Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
IHSG diprediksi akan masih tertekan pada perdagangan pekan depan disebabkan sentimen perang AS-Iran. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom]
baca 10 detik
  • IHSG diprediksi mengalami tekanan atau potensi penguatan terbatas pada perdagangan Senin, 11 Mei 2026 di Jakarta.
  • Pelemahan dipicu oleh kenaikan tarif royalti pertambangan, ketegangan geopolitik AS-Iran, serta ancaman penyebaran virus Hantavirus.
  • Para analis merekomendasikan pemantauan saham seperti KLBF, MAPI, MAPA, AADI, dan BULL pada perdagangan awal pekan tersebut.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan masih tertekan pada peragangan awal pekan, Senin, 11 Mei 2026.

VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi, memproyeksikan IHSG besok berpotensi melemah dalam rentang level support 6.892 dan resistance 7.095.

Secara teknikal, indikator MACD menunjukkan pelemahan tren yang diperkuat dengan pergerakan RSI yang terus menurun.

"Selain itu, tercatat tekanan jual asing masih berlanjut di reguler market sebesar Rp2,44 triliun di perdagangan pekan lalu," katanya saat dihubungi Suara.com, Minggu (10/5/2026).

Pengunjung melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jakarta, Jumat (10/4/2026). Pada sesi pembukaan perdagangan Jumat (10/4) pagi, IHSG naik 44,921 poin (0,61 persen) ke level 7.352,510 pada hari pertama penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym].
IHSG diprediksi akan masih tertekan pada perdagangan pekan depan disebabkan sentimen perang AS-Iran.[ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym].

Menurut Audi, pasar saat ini sedang mencerna dampak usulan revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2025 mengenai kenaikan tarif royalti pertambangan. Kebijakan ini muncul seiring adanya potensi windfall profit akibat lonjakan harga komoditas global.

Dalam usulan tersebut, tarif dasar royalti emas akan dinaikkan dari 7 persen menjadi 14 persen, atau melonjak 100 persen pada bracket bawah. Sedangkan, untuk tembaga dengan asumsi harga rata-rata tahun 2026 sebesar 12.655 dolar AS, tarif efektifnya diusulkan naik dari 10 persen menjadi 12 persen.

"Kondisi ini dinilai akan menekan margin emiten terkait dan direspons negatif oleh pasar," bebernya.

Selain isu royalti, sentimen geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran yang masih dalam tahap negosiasi komprehensif turut menjadi perhatian. Jika kesepakatan damai tidak tercapai dalam 30 hari ke depan, dikhawatirkan akan terjadi eskalasi militer.

Di dalam negeri, kekhawatiran mengenai penyebaran varian Hantavirus juga memicu investor untuk melakukan reposisi portofolio ke sektor kesehatan.

baca juga

Sementara itu, Audi merekomendasikan saham KLBF (spec buy) dengan target resistance 1.000 dan MAPI (trading buy) dengan resistance 1.590.

Berbeda dengan pandangan Kiwoom, Head of Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, melihat adanya peluang penguatan terbatas bagi IHSG pada Senin mendatang.

Ia memperkirakan akan terjadi technical rebound setelah indeks mengalami tekanan pada akhir pekan sebelumnya.

"Kami perkirakan IHSG berpeluang menguat terbatas dengan level support pada 6.946 dan resistance di 7.049," ujar Herditya.

Sementara itu, Herditya Wicaksana menyarankan investor untuk memantau saham MAPA(target 695-725), AADI (target 10.225-10.825), dan BULL (target 520-555) sebagai pilihan untuk perdagangan Senin 11 Mei 2026.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:00 WIB

Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo

Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:27 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB