahwa seiring dengan tenggat waktu implementasi POJK 20/2023, perusahaan asuransi harus membenahi tata kelola produk AJK.

Beberapa aspek yang perlu diperhatikan oleh industri asuransi terkait AJK antara lain adalah peran aktuaris yang harus memberikan perhitungan yang presisi hingga masa berlaku polis berakhir.

“Peran aktuaris sangat penting dalam mendampingi underwriter,” tambahnya.

Selain itu, Kiki juga menekankan pentingnya perusahaan memiliki risk appetite yang jelas, didukung oleh pedoman underwriting yang kuat dan selalu diperbarui secara berkala. Hal ini bertujuan agar setiap underwriter di perusahaan tersebut memiliki standar yang konsisten.

“Semua pihak, mulai dari manajemen, aktuaris, hingga underwriting, harus memiliki risk appetite yang sejalan. Underwriter memiliki tanggung jawab untuk memberikan wawasan yang mendalam kepada pihak pihak terkait,” jelas Kiki.

Lebih jauh, Kiki menyatakan bahwa untuk mengembangkan produk AJK yang sehat, diperlukan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari sumber bisnis, pialang, asuransi, hingga reasuransi.

“Sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan sangat penting untuk menciptakan bisnis yang berkelanjutan,” tegasnya.

Kiki juga menekankan pentingnya pembenahan di sisi klaim. Menurutnya, perusahaan asuransi perlu memiliki sistem klaim yang efisien dan transparan, mulai dari pengelolaan dokumen hingga langkah-langkah evaluasi.

“Penggunaan teknologi dalam proses klaim sangat penting untuk mengurangi keterlambatan dan meminimalkan kesalahan manual,” ujar Kiki.

Berdasarkan pengalaman Tugure, Kiki juga mendorong perusahaan asuransi untuk memiliki kemampuan investigatif, baik melalui tim internal maupun eksternal, guna mencegah terjadinya fraud.

“Upaya ini terbukti efektif dalam menekan angka klaim di Tugure,” ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Sebut Masih Ada Nasabah Jiwasraya yang Enggan Pindah Polis ke IFG Life

OJK Sebut Masih Ada Nasabah Jiwasraya yang Enggan Pindah Polis ke IFG Life

Bisnis | Selasa, 20 Agustus 2024 | 08:29 WIB

Pelindung Sejati Keluarga Indonesia, Kenali 4 Manfaat Asuransi AMORA

Pelindung Sejati Keluarga Indonesia, Kenali 4 Manfaat Asuransi AMORA

Bisnis | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 20:19 WIB

Hingga Juni 2024, Jasindo Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Rp 116,36 Miliar

Hingga Juni 2024, Jasindo Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Rp 116,36 Miliar

Bisnis | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 18:55 WIB

Terkini

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:04 WIB